Jumat, 20 Januari 2017 17:30:00
103 Guru ASN Solok Selatan Masih Berijazah SMA
Oleh: Redaksi
Jumat, 20 Januari 2017 17:30:00
SOLSEL(POROSRIAU.COM)-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mendata terhadap guru dan menemukan 103 orang yang telah menjadi Aparatur Sipil Negara namun masih menggunakan ijazah SMA sederajat.
"Untuk sementara 103 guru ini tidak diperbolehkan dulu mengajar sampai ijazah sarjana mereka keluar atau dilakukan penyesuaian," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan, Zulkarnaini di Padang Aro, Jumat.
Ia menjelaskan 103 orang guru tersebut untuk sementara dijadikan pegawai tata usaha atau ditempatkan di Unit Pengelolaan Teknis Daerah (UPTD).
"Bila ijazah sarjana mereka sudah keluar atau disesuaikan maka diperbolehkan lagi mengajar," katanya.
Apabila masih ada yang ingin mengajar, katanya maka tidak akan diberikan tunjangan profesi guru kepadanya.
Sebetulnya , terangnya ada beberapa guru yang sudah memiliki ijazah sarjana tetapi belum melakukan penyesuaian ke bagian kepegawaian.
Ia mengatakan sesuai aturan yang berlaku guru harus memiliki pendidikan sarjana oleh sebab itu dilakukan pendataan.
Bila guru masih memiliki ijazah SMA sederajat maka mutu pendidikan tidak akan menjadi lebih baik oleh sebab itu dilakukan penyesuaian.
Ia mengatakan pihaknya juga sedang melakukan pemerataan guru karena saat ini masih ada Kecamatan dimana terdapat banyak guru sedangkan yang lainnya kekurangan.
"Kecenderungan guru mengajar di kawasan Ibu kota masih sangat tinggi dan mereka kita dorong supaya bersedia ditempatkan di daerah sulit," katanya, seperti dilansir antara sumbar.
Untuk itu, pemerintah memberikan tunjangan bagi guru yangbersedia mengajar di daerah sulit atau terisolasi.
Ia mengatakan ada dua kategori daerah sulit, untuk guru yang bertugas di daerah terpencil sulit dengan besaran tunjangan Rp550.000 setiap bulan, dan guru yang mengajar di daerah terpencil khusus lebih besar yaitu Rp1.150.000 setiap bulannya.
Selain itu dari APBD tunjangan untuk guru yang mengajar di daerah sulit juga ada yang berasal dari APBN.
Khusus yang berasal dari APBN hanya ada di daerah Lubuak Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batang Hari sebanyak 88 guru dari 19 sekolah dengan besar tunjangan satu bulan gaji pokok.
Dengan adanya tunjangan ini diharapkan guru tidak keberatan mengajar di daerah sulit supaya peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan dapat dicapai. ***
Editor: Chaviz
Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan
9 tahun laluPada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik
315 Badan Publik Sumatera Barat Belum Respon Keterbukaan Informasi
7 tahun laluSebanyak 315 Badan Publik (60,12 persen) di Provinsi Sumatera Barat belum merespon Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Aia Malanca, Destinasi Wisata Alam Solok Selatan
10 tahun laluAia Malanca atau dikenal juga dengan sebutan Simalanca, adalah wisata pemandian alami yang menyatukan empat objek wisata alam yang diantaranya, pemadian, seluncur, panorama dan objek air terjun. Disamping lokasi yang asri, udara yang sejuk dan sangat alam
Legislator: RAPBD 2017 Tergantung Kesiapan Pemerintah Daerah
9 tahun laluWakil Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, Ali Sabri Abas mengatakan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2017 tergantung kesiapan pemerintah daerah.
Cek Pemanfaatan DD, Inspektorat Solsel Turun Kelapangan
9 tahun laluSOLSEL(POROSRIAU.COM)--Inspektorat Solok Selatan (Solsel) memantau dan mengevaluasi pengelolaan Dana Desa (DD) ke semua pemerintahan nagari (pemnag) di kabupaten itu pada akhir tahun ini. Pemantauan itu dilakukan selama 15 hari, yang berakhir pada 27 Dese









