Minggu, 24 Mei 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Soal Dugaan Korupsi MOT, Pri Wijeksono: Masih Menunggu Petunjuk Khusus Kejagung.
Rabu, 21 Januari 2026 18:33:00

Soal Dugaan Korupsi MOT, Pri Wijeksono: Masih Menunggu Petunjuk Khusus Kejagung.

Rabu, 21 Januari 2026 18:33:00
BAGIKAN:
Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono, SH

DUMAI, POROSRIAU.COM - Kasus dugaan korupsi pengadaan alat medis jenis MOT (Moduler Operation Theater ) yang sempat menghebohkan masyarakat Dumai, hingga kini masih menunggu petunjuk khusus soal dugaan korupsinya dari Kejagung.

Demikian disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono, SH kepada media melalui jaringan selularnya, Rabu (21/01).

Menurut Pri Wijeksono, Petunjuk khusus dari Kejagung tersebut karena adanya perubahan KUHP baru, sehinga pihaknya menunggu petunjuk soal dugaan korupsi perkara tersebut.

*Karena perubahan KUHP dan KUHAP, jadi nanti ada petunjuk khusus mengenai pelaksanaan perkara korupsinya, mudah mudahan bisa cepatlah pak Masih menunggu dari kejagung pak, karena perubahan KUHP dan KUHAP," ungkap Pri Wijeksono.

Masih menurut Pri Wijeksono, petunjuk khusus mengenai pelaksanaan perkara korupsi pada pengadaan alat medis Rumah Sakit Umum Daerah bertujuan untuk memudahkan dalam memutuskan ekspos pelaksanaan perkara korupsinya.

"Mudah-mudahan petunjuk khusus Kejagung segera keluar dan ekspos perkara MOT cepat selesai," ujar Pri Wijeksono.

Sebagaimana diketahui, Pengadaan alat medis jenis MOT tersebut menelan anggaran hingga 19 miliar lebih, terungkap ketika oknum Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Suhatman Mars merasa rekanan ingkar janji, sehingga terjadi adu mulut nyaris mengarah ke fisik antara oknum Direktur RSUD dengan rekanan. (54f)

  Berita Terkait
  • Seluruh Saksi MOT Kembali Diperiksa, Carles: Kita Butuh Keterangan Tambahan

    3 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai dengan melibatkan beberapa oknum petingginya, kini memasuki babak baru. Dugaan tindak pidana korupsi

  • Benarkah Ada Penguasa yg Incar Dahlan Iskan Hingga Jadi Tersangka?

    10 tahun lalu

    Penetapan Dahlan Iskan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pelepasan 33 aset PT Panca Wira Usaha (PWU), berupa tanah dan bangunan milik BUMD Provinsi Jawa Timur, oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, memunculkan isu baru.

  • Taring Kejari Diuji, Proyek MOT RSUD Dumai Antara Dugaan Korupsi atau Gratifikasi

    6 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Penanganan laporan dugaan penyelewengan pengadaan alat medis bedah di Rumah Sakit Umum Daerah Dumai, Suhatman Mars, hingga kini masih jalan di tempat.  Kendati, pih

  • ARUK Minta Kepala Kejaksaan Negeri Dumai Dicopot, Banyak Perkara Dugaan Korupsi "Mati Suri"

    6 bulan lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Aliansi Rakyat untuk Keadilan (ARUK), gabungan dari beberapa organisasi baik pegiat lingkungan maupun hukum minta Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono SH, dicopot dar

  • Dugaan Korupsi Bioethanol, Kejari Bengkalis Akan Alihkan ke BPK RI

    10 tahun lalu

    Terkait dugaan Korupsi Bioethanol di Balitbang Kabupaten Bengkalis, yang diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Pekanbaru (BPK-P), pihak Kejaksaan Negeri Bengkalis akan alihkan ke BPK - RI.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.