Jumat, 01 Mei 2026
  • Home
  • RIAU
  • Galang Rambu Anarki: 'Pemberontak Dan Memiliki Tekad Besar'
Jumat, 13 Oktober 2017 17:34:00

Galang Rambu Anarki: 'Pemberontak Dan Memiliki Tekad Besar'

Oleh: Redaksi
Jumat, 13 Oktober 2017 17:34:00
BAGIKAN:
Galang Rambu Anarki.(Foto/Solo.Tribunnews.com)

POROSRIAU.COM--Semasa hidupnya, almarhum Galang Rambu Anarki adalah sosok yang pemberontak.

Galang ingin keluar dari jalur musik sang ayah dan tak ingin beridiri diatas nama besar ayahnya. Dia membentuk grup band bernama Bunga bersama teman-temannya.

Galang bukan tipe anak yang suka hura-hura. Dia meminta uang hanya untuk ongkos taksi menuju ke sekolah. Sedangkan untuk belanja, Galang tak punya uang.

Galang Rambu Anarki juga dikenal memiliki tekad yang besar. Dia membentuk grup band bernama Bunga bersama teman-temannya.

Pernah suatu ketika Galang belum bisa menyetir dan tidak memiliki SIM, tapi ingin bisa mengendarai mobil. Alhasil dia mengendarai mobil dari Jakarta ke Pulau Bali.

Sikap berontak Galang suatu saat membuat Iwan sendiri kewalahan.
Anak kesayangannya itu memilih keluar dari SMP Pembangunan Jaya di Bintaro yang merupakan sekolah termahal di Jakarta. Dia memilih bermusik, bahkan dia mau menikah waktu itu.

Dia percaya musik dapat menghidupi istrinya. Sempat kabur dari rumah, namun akhirnya kembali lagi kerumah karena menurutnya dia seperti diawasi oleh Iwan Fals.

Karena disepanjang jalan dia melihat foto dan poster ayahnya ada dimana-mana.

Dilansir Solo Tribunnews.com, Galang Rambu Anarki memang berbeda, seorang anak usia 15 tahun pada saat itu bisa menggawangi sebuah band dengan komitmen kuat. Galang Rambu Anarki putra pertama sang musisi legendaris Iwan Fals yang telah berpulang ke rumah Tuhan pada 25 April 1997 di usianya yang masih 19 tahun.

Galang Rambu Anarki mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik, meski demikian, musik yang di bawakan putra pertama Iwan Fals ini berbeda dengan yang telah menjadi ciri khas bang iwan.

Galang sendiri kemudian menjadi gitaris grup musik Bunga dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.***

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Bupati Meranti: Bumdes Harus Mampu Berevolusi dari Unit usaha Tradisional

    8 tahun lalu

    Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Ketua PKK Hj. Nirwana Irwan, melakukan peresmian Kantor Badan Usaha Milk Desa (Bumdes) Mandiri, dan Posyandu Kelapa Desa Bokor, bertempat halaman Kantor Bumdes Mandiri, Desa Bokor, Kecamatan Rangsang

  • Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test

    6 tahun lalu

    Tepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.

  • Penindakan Kendaraan Over Tonase Tidak Lagi Kewenangan Dishubinfokom, Ini Alasannya

    9 tahun lalu

    Maraknya aksi kendaraan over tonase yang melintas di sepanjang jalan raya di Kabupaten Siak, telah memunculkan berbagai opini dan tanggapan negatif dari masyarakat. Yang menilai seolah-olah instansi terkait yakni Dinas Perhubungan dan Infokom (Dishubinfok

  • Peduli Korban Gempa Aceh, Sejumlah Sekolah di Siak Galang Bantuan

    9 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Sebagai wujud kepedulian dan simpati terhadap para korban bencana alam (gempa bumi, red) yang terjadi di Negeri Serambi Mekah Aceh Darussalam, sejumlah sekolah di Kabupaten Siak melakukan penggalangan dana/bantuan berupa sumbangan y

  • Jorge Lorenzo Bertekad Lampaui Prestasi Stoner di Ducati

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM-- Pebalap Ducati untuk MotoGP 2017, Jorge Lorenzo, memiliki tekad besar untuk bisa melampaui prestasi Casey Stoner bersama pabrikan asal Italia tersebut. Sejauh ini memang hanya Stoner yang mampu membuktikan diri bisa menjadi juara dunia ber

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.