Minggu, 19 Mei 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Pengamat Politik Nilai Debat Cawako Pekanbaru "Kurang Greget"
Minggu, 05 Februari 2017 08:04:00

Pengamat Politik Nilai Debat Cawako Pekanbaru "Kurang Greget"

Minggu, 05 Februari 2017 08:04:00
BAGIKAN:
Int
Debat Cawako Pekanbaru

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Pengamat Politik dan Hukum Tata Negara Universitas Riau Mexsasai Indra menyatakan visi-misi kelima kandidat lima pasangan calon atau Paslon Walikota dan Wakil Kota Pekanbaru yang disampaikan pada acara debat kali ini tidak ada yang menonjol.

"Saya kira dari lima calon Walikota dan Wakilnya memiliki ada plus minus," kata Pengamat Politik dan Hukum Tata Negara Universitas Riau Mexsasai Indra saat dikonfirmasi antara, Sabtu.

Mexsasai Indra bahkan menilai dari semua pasangan calon yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 memiliki visi-misi yang hampir sama.  

"Jadi tidak ada yang menonjol karena empat calon saingan petahana belum pernah menjadi kepala daerah sehingga dari prestasi tak bisa kita bandingkan," tegasnya.

Secara rinci Mexsasai menjelaskan analisanya bagi masing-masing calon.

Untuk pasangan nomor satu yakni Syahril-Said Zohrin ia menilai visi - misinya cukup bagus karena membangun kota dengan basis religius dimana Pekanbaru yang merupakan ibukota Provinsi Riau identik dengan nilai-nilai Islam.

"Pasangan ini memiliki keinginan menciptakan rasa aman pada masyarakat," ucapnya.

Selanjutnya pasangan ini lebih memiliki kekuatan karena Syahril merupakan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pekanbaru.

Selanjutnya untuk nomor urut dua yakni Herman Nazar-Dedi Warman, ia menilai dilihat dari visi dan misinya yang singkat namun aktualisasinya lebih kongkrit.

"Terutama terkait dengan persoalan pokok kota yakni masalah banjr dan sampah, kekuatannya ada pada Herman karena pernah menjadi birokrat di Pemko Pekanbaru," terangnya.

Kemudian analisa pengamat politik yang satu ini untuk nomor urut tiga yakni petahana Firdaus-Ayat Cahyadi, sebutnya lagi visi dan misi lebih kepada upaya melanjutkan program yang sudah ada.

"Maka banyak digunakan upaya meningkakan, kekuaan terletak pada posisi sebagai petahana," ucapnya pula.

Sementara untuk calon nomor empat yakni Ramli Walid-Irvan Herman ia melihat visi dan misi mereka berdua sudah operasional.

"Peta kekuatan terletak pada Irvan sebagai anak mantan Walikota Pekanbaru Herman Abdullah.," katanya.

Namum ia menambahkan hal tersebut juga tidak menjadi jaminan buat kemenangan, karena masyarakat perkotaan lebih rasional.

Terakhir adalah paslon nomor lima yakni Dastrayani Bibra-Said Usman. Walau sempat nyaris gugur oleh Komisi Pemilihan Umum, kini tetap bisa maju.

Untuk visi-misi paslon ini menurut maxsasi upaya mencapainya sudah operasional dan berdimensi historis.

Karena berupaya mempertahankan Pekanbaru sebagai Kota Bertuah.

"Kekuatan paslon ini adalah perpaduan birokrat dan politisi," katanya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan debat pasangan kandidat Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru periode 2017-2022 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Sabtu (4/1/17) terkesan kurang greget.

Debat Publik yang diikuti lima pasangan calon (Paslon) Walikota ini hanya disiarkan langsung oleh stasiun televisi lokal swasta dan radio pemerintah ini agak tersendat dikarenakan penghitung waktu atau "Timer" yang dijadikan acuan durasi bagi masing masing Paslon.

Di samping "Timer" yang beberapa kali mengalami "error", juga penempatan layarnya yang berada di belakang lima Paslon Walikota sehingga pengguna waktu oleh masing- masing tidak maksimal.

Masing masing Paslon hanya berpedoman dari MC debat yang dipandu presenter Zilvia Iskandar. Akibatnya, ada beberapa detik waktu yang tersisa tidak termanfaatkan.

"Mestinya penempatan layar Timer ada satu berada depan posisi duduk lima Paslon Walikota. Sehingga ada pedoman bagi mereka dalam menggunakan waktu saat menyampaikan Visi dan Misi atau pun menjawab pertanyaan," tutur Ujang, salah seorang hadirin yang menyaksikan debat publik tersebut.

Perlu diketahui petahana paslon Firdaus- Ayat Cahyadi saat mendaftar ke KPU diusung Partai Demokrat, PKS, dan Partai Gerindra.

Pasangan Ramli Walid-Irvan Herman yang diusung Partai Golkar, NasDem, Hanura, dan PKB.

Pasangan berikutnya, Dastrayani Bibra-Said Usman diusung PDI Perjuangan dan PPP.

Dua pasangan lain mendaftar melalui jalur independen, yakni Syahril-Said Zohrin dan Herman Nazar-Dedi Warman.

Editor: Chaviz

Sumber: Antara

  Berita Terkait
  • Kadisdik Riau Bantah Penghapusan Iuran Komite Sekolah

    2 tahun lalu

    Menyikapi isu akan dihapusnya iuran Komite sekolah dibantah oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Dr Kamsol. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 75 tahun 2016 menjadi regulasi yang membenarkan adanya partisipasi dari masyarakat dalam p

  • Oknum Dewan Bawa Pulang Mobil Operasional, Pengamat: Memang Negara ini Punya Nenek Moyangnya?

    10 bulan lalu

    Pengamat Pemerintahan, Saiman Pakpahan, mengatakan, sikap seorang oknum anggota dewan yang diduga membawa pulang Mobil Dinas (Mobdin) operasional milik Sekretariat DPRD Kota Pekanbaru, tidak mencerminkan seorang negarawan.

  • Luar Biasa, Bupati Meranti Salah Satu Peraih Baznas Award 2018.

    8 bulan lalu

    JAKARTA(POROSRIAU.COM) - Tiga Kepala Daerah Tingkat Kabupaten Se-Indonesia Raih Baznas Award Tahun 2018, salah satunya Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, penyerahan Baznas Award Kategori Kepala Dae

  • SMPN 35 Kutip Uang Pembangunan Empat Unit Toilet, LKS dan Terobosan, Wali Murid Keberatan

    8 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Wali Murid protes atas kutipan pembangunan empat unit toilet, uang Lembar Kegiatan Siswa (LKS), serta uang terobosan yang dilakukan pihak SMPN 35 Jalan Tengku Bay. Diketahui, kutipan pembangunan empat unit toilet, masing-masing

  • Mantap, Pemkab Meranti Perpanjang Permohonan Bea Siswa Hingga 15 November 2018, IPK Minimum 2.75

    6 bulan lalu

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali membuka permohonan Beasiswa dalam rangka membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menjalani Program Study DIII hingga Strata II yang berasal

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.