Senin, 11 Mei 2026
Rabu, 05 Desember 2018 06:09:00

PSSI Dinilai Tidak Serius Berantas Suap

Oleh: Redaksi
Rabu, 05 Desember 2018 06:09:00
BAGIKAN:
PSSI.(Foto:Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Pemberian sanksi organisasi dan denda kepada mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat yang diduga melakukan upaya penyuapan dinilai menunjukkan ketidakseriusan PSSI memberantas suap. Hukuman tersebut menunjukkan ketidakseriusan PSSI dalam membongkar kasus yang terjadi di Liga 2 itu.

“(Hukuman) itu cuma setengah hati. Harusnya mendapat hukuman lebih berat. Exco itu, kalau sudah melakukan hal seperti itu, harusnya dihukum seumur hidup. Menurut saya, PSSI ini tidak sepenuh hati dan enggak serius memberantas itu semua,” ujar pengamat sepak bola Ferril Raymond Hattu saat dihubungi,  Selasa (4/12).

Oleh PSSI, Hidayat dihukum tidak boleh berkecimpung di dunia sepak bola selama tiga tahun, larangan memasuki stadion di seluruh Indonesia selama dua tahun, dan denda Rp150 juta. Sanksi itu diberikan terkait dengan usaha Hidayat membujuk Madura FC untuk mengalah saat menghadapi PSS Sleman dalam penyisihan Wilayah Timur Liga 2, Mei silam. Bujukan Hidayat itu ditolak Manajer Madura FC Januar Herwanto yang kemudian melaporkan masalah tersebut ke Komdis PSSI.

Lebih jauh, Ferril mengatakan PSSI seharusnya langsung membawa kasus ini ke ranah hukum. Menurutnya, PSSI bisa mengikuti langkah FIFA yang membawa kasus yang melibatkan pejabatnya ke ranah hukum seperti dalam kasus mantan Wakil Presiden FIFA Jeffrey Webb.

“FIFA, Federasi Sepak Bola Spanyol dan Italia demikian karena mereka punya niat membersihkan organisasi mereka. Kalau hukumannya hanya seperti yang dijatuhkan Komdis, itu terbilang ringan,” tandasnya.

PSSI sepertinya memang tidak ingin membawa kasus ini ke ranah hukum. Anggota Exco PSSI, Yoyok Sukawi, beralasan PSSI tak memiliki kewenangan untuk melaporkan Hidayat ke polisi.

“Kalau masalah melaporkan Hidayat ke kepolisian, kita tidak memiliki kewenangan untuk itu, jadi bukannya kita tidak mau. Di dalam statuta itu semua hukumnya itu hukum sepak bola. Hukuman Hidayat yang dijatuhkan Komdis secara organisasi itu sikap tegas kami,” ujar Yoyok.

Dalam menghadapi kasus suap yang melibatkan Hidayat, Exco PSSI belum menentukan sikap. Exco PSSI berencana melakukan pertemuan darurat pekan ini untuk membahas kasus tersebut dan beberapa masalah lain.(MediaIndonesia)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Serius Berantas Pungli, Kejaksaan Negeri Siak Pasang Spanduk "Nomor Pengaduan"

    9 tahun lalu

    Hari ini terlihat spanduk di pagar pintu masuk Kejari Siak. Spanduk yang bertuliskan 'Suap Pungli Laporkan ke Saber Pungli Kejaksaan Negeri Siak' di nomor 0812 7069 0189. Selasa 14/03/2017, spanduk berukuran kecil itu sengaja dipasang di pagar d

  • Otto Hasibuan, Strategi Baru Pembelaan Novanto Hadapi KPK

    9 tahun lalu

    Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsar meyakini kehadiran Otto Hasibuan sebagai pengacara Setya Novanto bakal membawa strategi khusus dalam pembelaan. Otto dikenal memiliki karakter berbeda dengan pengacara

  • Pedoman Media Siber

    10 tahun lalu

    Pedoman Pemberitaan Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklaras

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    10 tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • Isu Reshuffle Menguat, Gerindra Mengaku Ditawari 4 Pos Menteri

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM – Beberapa hari terakhir, isu reshuffle dalam kabinet Kerja Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla semakin santer terdengar. Apalagi, pihak Partai Gerindra sudah me

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.