Kamis, 03 November 2016 22:52:00
Puluhan Warga Tumang Blokiran Jalan Masuk ke Area PT SSL
Bentrok Sengketa Lahan PT SSL dengan Masyarakat Kembali Terjadi, Ini Tanggapan DPRD Siak
Oleh: Atok
Kamis, 03 November 2016 22:52:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Kisruh sengketa lahan antara masyarakat (kelompok tani, red) Kampung Tumang dengan PT Seraya Sumber Lestari (SSL) masih terus berlanjut. Meskipun sudah berkali-kali kedua belah pihak melakukan upaya penyelesaian lewat jalur kekeluargaan. Bahkan pernah terjadi aksi pemblokiran oleh warga pada sekitar tahun 2014 yang lalu.
Aksi pemblokiran/penghadangan yang dilakukan oleh ratusan warga Tumang Kecamatan Siak itu kembali terjadi pada Rabu (2/11/2016) siang, sekira pukul 10:00 WIB. Yang mana sejumlah kendaraan operasional milik PT SSL sempat dihadang ketika hendak memasuki area perbatasan.
Sebagaimana dijelaskan oleh Penghulu Kampung Tumang Muhammad Tahir, dirinya menyebutkan bahwasanya masyarakat Tumang sempat meluapkan rasa kekesalannya atas sikap PT SSL, yang seolah tidak mau menanggapi apa yang pernah disampaikan oleh masyarakat terkait status lahan yang saat ini diklaim milik PT SSL.
"Pada Rabu (2/11/2016) siang kemarin, puluhan warga Tumang melakukan aksi pemblokiran pada jalan/akses masuk di area PT SSL itu, sebagai bentuk kekesalan warga terhadap sikap dan perlakuan PT SSL, yang selama ini dinilai telah menyerobot lahan kelompok tani (masyarakat, red) Tumang, sehingga suasana sempat hampir memanas, dan pada sekitar pukul 21:00 WIB malam, pemblokiran baru dibuka oleh warga setelah ada instruksi dari Kapolres Siak," terang Muhammad Tahir, Kamis (3/11/2016).
Dikatakannya juga, bahwasanya sengketa lahan antara masyarakat Kampung Tumang dengan PT SSL itu sudah berlangsung cukup lama. Yang mana berawal pada sekitar tahun 2007 lalu, ketika PT SSL membuka kawasan operasional di wilayah Kampung Tumang Kecamatan Siak Kabupaten Siak.
"Sengketa lahan yang terjadi ini sudah berlangsung sejak tahun 2007 lalu, namun sampai sekarang belum juga menemui titik terang, dan untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan, maka kami melakukan pembicaraan bersama pihak PT SSL, tokoh masyarakat, dan sejumlah warga, yang difasilitasi oleh aparat Kepolisian dari Polres Siak," lanjutnya.
Menanggapi kisruh sengketa lahan yang tak kunjung berakhir tersebut, Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Siak Muhtarom SAg angkat bicara, dan menyatakan akan segera turun gunung untuk membantu kedua belah pihak dalam hal penyelesaiannya. Karena dewan tidak ingin masalah sengketa lahan tersebut menjadi konflik berkepanjangan.
"Komisi II DPRD Siak meminta agar kedua belah pihak bisa menahan diri, dan jangan saling bersikap arogan dalam menyikapi suatu permasalahan, kami juga meminta kepada pihak PT SSL agar tidak melanjutkan pekerjaan pada lahan yang sedang bermasalah dengan masyarakat," terang Muhtarom.
Lebih lanjut anggota DPRD Siak dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan memanggil kedua belah pihak. Guna membicarakan dan mencarikan jalan tengah atas permasalahan yang terjadi di Kampung Tumang tersebut.
"Secepatnya akan kami gelar hearing bersama pihak PT SSL dan masyarakat, diupayakan minggu depan hearing itu bisa kita gelar, agar jelas titik persoalannya, dan kita tidak mau ada bentrok-bentrok terus antara masyarakat dengan perusahaan," tutupnya. (Atok)
Editor: Chaviz
Rapat Menjaga Kamtibmas Serta Mengantisipasi Konflik SARA
10 tahun laluUtamakan pencegahan Konflik dalam penyelesaian masalah yang terjadi dalam masyarakat dengan mempersatukan visi dan misi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Kampar, Keragaman suku, budaya, agama dan masyarakat merupakan potensi timbulnya konflik, semua in
Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga
10 tahun laluTernyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt
Pandangan Umum Fraksi - Fraksi Tentang Nota Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti 2018
9 tahun laluPemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, menargetkan Pendapatan pada tahun 2018 sebesar Rp. 1,08 Triliun lebih. Pendapatan Asli Daerah Pada tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan meranti menargetkan sebesar Rp. 93 Milyar lebih, terjadi pe
Menuju Swasembada Pangan, Pemkab Rohil Berbenah Disektor Pertanian Dan Perkebunan
9 tahun laluProgram ketahanan pangan dimasa kepemimpinan Bupati Rohil H Suyatno terus mengukir prestasi dengan keberhasilnya membina berbagai kelompok tani dalam memachttp://porosriau.com/editor/kcfinder/upload/images/BUP12.pngu peningkatan sektor pertanian hingga pe
DPRD Menggelar Rapat Paripurna Pengesahan APBD Bengkalis 2018
9 tahun laluSetelah dibahas bersama sesuai mekanisme sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan, hari ini, Rabu, 29 November 2017, Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda APBD) Kabupaten Bengkalis, disetujui dan d









