Jumat, 06 November 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Kegagalan Raih Adipura Jadi Bahan Evaluasi Pemko Pekanbaru
Kamis, 03 Agustus 2017 16:49:00

Kegagalan Raih Adipura Jadi Bahan Evaluasi Pemko Pekanbaru

Oleh: Firman
Kamis, 03 Agustus 2017 16:49:00
BAGIKAN:
firman
Sekdako Pekanbaru, Azwan
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Gagalnya Kota Pekanbaru meraih piala Adipura di tahun 2017, diakui oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru lantaran belum maksimal dalam mengelola sampah. Bukan itu saja, kegagalan disebutkan lantaran kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
 
Hal ini diakui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru, Azwan, Kamis (3/8/2017).
     
"Kami akui pengelolaan sampah memang belum maksimal. Begitu juga kesadaran masyarakat yang masih minim," ungkap Azwan. 
 
Agar dapat meraih kembali piala Adipura, Pemko Pekanbaru akan mengevaluasi apa saja yang menjadi kegagalan, diantaranya berupaya mengelola sampah secara terintegrasi, dengan konsep daur ulang untuk dapat dimanfaatkan kembali. Untuk mewujudkan hal itu, seluruh instansi terkait, baik pemerintah maupun swasta akan dilibatkan. 
     
"Sebenarnya Adipura bukan tujuan utama, karena yang paling penting bagaimana mewujudkan Kota kita bersih," ujar Azwan. 
     
Dilain sisi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Zulfikri mengungkapkan, gagalnya Pekanbaru meraih Adipura disebabkan sejumlah laporan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
     
"Ini bukan pembelaan kami, tapi informasi ini kami dapat dari Pak Dirjen. Data-data laporan ini lengkap sama Pak Dirjen," kata Zulfikri.
     
Menurut Azwan, kegagalan meraih Adipura tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Dirinya mengklaim kasus sampah terlalu dibesarkan saat Kota Pekanbaru berpotensi meraih Adipura. 
     
"Laporan banyaknya sampah di Pekanbaru itu tak sesuai dengan fakta di lapangan. Siang malam petugas kami bekerja mengangkut sampah di Pekanbaru. Kalau tak terbukti, harusnya jangan dibesar-besarkan," dalihnya.(fir)
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Walikota Pekanbaru Tegaskan Evaluasi Kinerja Berlaku Seluruh OPD

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT pada media beberapa hari lalu, tepatnya usai membuka kegiatan Seminar Forum RT/RW di hotel Mutiara Merdeka, Senin (4/12), mengungkapkan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekanbaru dalam k

  • Bahas Perubahan SKPD Jadi OPD, Pansus SOTK Rapat Dengan Tim Ahli & Pemko

    10 tahun lalu

    Pekanbaru(POROSRIAU.com) - Guna merampungkan pembahasan perubahan Struktur Organisasi Tata Laksana (SOTK) di Pemko Pekanbaru. Pansus SOTK melakukan rapat bersama instansi terkait bersama tim ahli.

  • Dua Bulan Ini, Dipastikan 6 Ranperda Tuntas di Bahas DPRD

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Setelah beberapa lalu dilakukan Paripurna penyampaian 6 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pekanbaru di sampaikan oleh Pemko Pekanbaru. DPRD bakal segera menggodok Ranperda yang diajukan dan ditargetkan dua bulan ini Ran

  • HUT Desa Tanah Merah, PJ Bupati Kampar Jalan Santai Bersama Masyarakat

    10 tahun lalu

    Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi AP M.Si betul-betul menikmati suasana jalan santai mengelilingi Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu bersama masyarakat dalam rangka Hari jadi Desa tersebut yang ke-17, Minggu (19/3/17)

  • Warga Keluhkan Pelayanan DPM-PTSP Pekanbaru

    10 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau beberapa kali meraih penghargaan bergengsi dari pemerintah pusat, bukan berarti pelayanan yang diberikan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru sesuai dengan apa yang diharap

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.