Kamis, 30 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul Soroti Dugaan Pungli di SMAN 2 Mandau: Gubernur Jangan Cuma Omon-omon
Jumat, 25 April 2025 22:22:00

Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul Soroti Dugaan Pungli di SMAN 2 Mandau: Gubernur Jangan Cuma Omon-omon

Jumat, 25 April 2025 22:22:00
BAGIKAN:
PEKANBARU, POROSRIAU.COM – Dugaan pelanggaran terhadap Surat Edaran (SE) Gubernur Riau terkait larangan pungutan dana perpisahan di SMAN 2 Mandau, Bengkalis, mulai menuai sorotan publik. Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul, angkat bicara dan mendesak Gubernur Riau, Abdul Wahid, untuk tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini. Menurut Erwin, fakta bahwa Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Duri, Al Khairi Syahwali, belum menjatuhkan sanksi apapun terhadap Kepala SMAN 2 Mandau, Lismawati, menunjukkan lemahnya penegakan aturan di lapangan. “Ini bukan soal besar kecilnya uang yang dipungut, tapi soal kepatuhan terhadap kebijakan gubernur. Kalau sudah ada SE yang jelas-jelas melarang, tapi masih dilanggar dan tidak ada sanksi, berarti ini preseden buruk bagi dunia pendidikan,” ujar Erwin saat dihubungi Jumat (25/4/2025). Erwin menegaskan, langkah ‘pembinaan’ yang disebutkan Kacabdis tidak cukup untuk menjawab keresahan orang tua siswa yang merasa terbebani dengan pungutan dana perpisahan yang kabarnya mencapai Rp200 juta. Terlebih, menurut Al Khairi, tidak ada instruksi pengembalian dana karena kegiatan sudah terlaksana. “Jangan sampai gubernur dianggap hanya sekadar omon-omon. Sudah jelas beliau bilang, kalau ada kepala sekolah yang melanggar, langsung dicopot. Maka kita tunggu ketegasan itu, jangan sampai publik merasa aturan hanya untuk formalitas,” tegas Erwin. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan kegiatan sekolah, terutama yang menyangkut uang dari orang tua siswa. “Sekolah negeri itu dibiayai negara. Kalau ada kegiatan yang membebani, itu sama saja mengkhianati prinsip keadilan dalam pendidikan,” imbuhnya. Sebelumnya, Gubernur Riau Abdul Wahid menyatakan akan memberi sanksi tegas terhadap kepala sekolah yang nekat melakukan pungutan kegiatan perpisahan. Namun hingga kini, belum ada tindakan konkret terhadap Kepala SMAN 2 Mandau. “Saya sudah perintahkan, kalau ada temuan seperti itu, langsung saya copot,” tegas Wahid, Selasa (22/4/2025), usai pelantikan pengurus SPS Riau. Kini, publik menanti langkah tegas dari Pemerintah Provinsi Riau, khususnya terhadap Kepala SMAN 2 Mandau yang diduga melanggar aturan tersebut.  Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Provinsi Riau Wilayah II Duri, Al Khairi Syahwali, mengakui belum menjatuhkan sanksi terhadap Kepala SMAN 2 Mandau, Lismawati, meski sekolah tersebut diduga melakukan pungutan dana perpisahan yang tidak sesuai dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Riau. Kegiatan perpisahan yang dilaksanakan di sekolah tersebut disebut-sebut melibatkan pungutan kolektif hingga mencapai Rp200 juta. Pungutan itu dinilai memberatkan siswa dan orang tua, serta melanggar SE Gubernur yang secara tegas melarang pungutan semacam itu di lingkungan SMA/SMK dan SLB negeri se-Riau. “Kita sudah panggil kepala sekolahnya dan sudah dilakukan pembinaan,” ujar Al Khairi saat dikutip dari GoRiau.com, Kamis (24/4/2025). Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk pembinaan yang dimaksud. Ia hanya menyebut pembinaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk melalui rapat bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di wilayah kerja Wilayah II Duri. Saat ditanya soal kemungkinan pengembalian dana kepada siswa, Al Khairi menyebut tidak ada instruksi untuk itu. “Kegiatan perpisahan sudah dilaksanakan sebelum pemanggilan, jadi tidak ada permintaan pengembalian dana,” ujarnya. Menurut Al Khairi, saat ini pihaknya masih fokus pada pembinaan dan akan melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. “Sementara ini kita terus lakukan pembinaan dan monitoring,” tutupnya.***
  Berita Terkait
  • Isu Pemotongan TPP ASN dan PPPK, Kadisdik Riau: Kita Akan Cek dan Tindak Tegas Pelakunya

    tahun lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Edi Rusma Dinata angkat bicara terkait adanya pemberitaan soal pemotongan TPP bagi ASN dan PPPK tenaga pendidik. Dia secara teg

  • Aktivis Pendidikan Desak Pencabutan Jabatan Plt Kadisdik Riau Erisman

    10 bulan lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Erisman Yahya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau yang ditunjuk Gubernur Abdul Wahid sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau sej

  • Aktivis '98 Desak Presiden Probowo Tindak Gubernur Riau Terkait Tambang Ilegal di Hutan Lindung

    10 bulan lalu

    PEKANBARU,POROSRIAU.COM – Tekanan publik terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid, terkait dugaan korupsi dan pencucian uang dalam operasi tambang granit ilegal di kawasan hutan semakin menguat. Erwi

  • Aktivis Erwin Sitompul Sorot Pengadaan Baju Seragam Siswa Baru Tingkat SMA-SMK Negeri

    3 tahun lalu

    Erwin kepada wartawan menjelaskan bahwa selama ini pengadaan baju seragam peserta didik baru ditentukan oleh kepala sekolah dan panitia dengan menunjuk tempat menjahit yang juga sudah tersedia bahan dasar kain seragam.

  • Aktivis Pendidikan Desak Pj Gubri Copot Kabid SMK, GTK dan PPK SMA Disdik Riau

    2 tahun lalu

    PEKANBARU - Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul,SP.d meminta kepada Pj Gubernur Riau (Gubri) Ir H SF Hariyanto MT untuk segera mencopot Kabid SMK Dinas Pendidikan Provinsi Riau Arden Simeru, kabid GT

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.