Jumat, 17 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Yoyok Wardoyo: Andi Rachman Memiliki Kecerdasan Intelektual Yang Bisa Dibanggakan
Jumat, 02 Februari 2018 15:38:00

Visi-Misi Membangun Daerah

Yoyok Wardoyo: Andi Rachman Memiliki Kecerdasan Intelektual Yang Bisa Dibanggakan

Oleh: Redaksi
Jumat, 02 Februari 2018 15:38:00
BAGIKAN:
Yoyok Wardoyo, Dewan Penasihat Kerukunan Masyarakat Jawa Riau (KMJR).(Foto:rls)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Yoyok Wardoyo, Dewan Penasihat Kerukunan Masyarakat Jawa Riau (KMJR), mencatat sejumlah nilai lebih kepemimpinan Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA termasuk dalam kapasitas sebagai Gubernur Riau yang disandangnya sejak beberapa tahun belakangan. Dari sejumlah catatan itu, menurut Yoyok, ia berani menyimpulkan kepemimpinan Arsyadjuliandi Rachman di jajaran Pemerintahan Provinsi Riau masih harus dipertahankan.

Dalam pandangan Yoyok, pemimpin yang akrab dengan panggilan Andi Rachman itu merupakan tipikal pekerja keras. Dunia usaha yang membesarkan Andi Rachman menuntut tipikal pelaku sebagai pekerja keras karena dihadapkan dengan persaiangan yang tidak ringan. “Etos kerja tinggi yang menjadi budaya di dunia usaha, kemudian ditularkan beliau saat dipercaya menjadi Gubri,” terang Yoyok.

Yoyok Wardoyo ditanya soal itu menyusul keputusan Andi Rachman yang menyatakan maju lagi di ajang Pemilihan Gubernur Riau 2018. Diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan Hanura, Andi yang membidik kursi Gubernur Riau periode 2019-2024 berpasangan dengan Bupati Rokan Hilir H. Suyatno AMP, untuk posisi calon Wakil Gubernur Riau. 

“Saya juga menilai beliau memiliki kecerdasan intelektual yang bisa dibanggakan,” tambahnya.  Selain karena latar belakang lulusan luar negeri, ditambah dengan seabreg pengalaman yang ditimbanya. Yoyok menunjuk contoh sejumlah kebijakan yang ditelurkan Andi Rachman selama menjadi Gubri, sarat dengan muatan untuk didedikasikan bagi kepentingan daerah dan seluruh anggota masyarakat yang memukiminya.

Yoyok juga menilai Andi Rachman sebagai seorang profesional di bidangnya, yang membuat setiap beban kerja yang dipercayakan kepadanya mampu diselesaikan dengan tuntas dan totalitas. Rekam jejak beliau juga bagus,” ia menambahkan. 

Semisal ketika dipercaya menjadi anggota DPRD Riau atau DPR RI, atau ketika memimpin Kamar Dagang dan Industri Daerah Riau, menurut Yoyok, membuktikan pengabdian Andi Rachman yang tinggi untuk kepentingan Riau dan masyarakatnya. “Apalagi setelah dipercaya menjadi Gubri, beban beliau untuk mengabdi bagi kepentingan daerah praktis semakin bertambah berat,” katanya. “Alhamdulillah, saya melihat beliau bisa memikulnya dengan baik.”

Nilai plus lain kepemimpinan Andi Rachman sebagai Gubri, menurut Yoyok, yaitu sikapnya yang tidak membeda-bedakan di antara 12 kabupaten/kota yang ada di Riau. “Semua daerah mendapat kue pembangunan yang proporsional dari APBD Provinsi Riau. Itu membuktikan, Pak Andi memiliki perhatian dan kecintaan yang sama terhadap 12 daerah otonom yang berada di bawah administratif Pemerintahan Provinsi Riau,'' tuturnya.

Dalam kapasitas sebagai pemimpin di tengah tingkat heterogenitas masyarakat Riau yang tinggi, menurut Yoyok, Andi Rachman juga mampu menempatkan dirinya secara pas dengan tidak membedakan asal-usul, ras, agama, dan suku semua elemen masyarakat yang ada di daerah ini. “Dia mampu menempatkan diri sebagai pemimpin bagi semua masyarakat Riau dengan latar belakang yang begitu berbeda,” tambahnya.

Bagi Yoyok, sikap kepemimpinan Andi Rachman yang bisa diterima oleh semua golongan, diyakini akan mendatangkan imbas yang berarti bagi kepentingan daerah. “Karena dipimpin oleh sosok yang dinilai mampu mengayomi, maka dipastikan akan mendatangkan umpan balik berupa partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” katanya. “Bukankahkah pemerintah memiliki keterbatasan untuk menyelesaikan begitu banyak persoalan daerah?”

Bertolak dari sejumlah pertimbangan di atas, Yoyok menilai kepeimpinan Andi Rachman di Provinsi Riau masih harus dipertahankan dan dilanjutkan, termasuk dalam upaya menyelesaikan sejumlah bengkalai yang belum tertuntaskan. “Waktu yang selama ini dimiliki Pak Andi Rachman untuk membangun Riau masih terlalu sedikit, karena tak cukup untuk menuntaskan sejumlah agenda kerja,” pungkasnya. (Viz/rls)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • DPP Golkar Sudah Keluarkan SK Balon Gubri Untuk Andi Rachman?

    9 tahun lalu

    Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat ditanya kebenaran SK tersebut, belum enggan menjawab. Dia beralasan, karena waktunya belum tepat untuk menjelaskan soal politik saat dirinya menghadiri acara penyembelihan hewan kurban di Kantor PWI Riau.

  • Tokoh Batak Ini Nilai Andi Rachman Pemimpin Ideal, Tak 'Grusa-Grusu'

    8 tahun lalu

    Tokoh Batak Riau, Dr Arifin Bantu Purba SH MH, menilai Ir H Arsyadjuliandi Rachman MBA sebagai tipikal pemimpin yang baik, yang diyakini akan mampu menjawab tantangan kekinian dan masa mendatang Provinsi Riau yang akan semakin berat di berbagai sektor, te

  • Di Mata Birokrat Senior Ini Andi Rachman Sosok Pemimpin Berintegritas

    8 tahun lalu

    Sebagai sosok yang kini dipercaya menjadi Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman dipastikan memiliki sejumlah nilai lebih, baik dari sisi kepemimpinan maupun kepribadiannya. Karena aneka kelebihan itu pulalah, antara lain, yang memungkinkan tokoh yang a

  • Reuni Dua Dasawarsa SMANSIX Pekanbaru '96 Berlansung Seru dan Penuh Keceriaan

    10 tahun lalu

    Masa-masa SMA bagi banyak orang adalah masa-masa yang penuh kenangan dan sulit tuk dilupakan. Ini pula yang dirasakan para alumni SMAN 6

  • Berhasil Tekan Angka Karlahut, BPBD Meranti Raih Penghargaan dari Gubri

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Berkat kerja keras Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, dibantu dengan Stakeholders terkait mulai dari TNI, Polri, Pihak Swasta serta masyarakat. BPBD Meranti berhasil menekan angka kebakara

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.