Sabtu, 18 April 2026
Rabu, 28 Desember 2016 16:40:00

Warga Rumbai Pesisir Merasa di Anak Tirikan

Oleh: Eza
Rabu, 28 Desember 2016 16:40:00
BAGIKAN:
Eza
Kampanye dialogis pasangan nomor urut 5 Bibra-Said (BISA) di wilayah Perumahan Nasional (Perumnas) di jalan Gabus RW 09 Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Minimnya pembangunan, hingga tidak ada perhatian di beri Pemerintah, warga keluhkan bahwa yang tinggal di Kecamatan Rumbai Pesisir ini merasa di anaktirikan hingga bertekad ngin memisahkan diri dari Kota Pekanbaru akibat kurangnya Perhatian Pemerintah kepadanya.

Hal ini terungkap saat di laksanakannya kampanye dialogis yang dilakukan pasangan nomor urut 5 Bibra-Said (BISA) di wilayah Perumahan Nasional (Perumnas) di jalan Gabus RW 09 Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Pesisir dan jalan Kuras RT 5 RW 11 Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan RUmbai Pesisir, Selasa kemarin.

"Kami di Rumbai ini seperti di anak tirikan, tidak diberi perhatian. Sarana dan prasarana disini sangat tidak memadai, mulai dari sumber air bersih yang kurang sampai dengan fasilitas pelayanan publik yang rata-rata semuanya didapat lewat hibah dari PT.Chevron," demikian disampaikan Rudi warga tempatan.

TIdak hanya persoalan itu, tapi persoalan pendidikan di Rumbai juga jauh tertinggal dari beberapa wilayah di Kota Pekanbaru. Bahkan di Rumbai dengan jumlah penduduk yang sudah sangat banyak hanya memiliki satu Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

" Dengan luas wilayah dan penduduk yang ramai, kami di Rumbai hanya punya sekolah tingkatan atas negeri hanya tiga. Jadi anak-anak kami kalau mau melanjutkan sekolah terpaksa harus jauh-jauh ke kota, karena sekolah yang disini tidak cukup untuk menampung," jelasnya.

Sementara tokoh masyarakat setempat, Amir meyakini pasangan nomor urut 5 akan mampu memenangkan pilkada Pekanbaru pada februari 2017 mendatang karena tuah yang melekat pada pasangan ini.

" Ini nomor 5 penuh dengan tuah, Bibra ini anak senapelan lahir dan besar disana, rumah dia berada dipinggir sungai siak. Kalau Said siapa yang tak tau, kakek beliau dimakamkan di Mesjid Raya, yang merupakan keturunan raja Siak yang membangun Kota ini," ungkapnya.

Dengan history dan pengalaman yang dimiliki pasangan ini, Amir meyakini pasangan nomor 5 ini yang kelak akan kembali membuat kejayaan di kota Bertuah.

"Mari kita dukung, mari kita menangkan. Tidak mungkin keturunan orang yang membangun kota ini, akan berkhinat kepada warganya," tuturnya.

Menanggapi keluhan warga, Calon walikota Pasangan BISA, Bibra sedikit agak tertekun, karena apa yang disampaikan warga benar-benar menyentuh hati dan pemikirannya.

"Jujur saja pak, sambutan dan keluh kesah warga dapat kami rasakan. Kedepan Insyaallah jika kami menang ini semua akan berubah. Pemerataan pembangunan terlebih pendidikan memang harus disamakan tidak boleh ada perbedaan," ucapnya.

Bibra juga berjanji, kelak jika terpilih ia juga akan memikirkan sarana dan prasarana dari tingkatan bawah terutama bagi ibu dan balita.

"Posyandu harus aktif, harus selalu ada kegiatan. Kesehatan anak dan ibu harus kita utamakan. Memang keluhan mendasar ini juga kerap kami terima dari setiap kali turun ke masyarakat," tuturnya.(eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Peternak Sapi dan Kambing di Rumbai Tak Pernah Tersentuh Pemerintah

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Lagi-lagi ditemukan warga Rumbai yang merasa di anak tirikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kali ini warga yang tinggal di RT 03 RW 06 Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai mengaku tidak pernah sekalipun mendapat perhat

  • Sukses Bangun Pekanbaru, Warga Rumbai Pesisir Dukung Firdaus Gubernur Riau

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Warga Lembah Sari, Rumbai Pesisir mengungkapkan suara hatinya tentang pembangunan di sekitar tempat tinggal mereka yang demikian pesat.

  • Kampanye SUA, Warga Merasa di Anaktirikan Pemerintah

    10 tahun lalu

    Di masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pekanbaru, kali ini calon Wakil Walikota Pekanbaru, Said Usman Abdullah (SUA) memenuhi undangan dari masyarakat di Jalan Teropong, Pekanbaru.

  • 149 Kasus DBD di Pekanbaru, DPRD Minta 'Parkirkan' Kadiskes

    9 tahun lalu

    Semakin banyak penderita demam berdarah denque (DBD) di Kota Pekanbaru membuat berbagai pihak tidak terlepas DPRD Kota Pekanbaru geram. Pasalnya bahkan di minggu ke-10 tahun 2017 ini, sudah 149 warga yang menjadi korban.

  • Keluhkan Seragam Sekolah, Wali Murid SMP N 15 Pekanbaru Ngadu Ke DPRD

    9 tahun lalu

    Puluhan perwakilan Wali murid sekolah menengah pertama negeri (SMP N) 15 kota Pekanbaru buru DPRD kota Pekanbaru, Selasa (1/8). Pasalnya keberadaan Wali murid ini mengeluhkan soal seragam sekolah yang sudah setahun ini tak kunjung selesai.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.