Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • NASIONAL
  • Arcandra Tahar Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik
Jumat, 08 September 2017 06:20:00

Arcandra Tahar Tegaskan Tak Ada Kenaikan Tarif Listrik

Oleh: Redaksi
Jumat, 08 September 2017 06:20:00
BAGIKAN:
Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral , Arcandra Tahar (foto detik.com)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)-- Wakil Menteri (Wamen) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menegaskan pemerintah tidak pernah menaikan tarif listrik mengklarifikasi informasi yang beredar di masyarakat bahwa telah terjadi kenaikan harga.

"Untuk pelanggan dengan daya 450 VA subsidi tetap diberikan dan pada 2018 akan tetap sama," kata dia di Padang, Kamis.

Ia menyampaikan hal itu pada pembagian konverter kit bahan bakar elpiji untuk mesin tempel nelayan di Pantai Ujuang Batu, Muara Penjalinan Kelurahan Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Padang.

Namun demikian, ia menyebutkan untuk pelanggan 900 VA yang saat ini masih disubsidi tidak semuanya berhak mendapatkan bantuan karena itu dilakukan pendataan.

"Setelah didapat angka berapa yang berhak mendapatkan subsidi, yang tidak berhak subsidinya perlahan-lahan dicabut tiga tingkat, bukan listriknya yang dinaikan," ujarnya.

Ia memastikan tidak ada niat pemerintah untuk menaikan harga listrik sampai saat ini.

Menurutnya pencabutan subsidi bagi yang tidak berhak merupakan upaya mewujudkan energi berkeadilan.

"Pemerintah terus mengupayakan agar masyarakat bisa menikmati listrik dengan harga yang terjangkau," lanjutnya.

Sebelumnya Kepala Unit Komunikasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ruddy Gobel mengatakan data yang digunakan untuk penyesuaian subsidi listrik diambil dari pemutakhiran basis data terpadu mencakup nama, alamat dan kondisi sosial ekonomi.

Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang sebenarnya miskin namun tidak terdata sebagai penerima subsidi, karena itu ada mekanisme pegaduan dan bisa ditinjau ulang, jelas dia.

Sementara salah seorang warga Padang Nurlaini menyampaikan keberatan atas kenaikan tarif listrik karena dinilai memberatkan.

"Biasanya saya pakai listrik prabayar beli token Rp50 ribu masa pakainya sekitar satu bulan, sekarang baru 20 hari sudah habis," ujarnya.

Ia mengaku cukup berat mengatur pengeluaran karena kenaikan listrik cukup tinggi sedangkan pendapatan tidak bertambah. [Viz/Antara/src]

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Tarif Listrik 18,8 Juta Pelanggan Naik Bertahap, Ini Skemanya

    tahun lalu

    Nasional (porosriau.com) - Pemerintah memutuskan mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 Volt Ampere (VA) yang masuk dalam kategori mampu, sebanyak 18,8 juta. Pencabutan subsidi listrik dilakukan secara bertahap sebanyak tiga kali. Dengan begitu otoma

  • Ranperda Retribusi Pelayanan Pasar Bakal Diterbitkan

    7 bulan lalu

    Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan memberlakukan penertiban pasar kaget yang ada di seluruh kota Pekanbaru. Usulan ini dilakukan setelah Pemko Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru menerbitkan Perda retribusi pelayanan pasar.

  • Heboh Tarif Listrik Naik, Ini Penjelasan dari Pihak Istana

    5 bulan lalu

    Media sosial saat ini tengah dihebohkan dengan isu kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Disebutkan pemerintah menaikkan tarif secara diam-diam. Pihak Istana Kepresidenan menegaskan tak ada kenaikan seperti yang diributkan oleh netizen.

  • Tarif Listrik Naik, Dewan Sayangkan PLN Lakukan Pemadaman

    4 bulan lalu

    Persoalan listrik di Kota Pekanbaru sepertinya tidak ada habisnya. Kali ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) kembali melakukan pemadaman bergilir sejak Senin (17/7) hingga akhir bulan ini. Jelas saja hal ini menuai kekecewaan dan sangat disayangkan masy

  • PT Pelindo I Sosialisasi Tarif Pas Masuk Pelabuhan Selatpanjang

    3 minggu lalu

    PT Pelindo I Cabang Selatpanjang pada Kamis (26/10/2017) siang melakukan sosialisasi tentang perubahan tarif masuk pelabuhan di gedung melati Kantor Bupati, jalan Dorak.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.