Rabu, 29 September 2021
  • Home
  • PERISTIWA
  • Polri: Dugaan Penyadapan Percakapan SBY-Ma'ruf Hanya 'Rumor'
Kamis, 02 Februari 2017 13:54:00

Polri: Dugaan Penyadapan Percakapan SBY-Ma'ruf Hanya 'Rumor'

Oleh: tempo
Kamis, 02 Februari 2017 13:54:00
BAGIKAN:
int
Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Polri belum ingin menanggapi dugaan penyadapan percakapan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin. “Bisa jadi spekulasi, jadi ini masih informasi-informasi yang patut kami cermati,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar di kantornya, Kamis, 2 Februari 2017.

Menurut Boy dugaan penyadapan itu perlu dicari kebenarannya. Kepolisian akan melihat perkembangan dugaan penyadapan yang muncul dari persidangan perkara penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Menurut Boy, pihak yang pertama kali memunculkan isu penyadapan itu harus menjelaskan rujukanya. “Saya pikir perlu didalami dulu sumber informasinya.”

Namun, Boy membenarkan bahwa kepolisian juga berwenang menyadap. Penyadapan dilakukan untuk mengungkap kejahatan seperti terorisme, korupsi, dan narkoba. “Saya tidak mau bicara (penyadapan) yang lain.”

Ia menilai informasi mengenai penyadapan dalam persidangan itu baru sebatas rumor. Kepolisian khawatir jika rumor itu beredar luas akan berdampak buruk bagi masyarakat. Ia meminta agar yang pertama kali menyampaikan informasi memberi klarifikasi terlebih dulu.

Dugaan penyadapan muncul seusai mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi pernyataan pengacara Ahok, Humphrey Djemat, tentang percakapannya dengan Ma'ruf Amin melalui telepon. SBY menilai pernyataan itu mengindikasikan bahwa teleponnya telah disadap.

Humphrey menanyakan tentang pertemuan Ma'ruf dengan calon kepala daerah DKI Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Ma'ruf membenarkan adanya pertemuan itu pada 7 Oktober 2016 di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Namun ia kembali mengungkapkan adanya percakapan SBY dan Ma'ruf sehari sebelum pertemuannya dengan Agus-Sylvi. Tapi dugaan adanya percakapan itu dibantah Ma'ruf.(Tempo)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Teleponnya Disadap, SBY 'Lempar Bola' ke Jokowi

    5 tahun lalu

    POROSRIAU.COM - Mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bereaksi keras setelah tim penasihat hukum Basuki Tjahaja Purnama menyebutkan ada bukti pembicaraan telepon dirinya dengan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin seputar fatwa pe

  • Benarkah Ada Penguasa yg Incar Dahlan Iskan Hingga Jadi Tersangka?

    5 tahun lalu

    Penetapan Dahlan Iskan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU), berupa tanah dan bangunan milik BUMD Provinsi Jawa Timur, oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, memunculkan isu baru.

  • Beredar Pesan Habib Rizieq Minta Umat Islam Maafkan Ahok, Benarkah?

    5 tahun lalu

    Intruksi Imam Besar Front Pembela Islam, Al Habib Muhammad Rizieq Syihab yang meminta umat Islam memaafkan Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus dugaan penistaan agama, tersebar di sosial media.

  • Cinta Terlarang Kasatlantas Polres Muarojambi Dan Ibu Bhayangkari Terkuak

    4 tahun lalu

    Cinta terlarang antara oknum perwira yang menjabat sebagai Kasatlantas Polres Muarojambi dengan ibu bhayangkari Polda Sulawesi Tenggara terkuak.

  • Perdagangan Manusia Terbesar Di Timur Tengah Berhasil Terungkap

    2 tahun lalu

    Mabes Polri tengah memproses delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perdagangan sekitar 1.200 orang ke negara-negara di Timur Tengah sebagai tenaga kerja ilegal.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.