Minggu, 31 Juli 2016 22:11:00
Diduga Tidak Sesuai Bestek dan Rugikan Negara
Komisi 3 DPRD Kota Dumai Jangan Hanya Diam
Oleh: Tim redaksi
Minggu, 31 Juli 2016 22:11:00
Jaksa Diminta Pantau Proyek Over Lay Jalan Bintan
DUMAI(POROSRIAU.com) - Kendati proyek lanjutan over lay jalan Bintan senilai Rp.2,3 M dihentikan pekerjaannya untuk perbaikan bes akibat tidak sesuai bestek. Hendra,warga sekitar meminta kasus ini menjadi skala prioritas penegak hukum untuk dipantau bahkan mengusutnya.
Permintaan ini disampaikan agar kedepannya tidak ada lagi kontraktor yang bekerja asal jadi dan merugikan keuangan negara.
“Ini proyek dibiayai oleh uang rakyat, jadi wajar kalau kita sebagai masyarakat meminta kasus ini masuk skala prioritas penegak hukum untuk melakukan pemantauan agar tidak ada kecurangan dalam melakukan pekerjaan dan mutunya sesuai dengan yang diharapkan,”ungkapnya polos kepada Poros Riau Minggu(31/07/2016) siang di Dumai.
Menurut Hendra, kontraktor sudah mempunyai niat jelek dalam mengerjakan proyek tersebut yang asal jadi demi mengeruk keuntungan yang sebesar-besarnya.
“Tidak masuk akal kan jika seorang kontraktor besar dan berpengalaman tidak mengetahui mutu bes yang digunakannya, apa lagi ada konsultan pengawas, ada apa dibalik ini,?”terangnya mempertanyakan.
Ia katakan ,masalah ini mencuat ke permukaan lantaran masyarakat ribut setelah melihat kualitas proyek yang dikerjakan dan mengeluh akan mutu bes yang digunakan sehingga dinas terkait, dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum(PU) kota Dumai mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan pekerjaan untuk perbaikan.
“Kalau kita masyarakat tidak ribut, mungkin proyek ini dilanjutkan begitu saja tanpa ada pengawasan ketat dari konsultan,”ujarnya sambil gelengkan kepala.
Anehnya lagi sampai saat ini belum ada satu pun anggota Komisi 3 DPRD Dumai yang melakukan sidak kelapangan terkait laporan warga dan terkesan wakil rakyat Kota Dumai ini hanya diam seolah tidak tahu.
“Belum ada perwakilan anggota DPRD Kota Dumai yang melakukan sidak ke lapanga, padahal ini sudah menjadi pemberitaan di media cetak maupun online, Komisi 3 jangan hanya diam, apa harus menunggu laporan dari masyarkat,”jelasnya.
Terpisah,Nuristiqlal Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU kota Dumai membenarkan jika proyek tersebut tidak sesuai dengan bestek yang telah ditentukan, dan meminta kontraktor untuk meperbaikinya.
“Sudah dua hari ini bes yang digunakan dibongkar kembali dan diminta menggunakan bes kualitas “A” sesuai standar yang tertera,”ucapnya melalui sambungan seluler Minggu(31/07/2016) siang.
Informasi yang berhasil dirangkum mengatakan, jika proyek tersebut dikerjakan oleh salah seorang yang dekat dengan Penguasa dan pernah terlibat persoalan hukum pekerjaan proyek di Kabupaten Bengkalis sekitar tahun 2005 silam.
“Kontraktornya merupakan orang dekat Kepala daerah dan pernah dipenjara akibat mutu proyek tidak sesuai standar di Bengkalis sekitar tahun 2005 silam,”ujar sumber yang nama dan identitasnya dirahasiakan.
Editor: MU
Komisi III Minta PU Polisikan Kontraktor Nakal
10 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.com)- Ketua komisi III DPRD Kota Dumai Hasrizal SH, meminta Dinas Pekerjaan Umum melaporkan para kontraktor nakal ke Polisi jika ditemukan adanya pelaksanaan proyek yang tidak sesu
GNPK RI : Komisi III Jangan Sebatas Hoax
10 tahun laluDUMAI(POROSRIAU.com)- Masalaah Proyek overlay jalan Bintan yang diduga kuat dikerjakan timses Zulkifli As yang pengerjaannya tidak sesuai dengan bestek yang ada mendapat perhatian serius dari semua
Pegawai Honor Tuntut Janji Walikota
10 tahun laluMemang nasib orang kecil, selalu di bohongi dengan janji. setelah duduk semua janji diingkari . sang Dewa yang peduli dan beri solusi kini ingkar ...." .
Meledak! Bau Amis Rumah Rakyat Dibongkar, Mangkir Saat Sidang Soal Rakyat
6 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Kinerja wakil rakyat telah lama jadi sorotan, minimnya pengawasan, kurang empati terhadap kondisi masyarakat, tak pernah bersuara lantang atas kepedihan rakyat, dan selalu nu
Kompolnas Bungkam Disoal Dugaan APH ‘Backing’ Mafia CPO Ilegal
satu minggu laluKinerja kepolisian Polres Dumai benar-benar dipertanyakan terkait lemahnya penegakan hukum, hingga merajalelanya ativitas mafia CPO Ilegal di wilayah hukum mereka. Kegiatan haram yang sudah berlangsung lama ini diduga ada oknum APH yang ‘bermain mat









