Selasa, 22 November 2016 16:12:00
Terkait Program Imunisasi, Puskesmas Dayun Gelar Sosialisasi di Ponpes Nurul Yakin
Oleh: Atok
Selasa, 22 November 2016 16:12:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Petugas kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Dayun menggelar sosialisasi terkait "Kebijakan dan Perencanaan Program Imunisasi" bagi para siswa/santri SD/MI, bertempat di Gedung Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yakin Dayun, Selasa (22/11/2016) siang.
Selain dihadiri oleh sejumlah santri, kegiatan sosialisasi imunisasi tersebut juga dihadiri oleh ratusan wali murid/santri yang datang dari berbagai kampung se-Kecamatan Dayun, dengan menghadirkan Narasumber Kepala Puskesmas Dayun Dr Aisatia Ramanal.
Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Dayun itu menjelaskan, bahwasanya program pemberian imunisasi (vaksin, red) kepada para siswa/santri di sekolah-sekolah itu, merupakan program dari Pemerintah yang mesti didukung oleh setiap siswa/santri dan wali murid, karena terdapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut, yang salah satunya adalah menyelamatkan para generasi bangsa (khususnya pelajar, red) dari berbagai gejala penyakit yang kemungkinan ditimbulkan akibat kurangnya kekebalan tubuh (daya tahan tubuh, red).
"Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial, sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual dan sosial. Karena semua itu sudah diatur dan diterapkan dalam sebuah Undang-undang, yang salah satunya melalui program imunisasi di sekolah-sekolah," tegas Aisatia Ramanal, di hadapan para wali murid/santri.
Adapun tujuan pemberian imunisasi/vaksin kepada para generasi muda (anak-anak, red) di setiap sekolah adalah, diantaranya menyelamatkan mereka dari gejala penyakit seperti Polio, Hipatitis B, Campak, Tuberculosis, Pertusis, Tetanus, dan lain sebagainya, sehingga perlu dilakukan pemberian imunisasi minimal 2 X setahun di setiap sekolah.
"Pemberian imunisasi di sekolah minimal dilakukan 2 X dalam setahun, sebagai langkah pencegahan terhadap gejala-gejala penyakit seperti Polio, Hipatitis B, Campak, Tetanus dan lain sebagainya, sehingga dengan imunisasi itu diharapkan nantinya anak-anak terhindar dari penyakit tersebut," lanjutnya.
Pada kegiatan sosialisasi yang digelar selama sekitar 2 jam itu, petugas kesehatan Puskesmas Dayun juga memberikan kesempatan kepada para wali santri untuk mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan program imunisasi, Sehingga salah seorang wali santri bertanya kepada Narasumber, kenapa usai diimunisasi anak mengalami demam dan terjadi pembengkakan pada bekas suntikannya.
"Maaf, saya mau nanya ni buk, kenapa terkadang anak mengalami demam dan terjadi pembengkakan pada bekas suntikannya, setelah dilakukannya imunisasi, apakah hal itu bisa menimbulkan dampak bagi kelangsungan kondisi kesehatan anak?," tanya salah seorang wali santri.
Menjawab apa yang disampaikan oleh salah seorang wali santri itu, Kepala Puskesmas Dayun Dr Aisatia Ramanal menegaskan, bahwasanya efek samping yang ditimbulkan dari pemberian imunisasi itu memang ada, seperti gejala demam, bengkak, kejang, namun tidak seluruh anak akan mengalami hal sedemikian. Dan juga efek samping itu tidak membahayakan bagi kelangsungan kesehatan anak-anak. (Atok)
Editor: Chaviz
ICMI Muda Siak Gelar "Temu Kader" di Ponpes Nurul Yaqin Dayun
9 tahun laluJajaran Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kabupaten Siak menggelar "Rapat Internal" bersama seluruh anggota dan kader ICMI Muda, Selasa (14/3/2017) siang, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin Kecamatan Dayun.
Kades Tarai Bangun: Kutipan Rp 10 Ribu Per KK Transparan
10 tahun laluPEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (AP
Pembanguna SMPN 8 Tarai Bangun, Kades Sebut Dana Yang Terkumpul Rp 10 Ribu Per KK Diumumkan Lewat Corong Masjid
10 tahun laluPEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (
7 Mahasiswa Asal UGM Gelar "Go Green To School" di Ponpes Bustanul Ulum Dayun
10 tahun laluSIAK(POROSRIAU.com) - Sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang saat ini menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, menggelar kegiatan "Go Green To School" dengan melakuk
Ini Program HM Wardan-Syamsudin Uti untuk Inhil
8 tahun laluBupati Indragiri Hilir (Inhil), M Wardan didampingi Wakil Bupati, Syamsudin Uti menyampaikan program 100 hari kerjanya pada Rapat Paripurna Istimewa di aula gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (26/11/2018).









