Senin, 17 Agustus 2026
  • Home
  • MERANTI
  • Program Desa Bebas Api Buat Masyarakat Sadar Jaga Lahan
Rabu, 25 April 2018 22:51:00

Program Desa Bebas Api Buat Masyarakat Sadar Jaga Lahan

Oleh: Manik
Rabu, 25 April 2018 22:51:00
BAGIKAN:
foto: Crew Leader desa Tanjung Padang, Maulana Rizal selepas patroli melakukan pemantauan pembangunan dwiker atau jembatan di desanya. Dwiker ini merupakan reward Program Desa Bebas Api dalam menjaga lahan bebas dari kebakaran.
PANGKALAN KERINCI(POROSRIAU.COM) - 
Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) telah menjadi komitmen desa-desa di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal ini dibuktikan oleh Desa Tanjung Padang, Kecamatan Merbau dan Desa Putri Tasik Putri Puyu yang telah berhasil menjaga daerah mereka dari karhutla.
 
Kepala Desa Tanjung Padang, Abu Sufian mengatakan sejak desa mereka tergabung dalam Program Desa Bebas Api atau Fire Free Village Program (FFVP) yang diinisiasi oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) masyarakat menjadi lebih sadar untuk menjaga lahan dan tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Sebab, setiap harinya perangkat desa, koordinator Desa Bebas Api di Desa (Crew Leader), TNI, dan Polri melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk terus menjaga lahan dari api.
 
Tahun 2014, Abu menyebutkan jumlah lahan yang terbakar sekitar 2.000 hektar dan tahun 2015 sekitar 500 hektar. Namun, tahun 2016 dan 2017 desa yang terdiri dari 302 Kepala Keluarga (KK) ini sama sekali tidak terbakar.
 
"Kami berhasil mendapatkan reward Rp100 juta dalam bentuk pembangunan infrastruktur, karena sukses menjaga desa kami tidak terbakar. Rencananya kami akan buat dwiker atau jembatan," terang Abu.
 
Abu mengapresiasi RAPP yang terus berkomitmen menjaga lingkungan supaya tidak terjadi Karhutla melalui program Desa Bebas Api ini. Program tersebut menurutnya tidak hanya sekedar mencegah lahan tidak terbakar, namun juga sangat bermanfaat dalam mengedukasi masyarakat.
 
"Sekarang kesadaran masyarakat desa kami cukup tinggi bahkan mereka saling mengingatkan agar tidak membakar lahan," jelasnya.
 
Manajer Program Desa Bebas Api, Sailal Arimi mengatakan program ini diikuti oleh 18 desa dan nantinya beberapa desa yang telah berhasil menjaga lahannya tidak terbakar akan menjadi "Masyarakat Tangguh Api" yang sudah mandiri dalam menjaga lahan.
 
"Kami menyadarkan masyarakat agar tidak membakar lahan, menyediakan alternatif pertanian dengan membantu membuka lahan menggunakan peralatan pertanian, sosialisasi kepada masyarakat dan pemantauan udara. Kami juga memberikan reward dalam bentuk infrastruktur bagi desa yang sukses mencegah karhutla sebesar Rp 100 juta," paparnya.
 
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Willem Rampangilei juga turut mengapresiasi  program ini. Dikatakannya, pencegahan bukan hanya tanggung jawab satu pihak saja, tetapi semua elemen masyarakat.
 
"Program desa bebas api ini dapat berkontribusi dalam menekan angka karhutla. Semoga program ini secara lokal dapat diperluas dan diadopsi di daerah-daerah di Indonesia dalam upaya pencegahan kebakaran," kata Willem.(nik/rls)
 
Editor: Chaviz fernandes

  Berita Terkait
  • Panen Raya di Desa Anak Setatah, Wabup Meranti : Pemkab siap memfasilitasi infrastruktur pendukung.

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim melakukan panen raya padi di Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Pesisir,  pada Kamis (7/2/2019).     Dalam

  • Bupati Bersama Warga Sungai Tohor Gelar Sukuran

    10 tahun lalu

    Meranti(POROSRIAU.com) - Seiring di cabutnya izin pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Lestari Unggul Makmur (LUM) seluas 10.390 Ha, oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI diwilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur (3 T), Bupati Meranti H. Ir

  • Ini Program HM Wardan-Syamsudin Uti untuk Inhil

    8 tahun lalu

    Bupati Indragiri Hilir (Inhil), M Wardan didampingi Wakil Bupati, Syamsudin Uti menyampaikan program 100 hari kerjanya pada Rapat Paripurna Istimewa di aula gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (26/11/2018).

  • Melalui Program PTSL BPN Tahun 2018, Ratusan Masyarakat Kecamatan Rangsang Peroleh Sertifikat Tanah Gratis.

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) -  Pemkab. Meranti diwakili Asisten I Sekdakab. Syamsuddin SH MH, dan Kepala BPN Meranti Budi Satria M.Si  menyerahkan 337 Persil sertifikat tanah program PTSL BPN

  • PT. RAPP dan Pemda Meranti Jalin Kerjasama Cegah Karlahut

    10 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan PT. Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) bekerjasama dalam penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karlahut). Penanggulangan Karlahut itu melalui Program Desa Bebas Api yang dilaksan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.