Sabtu, 10 Desember 2016 11:12:00
Ingat Buku Gurita Cikeas yang Menghebohkan? Hari Ini Penulisnya Meninggal Dunia
Sabtu, 10 Desember 2016 11:12:00
POROSRIAU.COM-- Kabar duka datang dari seorang peneliti, aktivis, dan juga penulis George Junus Aditjondro. Penulis buku yang berjudul Gurita Cikeas tersebut meninggal di Palu Sulawesi Tengah pada Sabtu (10/12/2016) pukul 05 45 WITA. Ia meninggal dalam usia 70 tahun setelah dirawat di sebuah Rumah Sakit Bala Keselamatan di Jalan Woodward, Palu.
Meninggalnya tokoh yang sangat kontroversional pada pemerintahan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini dikabarkan oleh wartawan senior Yan Widjaya. Dalam cuitan di Twitternya, Yan Widjaya memberikan kabar meninggalnya penulis buku yang sangat kontroversional tersebut.
“RIP DR George Junus Aditjondro (27/5/1946 – 10/12/2016) penulis buku #CuritaCikeas, tadi pg Sabtu, pkl 05.45 WITA di Palu,” cuitan Yan, seperti yang tercantum di Suara.com.
Duka mendalam juga dirasakan oleh Hanif Dhakiri yang merupakan Menteri Tenaga Kerja. Dalam akun Twitternya @hanifdhakiri, Menteri Tenaga Kerja ini menuangkan kedukaanya.
“Duka mendalam wafatnya seorang tokoh reformasi. Guru dan mentor politik saya semasa mahasiswa di Salatiga: George Junus Aditjondro. Rest in peace,” tulis Hanif Dakiri pada Sabtu (10/12/2016) dikutip dari Detik.com.
Sosok George Aditjoro ini merupakan salah satu orang yang sangat kontroversional. Pria yang lahir pada 27 Mei 1946 ini dulu pernah menyoroti masalah kaus korupsi pada era pemerintahan Soeharto.
Tidak hanya itu saja, bukunya yang sangat kontroversional berjudul Gurita Cikeas juga membuat rezim SBY sangat geram olehnya. Buku tersebut menyoroti perilaku korup yang ditunjukkan oleh Keluarga Cendana. Tidak hanya korupsi saja, melainkan juga sarat akan kolusi dan juga nepotisme.
Tidak hanya buku-bukunya saja yang terkenal cadas dan tidak pandang bulu, kriktikan yang dilontarkan oleh aktivis yang lahir di Pekalongan ini juga membuat sebagian pihak geram dan marah. Semasa hidupnnya, ia pernah dicekal oleh rezim Soeharto karena kritikan-kritikan pedas yang dilontarkannya. Dan masih banyak lagi sepak terjangnya yang patut diacungi jempol.
Editor: Chaviz
Sumber: suratkabar.id
Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang
9 tahun laluKESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.
Gara-gara Buku Pelajaran, Dua Bocah SD Duel Hingga Tewas
8 tahun laluSungguh memprihatinkan apa yang menimpa dua anak sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut ini. Gara-gara buku pelajaran mereka berkelahi hingga salah satu di antaranya tewas akibat senjata tajam.
Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai
10 tahun laluMERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t
Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan
10 tahun laluPada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik
Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak
9 tahun laluDi Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.









