Rabu, 22 Juli 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Emak-emak Ngamuk, Bakar dan Tahan Pekerja Warung Remang-remang
Selasa, 23 Oktober 2018 22:20:00

Emak-emak Ngamuk, Bakar dan Tahan Pekerja Warung Remang-remang

Oleh: Chaviz
Selasa, 23 Oktober 2018 22:20:00
BAGIKAN:
Aksi emak emak di Sumbar bakar warem.
SUMBAR|POROSRIAU.COM– Maraknya tempat hiburan malam atau warung remang- remang (Warem) di Kabupaten Dharmasraya, Sumater Barat ( Sumbar), membuat banyak kalangan ibu rumah tangga, alias pasukan emak-emak menjadi kesal serta gelap mata. 
 
Mereka ramai-ramai mendatangi tempat yang diduga menjadi tempat maksiat tersebut dan menahan beberapa orang yang di duga pekerja. Tak sampai disitu, para emak-emak itu pun langsung membakar bangun warem tersebut, Senin (22/10/18), siang.
 
“Tindakan ini kami lakukan karena sudah merasa kesal pak, banyak yang akhir-akhir ini kejadian di daerah kami seperti maling serta hasil kebun kami sawit dan karet banyak yang di panen malam sama orang-orang tak bertanggungjawab. Sangat meresahkan sampai banyaknya keluarga yang hancur rumah tangganya, dikarenakan sang suami sering ketempat hiburan malam ini, “, celetuk seorang emak-emak yang enggan disebutkan namanya, dilansir Teropongnews.
 
Karena merasa dibiarkan beraktivitas tempat hiburan cafe remang remang, dan karaoke malam, di Sitiung 4 blok D Kenagarian Koto Gadang, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya itu semakin menjadi. Akhirnya puluhan emak-emak, dan para istri kompak menyantroni tempat kafe hiburan karaoke dan mengamankan  beberapa pekerja kafe, hiburan karaoke malam, yang diduga sebagai pekerja hiburan malam (PSK), bahkan aksi emak emak itu juga mendapat simpati masyarakat yang ikut meramaikan, hingga massa semakin banyak.
 
Menurut para emak emak itu, warga Nagari Koto Gadang memberikan shok terapi pada tempat hiburan di jembatan Pangaian. Warga yang merasa diresahkan oleh keberadaan tempat hiburan malam ini bersama–sama datang dan membubarkan aktivitas di sana. “Beberapa pekerja digiring ke kantor Wali Nagari Koto Gadang untuk dimintai keterangan. Warga berharap tempat hiburan ini tidak dibuka kembali,” katanya.
 
Dan karena semakin banyaknya massa yang datang serta merta akhirnya mereka membakar tempat hiburan tersebut. “Biar kapok pak, biar nanti nggak ada lagi yang berani buka,” kata salah satu warga.***
Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Duuh!! Putus Cinta, Eprianto Gantung Diri di Pohon Jengkol

    8 tahun lalu

    Upaya bunuh diri itu merupakan yang kedua kalinya dilakukan korban sejak putus cinta. Beberapa minggu sebelumnya, Eprianto sempat mencoba bunuh diri dengan cara meminum racun rumput. Namun ia berhasil diselamatkan keluarganya. Korban sempat dirawat di RSU

  • 5 PSK Kelok Indah Kembali Terjaring Razia, Zaki Sebut Perda Lemah

    9 tahun lalu

    BANGKINANG (POROSRIAU.COM) - Lemahnya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kampar tentang penyakit masyarakat (Pekat), sehingga tidak membuat jera terhadap wanita - wanita pekerja Sek komersial (PSK). Buktinya, walaupun berulang kali Satuan Polisi Pamong

  • Warung Remang-Remang Mulai Menjamur Di Rohul

    10 tahun lalu

    Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu suluk, yang sangat kental nuansa islaminya, saat ini telah menjadi salah satu kota tujuan wisata religi bagi masyarakat luar Kabupaten Rohul bahkan luar provinsi Riau untuk berkun

  • Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Kampar Gelar Operasi Pekat Serentak

    10 tahun lalu

    Polres Kampar beserta Polsek jajaran Menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) secara terintegrasi pada Sabtu Malam (12/11) pukul 20.00 wib hingga pukul 04.00 wib Minggu dinihari.

  • Razia Warung Remang-Remang, 4 Wanita Penghibur Diamankan Satpol PP

    10 tahun lalu

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohul, Senin (14/11/2016) malam gelar razia Penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah warung remang-remang di Kecamatan Rambah. Seorang Pemilik kafe berinisial Ip, Pingsan saat petugas hendak membawanya ke kantor Satpo

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.