Selasa, 02 Juni 2026
Kamis, 28 Juli 2016 23:05:00

Waspada DBD, Bupati Keluarkan Instruksi

Oleh: Ari
Kamis, 28 Juli 2016 23:05:00
BAGIKAN:
Bupati Bengkalis Amril Mukminin

BENGKALIS(POROSRIAU.com) - Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengeluarkan Instruksi Nomor 113 tahun 2016 tentang Aksi Gerakan Masyarakat Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan  kegiatan 4M Plus. Setidaknya ada lima poin penting yang disampaikan untuk mencegah mewabahnya DBD.

Instruksi ini dikeluarkan berdasarkan hasil pelaksanaan Pemantauan Jentik Berkala  (PJB) bulan Mei 2016 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, bahwa jumlah sasaran desa sebanyak 76 desa, sampel diambil 28.500 rumah yang tersebar di 8 Kecamatan di Kabupaten Bengkalis, menunjukkan  rumah bebas jentik 16767 dan rumah ada jentik sebanyak 11149.

Hasil Angka Bebas Jentik (ABJ) rata-rata 59.9 persen di bawah standar  nasional 95 persen dan membawa dampak peningkatan kasus  DBD  sampai bulan Juni 2016  sebanyak 606 di Kabupaten Bengkalis.

Dalam Instruksi Nomor 113 tahun 2016  itu, Amril Mukminin telah menginstruksikan semua Camat, Kepala Desa/Kelurahan segera diambil langkah-langkah antisipasi dan penanganan yang cepat, tepat dan akurat dan berkesinambungan untuk sinergitas antara pemerintahan kabupaten, kecamatan desa/kelurahan  serta melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Instruksi tersebut dengan tujuan sebagai antisipasi dan kewaspadaan dini DBD bulan Oktober s/d Desember 2016,

Ada lima poin penting yang disampaikan Bupati, pertama Camat diminta meningkatkan koordinasi dan komunikasi kegiatan Gerakkan Lingkungan Bersih Berbasis Masyarakat tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD dengan sektor terkait diwilayah kecamatan dan desa/kelurahan;

Kedua melakukan kegiatan gerakan gotong-royong kebersihan lingkungan di Kecamatan dan Desa/Kelurahan, RW dan RT untuk melakukan kegiatan 4 M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, Memantau dan Upaya pencegahan lainnya)  secara insentif, dan berkesinambungan yang dilaksanakan seminggu sekali sebagai upaya untuk memutus siklus hidup nyamuk penularan DBD.

ketiga, untuk masyarakat, segera memeriksakan diri di sarana pelayanan kesehatan terdekat seperti  Puskesmas Rawat Inap, Puskesmas Pembantu Polindes apabila merasakan gejala: demam tinggi mendadak tanpa sebab yang jelas berlangsung terus menerus selama 2-7 hari, kepala pusing, lemah, nyeri persendian, bias disertai tanda pendarahan berupa bintik-bintik atau bercak merah dikulit, mimisan, gusi berdarah.

keempat, membentuk 1 rumah 1  jumantik dan pro aktif terhadap upaya pencegahan penyakit DBD dengan 4M Plus (Menguras seperti menguras bak mandi, tempayan, ember, vas bunga, tempat minum burung penampungan air kulkas agar telur dan jentik aedes mati, Menutup, menutup rapat semua tempat air agar nyamuk aedes tidak dapat masuk dan bertelur, Mengubur, seperti memusnahkan semua barang bekas, yang dapat menampung air hujan  seprti ban bekas, kaleng bekas, pecahan botol,  plastik agar tidak menjadi sarang dan tempat bertelur nyamuk.

kelima Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis terus mengambil langkah antisipasi, seperti kewaspadaan dini terhadap kejadian luar biasa (KLB) DBD, monitoring dan pemantauan jentik berkala (PJB) dan penyelidikan epidemiologi (PE), meningkatkan pemicuan dan penyuluhan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melibat kader Jumantik, pemberian lavarsida, dan fogging jika ada yang terindikasi  dan pembagian kartu rumah sebanyak 125.000  serta melibatkan seluruh komponen masyarakat, dengan tujuan kasus DBD bisa diminimalisasikan.

Editor: Muhammad

  Berita Terkait
  • Warung Remang-Remang Mulai Menjamur Di Rohul

    10 tahun lalu

    Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu suluk, yang sangat kental nuansa islaminya, saat ini telah menjadi salah satu kota tujuan wisata religi bagi masyarakat luar Kabupaten Rohul bahkan luar provinsi Riau untuk berkun

  • Kode Status Lima Desa Sudah Ketetapan Mendagri

    10 tahun lalu

    Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menegaskan bahwa lima desa (Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar) tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar.

  • Instruksikan Kadis Disdik Inhu Segera Adakan Meja dan Kursi untuk SD Negeri 028 Pematang Reba.

    10 tahun lalu

    Bupati Inhu H. Yopi Arianto, SE berang saat mendapati berita mengenai masih ada murid SD yang belajar dilantai. Hal ini dia ketahui melalui media online porosriau.com minggu (24/07/16).

  • Said : Meranti Siap Jalankan Instruksi Wapres

    10 tahun lalu

    Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Riau ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Tentunya instruksi dan ajakan beliau untuk memajukan daerah dan senantiasa tetap menjaga lingkungan dan melestarikannya

  • Warga Dukung Sikap Fraksi Gerindra

    10 tahun lalu

    Jika semua kepala Dinas bekerja berdasarkan instruksi Bupati berarti kepala Dinas tersebut tidak mampu mengemban jabatan Kadis , lebih baik dicopot saja jangan menunggu di ketiak bupati saja

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.