Rabu, 08 Juli 2026
Selasa, 17 Oktober 2017 12:48:00

Operasi Bina Kusuma Siak 2017

24 Wanita Dan 19 Pria Terjaring Razia Gabungan

Oleh: Redaksi
Selasa, 17 Oktober 2017 12:48:00
BAGIKAN:
24 Wanita Dan 19 Pria Terjaring Razia Gabungan.(Foto/Tnr)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Operasi Bina Kusuma Siak 2017 yang sedang berjalan di Polda Riau kali ini bersama Tim Gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Prov Riau berhasil mengamankan sebanyak 43 orang yang terjaring razia operasi Bina Kusuma Siak 2017, Senin (16/10/2017). 

Mereka yang terjaring oleh petugas gabungan ini merupakan kalangan premanisme dan tidak memiliki identitas kartu tanda pengenal, dibeberapa tempat-tempat yang terindikasi peredaran Narkoba. 

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo membenarkan Operasi Bina Kusuma Siak 2017 dengan mengamankan beberapa orang, "Sebanyak 43 orang yang berhasil kita jaring dalam opsnal Bina Kusuma Siak 2017 ini," ungkap Guntur. 

Dari 43 orang yang terjaring ini diantaranya pria 19 orang sementara wanitanya 24 orang. Dari hasil opsnal yang dilakukan ini, petugas gabungan tidak menemukan adanya barang bukti seperti senjata tajam dan narkoba. 

"Dari opsnal yang kita gelar selama lebih kurang 4 jam ini, belum ditemukan adanya barang bukti yang mencurigakan, seperti narkoba dan senjata tajam", sebut Guntur. 

Titik-titik rawan yang dikunjungi petugas gabungan ada 6 lokasi yang diduga tempat peredaran narkoba dan premanisme. Diantaranya, Hotel Holliday di Jalan Tanjung Datuk, Pelabuhan Sungai Duku. 

Selanjutnya, warung remang-remang di Jalan Arengka, Soekarno Hatta, dan Terminal AKAP di Jalan Soekarno Hatta dan kost-kost-an Jundul lama dan Jundul baru di Jalan Kuantan Raya. 

"Lokasi-lokasi ini merupakan langganan petugas dalam setiap kali razia. Tidak henti-hentinya terus kita lakukan untuk mempersempit ruang lingkup terjadinya premanisme dan peredaran narkoba", terang Guntur. 

Ditambahkan Guntur, dalam opsnal kali ini berjudul Bina Kusuma Siak 2017 bertujuan untuk menekan jumlah angka premanisme yang marak meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru. Sehingga dapat menciptakan suasana Bhabinkamtibmas ditengah masyarakat. 

"Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan tertip dalam terwujudnya  Bhabinkamtibmas yang aman. Untuk mereka yang tidak memiliki identitas KTP akan diserahkan ke Satpol PP Provinsi Riau", pungkas Guntur.

Selanjutnya 43 orang yang terjaring dalam Giat Operasi Bina Kusuma ini di datakan dan diserahkan kepada Instansi Satpo PP untuk dilakukan pembinaan.(tnr)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Apresiasi Kinerja BNNP Ungkap Pengguna Narkoba

    9 tahun lalu

    Terjaringnya sebanyak 50 pengunjung sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru bahkan pengunjung ini positif mengunsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Jelas Kinerja tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau yang seperti i

  • Gelar Razia Pekat Satpol PP Kepulauan Meranti Berhasil Jaring Oknum PNS Lagi Ngamar.

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti gelar Razia Pekat, gabungan bersama TNI dan Polri ke tempat hiburan dengan sasaran pujasera alang,  pujasera dragon indoor

  • 5 PSK Kelok Indah Kembali Terjaring Razia, Zaki Sebut Perda Lemah

    9 tahun lalu

    BANGKINANG (POROSRIAU.COM) - Lemahnya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kampar tentang penyakit masyarakat (Pekat), sehingga tidak membuat jera terhadap wanita - wanita pekerja Sek komersial (PSK). Buktinya, walaupun berulang kali Satuan Polisi Pamong

  • Di Tengah Pandemi Virus Corona, 14 Remaja Malah Pesta Seks di Hotel

    6 tahun lalu

    Ironisnya, ke-14 muda mudi itu berpesta seks karena difasilitasi muncikari, yang ternyata merupakan pasangan suami istri. Akibatnya, saat sedang asyik-asyiknya mengumbar syahwat, mereka tak sadar saat personel Polrestabes Makassar menggerebek mereka.

  • Razia Warung Remang-Remang, 4 Wanita Penghibur Diamankan Satpol PP

    10 tahun lalu

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohul, Senin (14/11/2016) malam gelar razia Penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah warung remang-remang di Kecamatan Rambah. Seorang Pemilik kafe berinisial Ip, Pingsan saat petugas hendak membawanya ke kantor Satpo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.