Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Tidak Dikasih Uang, Seorang Pemuda di Marpoyan Damai Pekanbaru Bakar Rumah
Kamis, 22 Desember 2016 18:55:00

Tidak Dikasih Uang, Seorang Pemuda di Marpoyan Damai Pekanbaru Bakar Rumah

Oleh: redaksi
Kamis, 22 Desember 2016 18:55:00
BAGIKAN:
go riau
Sebuah rumah di jalan Pahlawan Kerja, Gang Kalideras, Marpoyan Damai hangus terbakar, Kamis sore

PEKANBARU - Kebakaran hebat terjadi, sebuah rumah di jalan Pahlawan Kerja, Gang Kaliderer, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Kamis (22/12/2016) sore, pukul 15.30 WIB. Diuga sengaja dibakar oleh anak korban.

Menurut keterangan Ketua RT (Rukun Tetangga) 01, Pak Cipto, peristiwa kebakaran ini bermula ketika Wir anak ketiga dari Nuraini (60) meminta uang. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba saja, Wir melempar sesuatu ke dalam rumah.

Seketika itu, api muncul dari belakang rumah dekat dapur. Sontak, melihat api menyala, seisi rumah langsung keluar menyelamatkan diri. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

"Ada kebakaran itu, saya langsung menghubungi pemadam kebakaran. Tak sampai 10 menit, pemadam datang. Sedangkan Wir sudah diamankan ke Kantor Polisi," kata Pak Cipto seperti dilansir go riau.com.

Pak Cipto menambahkan, anak korban Wir memang dikenal suka bikin onar, bahkan warga sekitar mencurigai Wir ini sebagai penyalahguna narkoba. "Kami mengira Wir ini suka pakai obat dan sering mabuk," tambahnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, AKP Sihol Sitinjak mengatakan, saat ini anak korban yang diduga membakar rumah orangtuanya tersebut telah diamankan ke Mapolsek Bukit Raya untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih.

"Kita masih belum mengetahui motif pelaku membakar rumah orangtuanya. Tapi, dari keterangan sejumlah saksi, pelaku kerap sakau diduga pemakai narkoba," tutup Kanit.***

Editor: chaviz

  Berita Terkait
  • Nur Yusuf Dan Keluarga Kaget Dikunjungi Polisi

    9 tahun lalu

    Kedatangan tim Jum'at Barokah membuat bapak M.Nur Yusuf dan keluarganya kaget karena yang datang itu para polisi yang tidak pernah terpikirkan olehnya.

  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    10 tahun lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • Kesal Motornya Disalip, Pemuda Ini Nekat Sabet Wajah Seorang Pelajar Pakai Botol Kaca

    10 tahun lalu

    Pekanbaru(POROSRIAU.com) - Seorang pemuda, AM alias Arif (30) terpaksa harus berurusan dengan pihak Polsek Bukit Raya, Pekanbaru, Riau karena diduga telah menganiaya seorang pelajar dengan menggunakan botol minuman.

  • Istri Tidak Ingin Cerai Malah Di Bogem Sang Suami

    10 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.com) - Seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Riau, MM (26) melaporkan suaminya, AM (24) kepolisi karena telah menganiaya dirinya yang menolak untuk diceraikan.

  • Fogging Dijadikan Lahan Bisnis, Warga Villa Padma Kecewa

    9 tahun lalu

    Menyebarnya nyamuk Aedes Aegepty yang membawa wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu dicegah, salah satunya dengan penyemprotan atau fogging. Namun hal tersebut dijadikansebagai lahan bisnis oleh sekelompok pemuda.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.