Kamis, 04 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Aji Mumpung, Pedagang Bensin Eceran Patok Harga Rp.10 Ribu per Liter
Minggu, 28 Oktober 2018 15:38:00

Aji Mumpung, Pedagang Bensin Eceran Patok Harga Rp.10 Ribu per Liter

Oleh: Redaksi
Minggu, 28 Oktober 2018 15:38:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Imbas dari kelangkaan Bahan bakar minyak (BBM) subsidi (Premium) yang terjadi dalam beberapa minggu belakangan di Kota Pekanbaru, mebuat pedagang eceran mematok harga sebesar Rp. 10.000/Liternya.

Patokan harga ini hampir seragam di setiap pengecer. Mereka aji mumpung mematok harga tersebut karena sudah tahu bahwa premium langka. Padahal harga premium di stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) sebenarnya hanya Rp6.450 per liter.

Menurut salah satu pedagang eceran premium di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, Wati (29) mengatakan, bahwa pihaknya memang mematok harga tersebut sesuai harga pasaran pengecer.

"Dulu pernah jual Rp8.000 per liternya, cuma sekarang harga premium Rp10.000 per liternya. Saya buat sama saja," katanya di Pekanbaru, Sabtu (27/10/2018) kemarin.

BACA JUGA: POTRET: Antrian Karung Siluman di SPBU Rumbai

Di tempat yang berbeda, Dodi yang juga merupakan salah satu pedagang minyak eceran di Pekanbaru, tanpa basa-basi mengakui memang memasang harga Rp10.000 per liter lantaran premium sudah langka.

"Maklum, karena premium langka. Makanya harga yang dijual pun tinggi," ujarnya.

Walaupun harga yang ditawarkan pedagang eceran lebih tinggi, nyatanya masih saja diminati masyarakat. Seperti yang dikatakan salah satu pembeli premium eceran, Ami (20). Ia memilih membeli eceran karena premium dan pertalite mulai langka di SPBU. Sementara, ia tidak mampu untuk membeli Pertamax.

"Premium dan pertalite sering kosong, kalau pun ada pasti antriannya panjang, lebih baik beli eceran aja walaupun harga sedikit mahal," ujarnya.(MCR)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • DISPERINDAG : Kurangnya Pasokan Membuat Harga Cabe di Duri Melambung

    10 tahun lalu

    Pasokan cabe merah dari sejumlah petani cabe lokal, pemasok Sumatera Barat dan Sumatera Utara yang dijual ke Pasar Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis makin sedikit. Hal itu berdampak terhadap harga cabe di Duri melonjak sebesar Rp 40.000 per kilo

  • Warga Pekanbaru Keluhkan Tingginya Harga Cabe Merah

    10 tahun lalu

    Harga cabe merah di Pekanbaru terus merangkak naik sejak satu bulan belakangan. Berdasarkan pantauan di pasar-pasar oleh Porosriau.com, harga cabai di sejumlah pasar berkisar antara Rp 90 ribu per kilogram (kg) hingga Rp 100 ribu per kg.

  • Bulog Siapkan Cadangan Beras Riau

    10 tahun lalu

    Badan Urusan Logistik (Bulog) telah menyiapkan cadangan beras untuk wilayah Riau. Hal ini merespon pergerakan harga beras komersial yang di pasaran mulai merangka naik.

  • 2017, Pekanbaru Dijatah 3.500 Sambungan Gas Rumah Tangga

    10 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pada tahun 2017 ini, Kota Pekanbaru mendapatkan jatah sambungan gas sebanyak 3.500 sambungan gas rumah tangga dari Pertagas Niaga. Angka ini jauh dari apa yang telah diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kepada P

  • H.Sukiman Bangga, Koptan Maju Jaya Makmur Berhasil Panen Cabe

    9 tahun lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)--Kelompok Tani (Koptan) Maju Jaya Makmur Desa Simpang Harapan Kecamatan Tambusai Utara, kabupaten Rokan Hulu (Rohul), melakukan panen perdana kebun cabai seluas satu hektar, Selasa siang (7/2/2017).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.