Senin, 22 Juli 2019
Jumat, 11 November 2016 11:45:00

PKBM Bina Insan Live Di Kampung RRI

Oleh: Shm
Jumat, 11 November 2016 11:45:00
BAGIKAN:
Shm
Bupati Kampar H Jery Noer,SH Kanan. Pada Acara Kampung Radio RRI pekanbaru di Diklat Jahit dan Bordir PKBM Bina Insa Kubang Jaya Siak Hulu.

BANGKINANG(POROSRIAU.COM) - Dengan menggeliatnya dan terus banyak diminati para ibu rumah tangga dan remaja Program Jahit dan Bordir dalam Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan Kubang Jaya membuat semua kalangan ingin tau dan mau, hal ini jugalah Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru tertarik melakukan secara Live Kampung Radio dalam program Siaran Pedesaaan Masyarakat.


 Dimana pada kampung Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru tersebut hadir langsung narasumber Bupati Kampar H Jefry Noer,SH, Ketua KNPI Kabupaten Kampar Rahmad Jevarijuniardo yang di Pusat Pelatihan Jahit dan Bordir PKBM Bina Insan Kubang Jaya Siak Hulu jum'at(11/11).

 Norma Nazar selaku pembawa acara Kampung RRI berdialong dengan Bupati Kampar secara langsung melalui Pro 1 RRI Pekanbaru di 99.1 FM, dimana pada kesempatan tersebut Jefry Noer menjelaskan bahwa awal audut pandang dibentukntya PKBM Bina Insan merupakan berawal dari orang nomor satu dari Kampar tersebut turun kedesa banyak melihat para ibu rumah tangga termasuk anak-anak putus sekolah yang menganggur setiap hari kerja cuma menceritakan orang lain.

 Selanjutnya kita melihat kebutuhan pakaian anak-anak sekolah di Riau khusua di Kampar ratusan ribu pasang semua dipesan dari Sumbar semuanya, melihat duabhal tetsebut timbul ide bahwa apabila ibu-ibu tersebut dibina dan diberdayakan isyaallah haailnya aoan jauh bermamfaat dan luar biasa makanya Jahit dan Birdir PKBM Bina Insan satu-satu solusinya. Alhamdullah dengan adanya PKBM dan para ibu-ibu yang serius audah bisa menambah ekonomi keluarga suami smpai Rp 3 juta/bulan, sampai saat ini dari 2013 sudah lebih kurang sebanyak 2500 alumni dan diakhir 2016 diperkirakan sebanyak 2700 alumni.

 Dengan demikian Jefry Noer berharap kepada masyarakat Kampar khususnya para alumni PKBM Bina Insan untuk menjadilah wanita-wanita yang mandiri, sesuai PKBM dengan moto PKBM Bina Insan “ Pandai Cari Uang Bukan Pandai Menjahit”. Hal ini perlu adanya dalam diri kita lima kunci menggapai kesuksesan dimana pertama jadikan 24 jam beribadah, perbanyak sedekah, disuplin, mencintai pekerjaan dan tinggalkan hal-hal yang mubazir.

 Syuria selaku intruktur PKBM Bina Insan dalam dialog tersebut menjelaskan bahwa malalui peltihan PKBM merupakan hal yang diminati para kaum wanita, hal ini sangat potensial karena apabila para ibu diberi ilmu maka mereka akan memiliki skil bekal mereka nantinya menopang dalam keluarga nantinya  PKBM sendiri seperti biasa dilakukan pembinaan selama 24 hari dengan target 30 stel/hari untyuk satu kelompok dan pnerapan kualitas hasil 10/15 perorang orang/hari dengan menggunakan pola garmen.
Sementra itu Rahmad Jevarijuniardo selaku Ketua KNPI Kampar menjelaskan dengan me nihat dari kaca mata Muda hal ini sangat terlihat jelas sangat membantu masyarakat Kampar apalagi bagi anak muda kaum hawa, sebab dalam kegiatan ini sanagt membantu dan menjanjikan mrobah nasib para ibu rumah tangga dan anakk putus sekolah. Jangankan anak muda sendiri para ibu-ibu terlihat semangat untuk ikut pelatihan ini karena telah terbayang menuju masa depan keluarga yang maju. Dengan harapan, bagaimana KNPI kedepan terus bisa berperan untuk berbuat baik kepada para ibu-ibu rumah tangga khususnya para anak wanita mudah .

 Sedangkan Eri Sepakat selaku kepala kepala RRI Pekanbaru yang sempat hadir juga mengatakan, bahwa selaku pribadi dan RRI mengapresiasi dan mendukung PKBM Bina Insan karena PKBM, karena kita nilai program ini benar untuk masyarakat pedesaan, selain ini nantinya dari RRI sendiri juga akan menggelar program Kampung Pasar dan Kampar akan bisa dijdikan contoh Kampung Radio dan Kampung Pasar kedepan.

Sementara itu salah seorang peserta diklat jahti Nova dari Kecamatan Tapung mengungkapkan bahwa dia sudah hari kesepuluh di PKBM dan merasya besyukur karena dipelatihan kami dibina san dibimbing untuk bisa cari uang. Eva sendiri merupakan peserta yang mengantikan temannya yang berhalangan akan mulai masuk pelatihan karena anaknya kecelakaan. Makanya bersyukur walaupun tidak terdaftar sebelumnya tetapi juga bisa juga ikut pelatihan.

sementara itu beberapa peserta lainnya seperti Dewi dari Desa Indra Puri Tapung Juga dan Sru Wahyuni berharap kepada pemda khususnya Bupati agar  hal ini jangan sampai putus, karena program ini dibutuhkan banyak kaum wanita di Kabupaten Kampar. Seperti halnya dikampaung kami sendiri, selama saya ikut pelatihan dikampung banyak tetangga dan teman yang bertanya ingin ikut pelatihan. (Shm).

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Ilmu Menjahit Modal Yang Luar Biasa

    3 tahun lalu

    Rombongan karyawan Perwakilan PT.Semen Padang Provinsi Sumatera Barat yang akan memasuki masa pensiun bersama masyarakat kelompok tani sekitar perusahaan sebanyak 20 orang kunjungi lahan Usaha Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) dan Pusat Kegia

  • Bupati Buka Pelatihan Jahit dan Bordir di P4S

    3 tahun lalu

    KAMPAR (porosriau.com) - Bupati Kampar, Jefry Noer, Kamis (3/11), membuka pelatihan menjahit dan bordir Angkatan 7 dan 8 yang dilaksanakan di P4S Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu. Dalam kesempatan

  • Pembangunan SPAM Baru Dinilai Asal Jadi

    3 tahun lalu

    Pemabangunan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) Baru kapasitas 2 X10 liter/detik (IPA BAJA) yang belum memiliki sitem lokasi IKK di Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak yang menelan anggaran dari APBN Rp 4.826.700.000 diduga asal-asalan.

  • Mulai Hari Ini PLN Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir, Berikut Jadwalnya

    2 tahun lalu

    PT PLN Persero kembali akan melakukan pemadaman listrik bergilir. Pemadaman ini akan dilakukan dari Senin (16/10/2017) hingga Sabtu (21/10/2017).

  • PLN Kembali Lakukan Pemadaman Bergilir, Berikut Lokasinya

    2 tahun lalu

    PT PLN Persero kembali melakukan pemadaman bergilir. Kali ini pemadaman akan dilakukan dari tanggal 20 November hingga 23 November 2017. Tak tanggung-tanggung pemadaman akan dilakukan selama 4 jam.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.