Jumat, 17 April 2026
Rabu, 02 Agustus 2017 08:54:00

Pemko Didesak Bentuk Tim Pemeriksaan Hewan Kurban

Oleh: eza
Rabu, 02 Agustus 2017 08:54:00
BAGIKAN:
Int
Ilustrasi Hewan Kurban.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Memasuki datangnya hari raya kurban (Idul Adha), Pemerintah kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Pertenakan (Ditanak), Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Perdagangan (Diperindag) diminta agar melakukan koordinasi dan membentuk tim pemeriksaan hewan kurban.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri saat dijumpai dikantornya, Selasa (1/8).

" Langkah tersebut dianggap perlu diambil segera untuk menjamin bahwa hewan kurban yang bakal disalurkan ketangan masyarakat. Tujuannya agar hewan kurban yang terjamin kesehatan, kualitas serta tidak terjadinya gejolak harga ditingkat pedagang hewan kurban tersebut," kata Azwendi.

Dikatakan Azwendi, kepada OPD terkait harus berperan aktif, misalnya Distanak berkoordinasi dengan Diskes dan membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan atau pengecekan kesehatan terhadap hewan kurban. 

" Disana nanti akan ketahuan apakah hewan tersebut sehat dan layak konsumsi atau tidak," jelasnya.

Disamping itu, Politisi Demokrat ini juga meminta Distanak untuk melakukan sosialisai dan pendataan hewan kurban yang masuk dari wilayah provinsi tetangga seperti Sumbar dan Lampung dan jangan sampai terjadi kelalaian.

" Kita minta pemeriksaan kehatan terhadap hewan kurban diperketat, apalagi yang datang dari luar provinsi, tujuannya agar hewan kurban yang masuk ke Pekanbaru ini terjamin kesehatannya," bebernya.

Bahkan kalau perlu, Lanjut Azwendi, Distanak bisa memprioritaskan peternak sapi lokal atau pertenak untuk wilayah Pekanbaru, supaya barang atau sapi lokal tertribusi dengan maksimal, namun ketika stok berkurang, baru ambil stok dari luar provinsi Riau.

Selain itu, Politisi Demokrat ini menilai, Disperindag juga harus berperan aktif melakukan fungsi pengawasan, terutama terhadap kestabilan harga hewan kurban yang diperjual belikan ditingkat pedagang hewan kurban di Kota Pekanbaru.

" Kita berharap harga hewan kurban ini tidak terjadi gejolak harga yang signifikan, dan Pemko dalam hal ini Disperindag bisa mengtrol dilapangan, agar ada pemerataan atau standar harga hewan kurban tidak terlalu melambung, dan yang terpenting lagi hewan kurban yang dijual adalah hewan yang benar-benar layak, sehat dan memenuhi ketentuan sebagai hewan kurban," tuturnya. (Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Tiga Pejabat Bea Cukai Mangkir dari Panggilan KPK

    9 tahun lalu

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan tidak hadirnya tiga pejabat Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait permohonan uji materi perkara di Mahkamah Konstitusi.

  • Memasuki Hari Raya Qurban, Waspada Virus Jembrana Fathullah: 'Jangan Tergiur Harga Murah'

    9 tahun lalu

    Memasuki hari Raya Qurban yang tidak berapa lama lagi, permintaan terhadap hewan ternak setiap tahun terus mengalami peningkatan. Untuk itu DPRD mengingatkan kepada warga agar selektif memilih hewan qurban dan jangan tergiur harga yang murah.

  • Idul Adha 1443 H, Pemko Dumai Salurkan 37 Ekor Hewan Qurban

    4 tahun lalu

    WALIKOTA Dumai, H Paisal, SKM, MARS mengungkapkan pada Idul Adha 1443 H ini pemerintah melalui Bagian Kesra menyalurkan hewan kurban yang dibagikan ke masjid, mushalla dan pondok pesantren yang ada.

  • Awasi Praktik Kotor Auditor di Pemeriksaan Keuangan Pemko Dumai

    11 bulan lalu

    Dibalik suksesnya Tim auditor BPK berjumlah 6 orang menguak ketidakberesan penggunaan keuangan APBD Pemko Dumai tahun 2024,muncul keraguan tentang integritas pejabat BPK terkait pengkondisian audit. Di beberapa studi kasus,kerap terjadi praktik kotor aud

  • Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.