Senin, 20 April 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Luar Biasa ! Hutang BLUD RSUD Dumai Rp. 36 Milyar Lebih
Sabtu, 12 Juli 2025 15:42:00

Luar Biasa ! Hutang BLUD RSUD Dumai Rp. 36 Milyar Lebih

Oleh: Syahrul
Sabtu, 12 Juli 2025 15:42:00
BAGIKAN:
net
Hutang

DUMAI,POROSRIAU.COM- Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Kota Dumai mencatatkan hutang yang luar biasa di akhir tahun 2024. Total hutangnya sebesar Rp. 36.463.145.101,00. Dengan rincian, dari hutang obat dan BHP sebesar Rp. 31.762.404.220,00 ditambah dengan hutang barang dan jasa Rp. 4.541.164.998,00 serta hutang belanja modal sebesar Rp. 159.575.883,00. Informasi ini diperoleh dari dokumen LHP Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Riau atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Dumai Tahun 2024 dengan Nomor : 22.A/LHP/XVIII.PEK/05/2025 tertanggal 26 Mei 2025.

Hal menarik dari rincian hutang tersebut terdapat pembayaran belanja jasa sewa bandwidth/internet dedicated 200 MBPS berdasarkan surat  pesanan No. 445/SP-E-Catalog/PP/004 tanggal 09 Januari 2024 PT. Link Kita Teknologi dari bulan Juli s/d Desember dimana setiap bulan tagihannya sebesar Rp. 65 juta dan pembayaran belanja jasa sewa bandwidth/internet dedicated 50 MBPS berdasarkan surat  pesanan No. 445/SP-E-Catalog/PP/005 tanggal 09 Januari 2024 PT. Mayatama Solusindo dari bulan Juli s/d Desember dimana setiap bulan tagihannya sebesar Rp. 19 juta. Ada kecurigaan terhadap mark up harga tersebut.

Informasi diperoleh dari sumber yang berkecimpung dalam penyediaan jasa internet, Id, menyebutkan, untuk konsumsi atau pelanggan rumahan/kantoran dengan paket data 300 MBPS hanya dibebani tagihan sebesar Rp. 1.500.000,00 per bulannya. Dan, untuk resseler salah satu ISP mematok harga untuk kapasitas data 1.000 MBPS dengan harga 35 juta per bulannya. Untuk informasi ini, porosriau akan membuat pemberitaan tersendiri nantinya.

Kembali ke persoalan hutang BLUD RSUD tersebut, terdiri dari hutang Obat dan BHP sebesar Rp. 31.762.404.220,00 dengan rincian hutang obat dengan total sebanyak 598 faktur dengan tagihan sebesar Rp. 11.017.957.465,00 ditambah hutang BHP dengan total sebanyak 759 faktur dengan tagihan sebesar Rp. 20.744.446.755,00.

Ditambah dengan hutang barang dan jasa sebesar Rp. 4.541.164.998,00. Dengan rincian, belanja pemeliharaan alat besar -alat bantu-feeder sebesar Rp. 135.917.280,00 dan belanja pemeliharaan alat angkutan.alat angkutan darat bermotor-kendaraan bermotor khusus Rp. 22.605.475,00. Selanjutnya, belanja pemeliharaan alat kedokteran dan alat Kesehatan lainnya sebesar Rp. 402.846.433,00 dan belanja pemeliharaan alat kantor dan rumah tangga-alat rumah tangga-alat pendingin sebesar Rp. 63.970.000,00.

Berikutnya, belanja pemeliharaan computer-peralatan computer-peralatan jaringan sebesar Rp.5.162.439,00, belanja pemeliharaan alat besar alat bantu pompa sebesar Rp. 69.930.000,00 dan belanja pemeliharaan gedung sebesar Rp. 42.667.000,00 serta belanja perjalanan dinas sebesar Rp. 6.477.700,00.

Seterusnya,belanja bahan-bahan bakar dan pelumas sebesar Rp. 8.750.000,00, belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-perlengkapan pendukung olahraga sebesar Rp. 1.200.000,00 dan  belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-benda pos sebesar Rp. 2.000.000,00, serta belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-benda pos (bidang penunjang sebesar Rp. 1.953.500,00.

Selanjutnya, belanja bahan isi tabung gas medis sebesar Rp. 475.058.657,00 , belanja isi tabung gas sebesar Rp. 47.302.650,00 dan belanja suku cadang-suku cadang lainnya sebesar Rp. 29.936.600,00 serta serta belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor lainnya Rp. 46.834.500,00. Berikutnya, belanja kursus singkat/pelatihan sebesar Rp. 17.760.000,00, belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-bahan cetak sebesar Rp. 48.673.500,00 dan belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor lainnya (bidang pelayanan) sebesar Rp. 1.999.500,00 serta belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-alat tulis kantor sebesar Rp. 124.966.380,00.

Poin lainnya yaitu, belanja langganan jurnal/surat kabar/majalah sebesar Rp. 945.000,00, belanja kawat/faximile/internet/TV berlangganan sebesar Rp. 504.000.000,00 dan belanja jasa tenaga kebersihan Rp. 94.300.000,00 serta belanja jasa pembersihan, pengendalian hama, dan fumigasi sebesar Rp. 34.965.000,00. Berikutnya,belanja jasa konversi aplikasi/system informasi sebesar Rp. 47.397.500,00, belanja jasa konsultasi perencanaan arsitektur-jasa arsitektur lainnya sebesar Rp. 81.051.000,00, dan belanja jasa tenaga Kesehatan (bidang pelayanan) sebesar Rp. 107.060.000,0 serta belanja lembur sebesar Rp. 130.700.000,00.

Hal lainnya, belanja iuran jaminan Kesehatan bagi non ASN sebesar Rp. 173.690. 384,00, belanja makan dan minuman rapat sebesar Rp. 15.120.000,00 serta  belanja makan dan minuman aktivitas lapangan sebesar Rp. 2.100.000,00. Selanjutnya, belanja makanan dan minumanan pada fasilitas pelayanan urusan kesehatan sebesar Rp. 30.579.000,00, belanja jasa konsultasi pengawasan rekayasa-jasa pengawas pekerjaan kontruksi bangunan gedung sebesar Rp. 55.500.000,00 dan honorarium rohaniawan sebesar Rp. 6.700.000,00 serta honorarium tim pelaksana kegiatan dan sekretariat tim pelaksana kegiatan Rp. 1.189.000.000,00.

Seterusnya, honorarium narasumber atau pembahas, moderator, pembawa acara dan panitia sebesar Rp. 4.800.000,00, belanja jasa tenaga Kesehatan (gaji) sebesar Rp. 130.800.000,00 dan belanja jasa tenaga informasi dan teknologi sebesar Rp. 4.000.000,00.  Lanjut dengan belanja jasa tenaga pelayanan umum sebesar Rp. 337.200.000,00, dan honorarium pemberi keterangan ahli, saksi ahli, beracara sebesar Rp. 13.000.000,00 serta belanja bahan instalasi gizi sebesar Rp. 13.443.200,00.

Ditambah lagi dengan hutang belanja modal sebesar Rp. 159.575.883,00, sehingga jumlah total hutang BLUD RSUD Dumai menjadi Rp. 36.463.145.101,00.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Dumai, dr Muhammad Hafidz saat dikonfirmasi terkait pelunasan hutang tahun 2024 tersebut melalui pesan Whattsup tidak menjawab. Begitu juga saat ditanya terkait dugaan mark up belanja jasa sewa bandwidth/internet dedicated juga memilih tidak menjawabnya hingga berita ini dirilis. (rul)

 

Editor: Syahrul

Sumber: Dokumen dan wawancara

  Berita Terkait
  • KBPPAJ Riau Kawal Dugaan Mark Up Alkes RSUD Dumai, Edo: Jaksa Jangan Coba Main Mata

    6 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Pengurus Daerah Keluarga Besar Putra Putra Abyasa Jalasena Riau, siap mengawal jalannya pemeriksaan kasus dugaan mark up anggaran alat kesehatan di rumah sakit umum Dumai.

  • Disambut Ratusan Warga Rupat di Pelabuhan Batu Panjang, Firdaus Terharu, Begini Katanya...

    8 tahun lalu

    BENGKALIS (POROSRIAU.COM) - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, DR H Firdaus - H Rusli Effendi, MSi melaksanakan kampanye dialogis di Desa Kebumen Kecamatan Rupat,Jumat (13/4/2018).

  • PAS Dipastikan Ikut Pilkada Dumai 2020, Apa Kata Warga

    6 tahun lalu

    DUMAI, POROS RIAU.COM - Isu Paisal-Amris  yang didukung partai Nasdem dan Golkar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)  Dumai 2020 semakin riuh terdengar dan menjadi pembicaraan hangat d

  • Delapan Tahun Derita Kanker Rahim, warga Bengkalis Ini Butuh Uluran Tangan

    9 tahun lalu

    )- Julinar (38th) warga Desa Pangkalan Batang, Bengkalis penderita kanker rahim 8 tahun hidup dalam keprihatinan.

  • Pulau Rupat Dikapling-Kapling Pengusaha

    10 tahun lalu

    Ah Kam, pria asli Rupat yang berdomisili di kota Dumai diduga kuat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dan karet mencapai 1.000 hektar berlokasi di Dusun I RT 03/RW 01 desa Dungun Baru

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.