Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Peduli Palu dan Donggala, Warga Pekanbaru Diminta Salurkan Bantuan Melalui Lembaga Resmi
Kamis, 04 Oktober 2018 19:07:00

Peduli Palu dan Donggala, Warga Pekanbaru Diminta Salurkan Bantuan Melalui Lembaga Resmi

Oleh: Eza
Kamis, 04 Oktober 2018 19:07:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--
 Gempa dan stunami yang menguncang Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah yang terjadi Jumat (28/9) lalu menjadi duka seluruh masyarakat Indonesia, tidak terkecuali bagi masyarakat Pekanbaru Riau.
 
Pasalnya tidak hanya menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur seperti rumah warga, perkantoran dan sarana ibadah terjadi dimana-mana. Bahkan kerugian ekonomi yang ditimbulkan diperkirakan mencapai triliunan rupiah.
 
Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono menghimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang ingin mengulurkan bantuan kepada masyarakat Palu dan Donggala yang sedang tertimpa musibah, diharapkan bantuan sosial tersebut disalurkan melalui lembaga-lembaga resmi yang ada.
 
" Kita turut beduka cita atas musibah gempa dan stunami yang terjadi di Palu dan Donggala itu, kita berharap warga yang disana tabah atas musibah ini. Dan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, kita berharap masyarakat Pekanbaru terketuk hatinya untuk mengulurkan bantuannya lewat pihak atau lembaga-lembaga resmi yang ada di Pekanbaru," kata Sigit saat dijumpai di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (2/10)
 
Lembaga-lembaga resmi yang dimaksud Sigit tersebut seperti, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD, dan Dinas Sosial (Dinsos) Pekanbaru, dengan tujuan bantuan yang diberikan oleh masyarakat terakomodir dengan baik dan tepat sasaran.
 
"Salurkan bantuannya kepada lembaga-lembaga resmi yang ada, agar bantuan yang kita berikan baik berupa uang, sembako, pakaian dan perlengkapan lainnya tepat sasaran dan yang paling penting tidak disalahgunakan, diselewengkan oleh oknum-oknum tertentu. Kita tidak mau bansos masyarakat untuk korban gempa diselewengkan seperti kejadian pada gempo lombok beberapa waktu lalu," Harap Sigit.
 
Untuk diketahui, saat ini BPBD Pekanbaru sudah mendirikan posko bantuan di samping kantor gubernur dan perpustakaan wilayah (Puswil) atau tepatnya di Jalan Cut Nyak Dien.
 
"Posko bantuan mulai didirikan hari ini. Kita akan buka hingga 24 jam. Untuk sampai kapan posko ini didirikan kita masih menunggu intruksi pimpinan. Kita buka dulu hari ini selama 24 jam, sampai kapan maaih menunggu intruksi pimpinan," ujar Burhan Gurning Kepala BPBD Kota Pekanbaru.
 
Ia mengatakan posko bantuan ini khusus menerima bantuan non uang, seperti pakaian bekas ataupun sembako. 
 
"Kalau untuk bantuan uang kita memang tidak terima. Lebih ke barang lah yang kita terima. Kalau untuk uang sebaiknya diserahkan langsung kepada lembaga-lembaga ataupun nomor rekening yang banyak ditampilkan di Televisi saat ini," jelasnya.
 
Lebih lanjut Gurning mengajak masyarakat Pekanbaru untuk membuka hati dan ikut prihatin atas bencana yang terjadi di Palu, Donggala dan sekitarnya. 
 
"Jadi bagi masyarakat Pekanbaru yang sekiranya punya rizki berlebih bisa ikut memberikan bantuan baik itu Sembako ataupun bisa juga pakaian yang layak pakai. Nanti setelah terkumpul, akan kita laporkan ke pimpinan untuk penyalurannya," pungkasnya.(eza)
Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Mantap, Pemkab Meranti Perpanjang Permohonan Bea Siswa Hingga 15 November 2018, IPK Minimum 2.75

    8 tahun lalu

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali membuka permohonan Beasiswa dalam rangka membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menjalani Program Study DIII hingga Strata II yang berasal

  • Bantu Korban Bencana Sulteng, Wakil Ketua PWI Riau Lelalng Novel

    8 tahun lalu

    WWakil Ketua PWI Riau Hary B Kori'un akan melakukan lelang salah satu novelnya, Luka Tanah.

  • Ayat Cahyadi Lepas Satu Kontainer Bantuan Gempa Palu dan Donggala

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Peduli korban gempa Palu dan Donggala, Lazizmu Pekanbaru dan MDMC, galang bantuan dari berbagai sumber, diantaranya RAPP, Kadin Provinsi Riau, mahasiswa UMRI, pelajar yang berasal dari berbagai sekolah, serta masyarakat.

  • Kades Tarai Bangun: Kutipan Rp 10 Ribu Per KK Transparan

    10 tahun lalu

    PEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (AP

  • Pembanguna SMPN 8 Tarai Bangun, Kades Sebut Dana Yang Terkumpul Rp 10 Ribu Per KK Diumumkan Lewat Corong Masjid

    10 tahun lalu

    PEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.