Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Proyek PLTS PT KPI RU II Dumai, Sekali Dayung Dua Tiga Manfaat Terlampaui
Senin, 05 September 2022 06:53:00

Proyek PLTS PT KPI RU II Dumai, Sekali Dayung Dua Tiga Manfaat Terlampaui

Senin, 05 September 2022 06:53:00
BAGIKAN:
Dok Pertamina

DUMAI, POROS RIAU-Salah satu energi baru dan terbarukan (EBT) yang potensial dan tak terbatas penggunaannya adalah matahari. Berkah Tuhan ini melimpah di negeri yang terletak di negeri khatulistiwa. Hebatnya lagi, selama bumi ini ada selama itupula sumber energi tidak terbarukan ini bisa dimanfaatkan. Tidaklah berlebihan pemerhati energi Riau Bambag Irawan ST memberikan apresiasi terhadap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit (RU) II Dumai yang berlokasi di area Komplek Perumahan Pertamina (Komperta) Bukit Datuk. Lebih jauh jebolan salah satu perguruan tinggi papan atas di Yogyakarta ini mengatakan banyak manfaat yang diperoleh perusahaan plat merah itu menyusul pengapliasian PLTS. “Kita mengetahui bahwa Pertamina getol-getolnya untuk terus melakukan inovasi terkait EBT. Jelas PLTS merupakan salah satu bagian dari EBT itu sendiri,” ingatnya. Bambang berpendapat, meski masih terbatas, namun dia meyakini bahwa ke depan proyek ini akan menjadi primadona terlebih untuk program listrik untuk rakyat. “Saya menilai bahwa proyek ini bisa dikatakan replica kecil daripada program masa depan. Artinya digunakan massal. Sebab, kita mengatahui bahwa energi fosil terbatas. Apalagi PLTS ramah lingkungan karena tidak ada gas buangan saat bderoperasi. Tidak seperi diesel dn sebagainya,” jelasnya. Sedangkan manfaat ketiga, tambah dia, terciptanya efisiensi terlebih dalam hal cost atau biaya produksi. “Apabila dimanfaatkan mulai pukul 06.00 s/d pukul 18.00 WIB, misalnya, dan kembali menggunakan energi konvesional berapa penghematan yang bisa dilakukan. Jadi, teknologi, lingkungan dan efisiensi semuanya dapat,” katanya. Rangkuman dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Investasi yang digelontorkan PT Pertamina Power Indonesia anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang menggarap PLTS Dumai cukup besar, yakni sekitar Rp15 miliar. Kendati begitu, ini akan sebanding dengan manfaat yang didapat. Asal perawatan dilakukan rutin dan memadai, maka peralatan ini bisa bertahan hingga 20 bahkan 25 tahun. Sementara sumber energinya dari radiasi Matahari tentu saja gratis. Dari kalkulasi yang ada menyebutkan bahwa rata-rata break event point (BEP) PLTS ini antara tiga hingga lima tahun. Artinya, balik modal Rp15 miliar antara rentang waktu itu. Baik panel surya kapasitas besar maupun skala rumahan sama saja BEP-nya. Tak hanya itu, ternyata biaya perawatan panel surya juga cukup mudah. Cukup dibersihkan dari debu antara dua pekan hingga sebulan sekali. Sebelumnya Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi dalam keterangannya mengungkapkan, PLTS Kilang Dumai adalah PLTS ground mounted yang dibangun di lahan seluas sekitar 2 hektar dengan sistem on grid dan saat ini menjadi PLTS ground mounted terbesar di Riau. Untuk sementara PLTS Kilang Dumai juga akan menyuplai listrik ke fasilitas perumahan milik Kilang Dumai.“PLTS Kilang Dumai sebesar 2 MW. Oleh karena itu, PT Kilang Pertamina Internasional menerapkan berbagai program pendukung, salah satunya adalah dekarbonisasi. Hal ini dijalankan dengan penggunaan PLTS untuk perkantoran dan kompleks pemukiman pekerja di kilang Dumai dan Cilacap,” terangnya. (yon)

  Berita Terkait
  • Dibangun dengan Biaya Milyaran, Rumah Tenun Siak Ini Terkesan Kurang Terawat

    10 tahun lalu

    Dilihat dari kejauhan. Rumah tenun yang berada di komplek Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Siak itu seolah masih indah dan menawan. Namun ketika dilihat dari dekat, ternyata kondisi fisik pada bangunan rumah tenun tersebut sudah banyak mengalami kerusakan

  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Mahasiswa Dumai Gagas Kegiatan Bank Sampah di Sekolah

    10 tahun lalu

    Dumai(PORORIAU.com) - Untuk meningkatkan peran yang lebih besar di tengah masyarakat, Pemuda-pemudi terbaik di Kota Dumai berkumpul mengunjungi SMPN 5 Dumai, SMPN 13 Dumai dan SDN 005 Bukit Nenas, Bukit Kapur dalam rangka sosialisasi pengelolaan lingkunga

  • Melalui Program PTSL BPN Tahun 2018, Ratusan Masyarakat Kecamatan Rangsang Peroleh Sertifikat Tanah Gratis.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) -  Pemkab. Meranti diwakili Asisten I Sekdakab. Syamsuddin SH MH, dan Kepala BPN Meranti Budi Satria M.Si  menyerahkan 337 Persil sertifikat tanah program PTSL BPN

  • Dukung Budaya Membaca, Apical Gelar Seminar Memahami Karakteristik Anak untuk Meningkatkan Minat Baca

    2 tahun lalu

    Seminar ini dilaksanakan di SDN 008 Kel.Lubuk Gaung dihadiri oleh Kepala Sekolah SDN 008, Lismini, S.Hum, perwakilan manajemen Apical Group, Kamero Bangun, dan narasumber Aulia Miftahul Jannah, S.Psi.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.