Jumat, 04 Desember 2020
  • Home
  • DUMAI
  • Mahasiswa Kukerta Relawan Covid-19 UNRI Produksi Hand Sanitizer
Jumat, 04 September 2020 16:19:00

Mahasiswa Kukerta Relawan Covid-19 UNRI Produksi Hand Sanitizer

Jumat, 04 September 2020 16:19:00
BAGIKAN:
Istimewa
DUMAI, POROSRIAU.COM - Semakin marak penyebaran covid-19 setelah diberlakukan era new normal. Terhitung hingga hari ini, Jumat (4/8/2020) kasus covid-19 di Indonesia telah mencapai 180.846 dengan jumlah pasien sembuh 125. 959 dan jumlah korban meninggal 7.616. 
 
Di awal era new normal, Kota Pekanbaru telah memasuki zona kuning. Dikabarkan jika, tidak ada penambahan kasus positif covid-19, maka akan kembali memasuki zona hijau. Sehingga kegiatan di luar rumah akan pulih seperti sebelumnya.
 
Jika sebaliknya, yaitu datangnya pandemi covid-19 ke dua. Sekarang Kota Pekanbaru kembali memasuki zona merah, dan Gubernur Riau Syamsuar pun menghimbau untuk melakukan pembatasan berskala kecil.
 
Dengan adanya hal tersebut, mahasiswa Relawan Universitas Riau terpanggil kembali melakukan kegiatan untuk menunjang dan mencegah penyebaran covid-19 dengan membuat hand sanitizer di Laboratorium Kimia FMIPA Unri. 
 
Dimana proses kegiatan pembuatan hand sanitizer telah berlangsung selama 5 bulan, sejak pertengahan maret 2020.
 
Pembuatan hand sanitizer yang dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) ini dilakukan dalam skala besar. Setiap harinya bisa menghasilkan 30 Liter hand sanitizer dan dikemas di dalam kemasan 150 mL dan 1000 mL. Proses pembuatannya di bawah pengawasan Dr. Arisman Adnan, M.Sc, selalu dosen pembimbing lapangan Universitas Riau. 
 
Hand Sanitizer yang dibuat berbahan dasar etanol 96%, Gliserol 98%, Hidrogen Peroksida (H2O2),dan Aquades (H2O). 
 
Gina, salah satu mahasiswa yang bertugas membuat hand sanitizer mengatakan, walaupun era new normal sudah berlaku, bukan berarti tidak ada alasan untuk kita lengah terhadap covid-19 ini, selama vaksin untuk covid-19 ini belum ditemukan dan masih dalam masa uji coba maka kita harus tetap selalu waspada. 
 
Hand Sanitizer yang telah dibuat tidak bisa langsung dipakai, akan tetapi didiamkan dulu selama 3 hari. Setelah itu baru dilakukan mengemasan dan pelabelan. Hand Sanitizer ini dibagikan ke mesjid-mesjid dan instansi-instansi yang ada disekitar daerah panam.(rls)
  Berita Terkait
  • Bagikan Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Kukerta Dumai Selatan Berbakti Kemasyarakat

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) dari Universitas Riau (UNRI) yang merupakan relawan covid-19 melaksanakan berbagai kegiatan bertujuan untuk memutus penyebaran covid-19 di Kecamatan Dumai Selatan.

  • Tim Kukerta Relawan Covid-19 UR Lakukan Pemeriksaan Kepada Peserta Ujian UTBK SBMPTN

    5 bulan lalu

    Di area New Normal ini, seluruh masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Bersama dengan Tim Kukerta Relawan Covid-19 Universitas Riau lakukan pemeriksaan kepada setiap peserta Ujian yang akan masuk ke dalam ruangan.

  • Mahasiswa UNRI Gelar Sosialisasi dan Edukasi Protocol Kesehatan Di Masjid Al Muhajirin

    5 bulan lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Mahasiswa Relawan Covid-19 Universitas Riau (Jumat, 26/6/20) memberikan pelayanan edukasi kepada masyarakat dikota Pekanbaru salah satunya di Masjid Muhajjirin tentang protokol kesehatan secara serentak.

  • Mahasiswa Kukerta Relawan dan Gabungan Tim Satgas UNRI Bagikan APD Hasmat dan Face Shield

    5 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU. COM - Di Era New Normal ini kehidupan masyarakat mulai berlangsung kembali,akan tetapi pola hidup lebih diperketat dengan menerapkan beberapa aturan yang telah diatur dalam protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

  • NIVEA Produksi Hand Sanitizer Bantu Cegah COVID-19

    8 bulan lalu

    Presiden Direktur PT Beiersdorf Indonesia Holger Welters mengatakan sejak awal April 2020, perusahaannya telah memproduksi 40.000 botol hand sanitizer yang dibagikan ke berbagai rumah sakit rujukan COVID-19

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.