Jumat, 18 Agustus 2017 17:24:00
Terancam Ditutup, Pemilik Hiburan Malam Di Pasir Pengaraian Meradang
Oleh: Redaksi
Jumat, 18 Agustus 2017 17:24:00
ROHUL(POROSRIAU.COM)-Sejumlah pemilik tempat hiburan malam cafe di jalan Lingkar, Kilometer 4 Desa Sukamaju, Kecamatatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu meradang. Pasalnya, tempat usaha mereka terancam ditutup oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohul.
Seperti diketahui sebelumnya, melalui surat edaran Pemkab Rohul nomor 331.1/Pol PP/43 tertanggal 23 Maret 2016, setiap pemilik tempat hiburan wajib mengurus ijin hiburannya. Kendati demikian menurut informasi yang diperoleh dari pemilik cafe, mereka mengaku sudah melakukan pengurusan, tapi hingga saat ini surat izin belum juga diterima.
Seperti yang disampaikan Bakri Daulay selaku pengusaha cafe di Jalan Lingkar menyebutkan, ia sudah mematuhi aturan pemerintah daerah, untuk melakukan pengurusan ijin usaha hiburan. Surat izin tidak selesai, tiba-tiba Pemkab Rohul kembali membuat himbauan agar tempat hiburan kembali ditutup.
"Kami memang masyarakat kecil. Tapi tolong hargai juga hak kami sebagai warga negara, yang ingin memiliki usaha. Kalau memang usaha kami ini salah, tolong berikan solusinya pak Bupati," pinta Bakri Daulay yang diamini Sandi Lubis rekannya sesama pengusaha cafe kepada wartawan, Kamis malam kemarin.
Sandi menambahkan, mereka mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, akibat penutupan usaha hiburan itu. Menurutnya, jika Pemkab Rohul memberikan solusi yang konkrit dengan pengurusan izin, pihaknya akan menyanggupi, asalkan usaha mereka tetap berjalan.
"Apa yang harus kami bisa ikuti, berapa pun pengurusan perizinannya untuk kami bisa melanjutkan usaha kami ini, kami sanggupi. Tapi kami jangan dipersulit, berikan konsep yang jelas kepada kami, bagaimana usaha tempat hiburan yang layak sehingga izinnya bisa terbit," harapnya.
Sandi menambahkan, tempat hiburan malam yang mereka bangun permanen memakan biaya hingga ratusan juta, dan sampai saat ini belum bisa melunasi pinjaman modal usahanya ke Bank.
"Jika tempat usaha kami ini ditutup, bukan hanya anak istri yang terlantar. Tapi cicilan pinjaman kami di Bank juga macet," keluhnya, dilansir MC Riau.go.id.
Dalam pada itu, Sandi menegaskan jika memang seluruh tempat hiburan akan ditutup, jangan ada pilih kasih, termasuk tempat karaoke di Hotel Sapadia juga harus ditutup.
"Kalau memang kebijakan pemerintah ini harus dilaksanakan. Tolong jangan kami saja yang kena, masih ada tempat hiburan malam seperti di Hotel Sapadia hendaknya juga mendapat perlakuan yang sama," pintanya.***
Editor: Chaviz
Sudah Puluhan Wanita Malam Terjaring Operasi Pekat
8 tahun laluSebanyak 60 wanita malam terjaring operasi penyakit masyarakat (Pekat) di kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Rata-rata mereka merupakan pelayan warung remang-remang (Warem).
Pembunuh Dewi di Durian Sebatang Ujung Batu Terungkap
9 tahun laluROHUL (POROSRIAU.COM)--Tim gabungan dari Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul dan Polsek Ujung Batu berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan Lidia alias Dewi (36) warga Dusun Durian Sebatang, Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Batu, Ahad (1/1/2017) sek
Berdalih untuk Makan, Sepasang Suami-Istri Nekat Curi 3 Unit Mobil
9 tahun laluSepasang suami istri ini nekat melakukan pencurian mobil karena terdesak kebutuhan ekonomi. Uang hasil kejahatan menjual mobil digunakan tersangka untuk makan.
Ribuan Botol Miras Dilindas Alat Berat di Depan Mapolres Rohul
9 tahun laluSelain Pemusnahan miras, Polres Rohul, juga memusnahkan sebanyak 9.776 petasan berbagai jenis, 495 produk-produk pangan kadaluarsa, dan 430 rokok tanpa cukai.
1400 Rider Ikuti Ivent Tingkat Nasional Di Kecamatan Ujung Batu
9 tahun laluEvent dengan tema "Indonesia berkumpul di Riau" dengan peserta 1.400 Rider baik lokal dan perwakilan seluruh Indonesia dan digelar hingga Ahad tanggal 13 Agustus 2017.









