Senin, 09 April 2018 17:35:00
Kelompok Tani Bina Karya Gelar Syukuran
Oleh: Deri/Fen
Senin, 09 April 2018 17:35:00
BENGKALIS(POROSRIAU.COM) - Dalam upaya melestarikan lingkungan khususnya hutan mangrove atau bakau yang ada di Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang Barat, Bengkalis, maka sekelompok warga di desa ini membentuk pencinta lingkungan "Kelompok Tani Bina Karya" pada tahun 2003 silam.
Kelompok yang diketuai Juharman ini beranggotakan 36 orang. Dibantu oleh Hidayat sebagai sekretaris dan Suhaimi sebagai bendahara. Mereka mengelola lahan seluas lebih kurang 10 Ha yang mayoritas ditumbuhi oleh mangrove.
"Lahan ini ditumbuhi pohon bakau, kami melakukan perawatan dan sekaligus pembibitan sebagai penyulaman di lahan yang tidak ditumbuhi bakau," ungkap Hidayat didampingi seorang anggota Syafril Nizam kepada wartawan, Ahad (8/4/2018).
Program kedepannya, tambah Hidayat lokasi ini akan dijadikan hutan wisata alam. "Tentunya, dengan harapan kegiatan ini akan ikut mendorong bangkitnya perekonomian khususnya kami di kelompok ini dan juga masyarakat sekitar. Kelompok ini, bahkan tidak hanya mengelola hutan mangrove, ada program lain misalnya menanam tanaman jagung, ubi dan lain-lain yang usianya tidak panjang," pungkas Hidayat.
Hidayat menambahkan, " Kelompok Tani Bina Karya saat ini telah tergabung di Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bengkalis. Dan sudah terdaftar di HKTI Provinsi Riau. Keberadaan HKTI ini sebagai wadah bimbingan dan solusi jika kami menghadapi kendala," tambahnya.
Kegiatan dan program kelompok ini didukung penuh oleh Pemerintah Desa Pangkalan Batang Barat. "Karena program ini sejalan dan sesuai dengan misi dan visi desa," sebut Syafril Nizam.
Agar kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT, maka pada Ahad (8/4/2018) pagi, mereka melakukan syukuran dengan pembacaan do'a. Hadir dalam acara syukuran ini, pengurus HKTI Bengkalis, Kepala Desa Pangkalan Batang Barat, Ketua BPD, Ketua LKMD dan masyarakat sekitar berjumlah 50an orang.(mur/dr)
Editor: Chaviz
Ada Hutan Lindung di Jual Belikan di Meranti ?
10 tahun lalupraktek jual beli lahan negara marak terjadi setelah beroperasinya PT. RAPP di Pulau Padang. "Dimulai sejak ada kesepakatan bodong antara PT.RAPP dengan 13 Penghulu (Kepala Desa) di Pulau Padang yang diatur sama Tim Terpadu Pemda.
Korupsi Berjemaah Proyek RTH Tugu Integritas Pekanbaru
9 tahun laluSugeng menjelaskan, dari hasil penyelidikan, terungkap korupsi berjemaah itu berawal dari kongkalikong di tingkat kelompok kerja unit layanan pengadaan. Di sana, kata Sugeng, terjadi rekayasa dan pengaturan proyek untuk memenangkan kontraktor yang mereka
Panen Raya di Desa Anak Setatah, Wabup Meranti : Pemkab siap memfasilitasi infrastruktur pendukung.
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim melakukan panen raya padi di Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Pesisir, pada Kamis (7/2/2019). Dalam
Ini Program HM Wardan-Syamsudin Uti untuk Inhil
8 tahun laluBupati Indragiri Hilir (Inhil), M Wardan didampingi Wakil Bupati, Syamsudin Uti menyampaikan program 100 hari kerjanya pada Rapat Paripurna Istimewa di aula gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (26/11/2018).
Bentrok Sengketa Lahan PT SSL dengan Masyarakat Kembali Terjadi, Ini Tanggapan DPRD Siak
10 tahun laluKisruh sengketa lahan antara masyarakat (kelompok tani, red) Kampung Tumang dengan PT Seraya Sumber Lestari (SSL) masih terus berlanjut. Meskipun sudah berkali-kali kedua belah pihak melakukan upaya penyelesaian lewat jalur kekeluargaan. Bahkan pernah ter









