Selasa, 27 Januari 2026 09:14:00
RDP Tenaga Medis di DPRD Tanpa Solusi, Tuntutan Batalkan Perwako "Dipastikan" Gagal
Selasa, 27 Januari 2026 09:14:00
DUMAI, POROSRIAU.COM - Tuntutan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah Suhatman Mars Dumai untuk merevisi ulang peraturan walikota tentang pemotongan jasa medis yang awalnya diterima sebesar 44 persen, kini menjadi 40 persen tidak membuahkan hasil.
Karena pimpinan maupun komisi 3 DPRD Dumai, hanya memberikan solusi akan melakukan pembahasan ulang dengan Walikota Dumai.
"Pimpinan dan Komisi 3 berjanji akan membahas ulang dengan Wali Kota berkaitan tuntutan tenaga medis," ungkap salah seorang dokter usai rapat dengar pendapat.
Menurutnya, janji pimpinan dan komisi 3 DPRD Dumai akan membahas kembali pemotongan jasa medis sebagaimana tuntutan tidak akan membuahkan hasil, karena upaya tersebut sudah pernah di lakukan para tenaga medis dan hasilnya Walikita tetap dengan aturannya.
"Upaya kawan-kawan di DPRD Dumai kemungkinan kecil akan bernasib sama dengan apa yang pernah kami lakukan. Dan kami yakin pembahasan akan gagal," terangnya.
Kendati demikian, pihaknya menjamin tidak akan ada upaya menghentikan pelayanan rumah sakit, sebagaimana yang pernah terjadi sebelumnya .
"Pelayanan Rumah Sakit akan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dan kami jamin tidak akan ada upaya menghentikan pelayanan. Tidak seperti dulu, ada aksi demo menghentikan pelayanan," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, sejak perwako tentang pemotongan jasa medis beberapa bulan lalu, ratusan tenaga medis melakukan protes keras terhadap management rumah sakit.
Karena pemotongan jasa medis mereka dilakukan tanpa ada pemberitahuan dan kordinasi terlebih dahulu.
Secara sepihak management rumah sakit melakukan pemotongan hingga menimbulkan reaksi dari ratusan tenaga medis. Upaya meminta agar pemotongan dibatalkan tidak di gubris hingga persoalan pemotongan jasa medis Rumah Sakit Umum Daerah Suhatman Mars di bawa ke rumah rakyat.
Namun harapan para tenaga medis juga kandas tanpa membuahkan hasil yang diharapkan, pimpinan dan komisi 3 hanya berjanji akan membahas ulang dengan Walikota.
Hadir dalam Rapat Dengar Pendapat yang digelar Senin (26/1/2026) tersebut pimpinan DPRD dan Komisi 3, Management Rumah Sakit, asisten III Pemko Dumai dan puluhan tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah Suhatman Mars. (54f)
Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test
6 tahun laluTepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.
Ratusan Karyawan RSUD Suhatman Mars Meradang, Tolak Pemotongan Jasa Medis Sepihak
satu bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Desas-desus akan adanya pemotongan jasa medis di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai, sudah santer terdengar sejak bulan oktober 2025 lalu. Akibatnya, ratusan karyawan Rumah S
Ini Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulaian Meranti H. Said Hasyim menyampaikan Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pandangan Umum Fraksi Fraksi Tentang Penyampaian LKPJ Kepala Daerah Tahun 2017, pa
Edis Wan : Membentuk Lembaga Pinjaman Tanpa Riba Melalui Efesiensi Zakat Mal, Solusi Mengatasi Jeratan Praktek Rente Dimasyarakat
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) - Pria kelahiran Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat, 16 April 1973 adalah Calon Anggota Legislatif (Caleg) 2019 Kota Dumai yang maju melalui Partai Amanat Nasiosal (PAN).
Keluh Kesah Terkait Zonasi, Hingga Viral di Medsos Netizen Dumai
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) – Sejak berakhirnya penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SLTA pada tanggal 8 Juli 2019, banyak kalangan dari orangtua calon siswa Kota Dumai berkeluh k









