Kamis, 30 April 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Pembunuhan 31 Pekerja, Komisi III DPR RI Minta Densus 88 Dikirim ke Nduga
Selasa, 04 Desember 2018 21:26:00

Pembunuhan 31 Pekerja, Komisi III DPR RI Minta Densus 88 Dikirim ke Nduga

Oleh: Redaksi
Selasa, 04 Desember 2018 21:26:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Aboebakar Alhabsyi menilai pembinuhan 31 pekerja PT.Isataka Karya yang tengah membangun Jembatan Habema-Mugi, Kabupaten Nduga, Papua sudah termasuk tindakan terorisme karena sudah menebar teror dengan membunuh puluhan pekerja.

"Ini adalah tindakan keji dan biadap, kita mengutuknya," ujarnya dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Selasa (4/12/2018).

Menurut Anggota Komisi III DPR RI ini, aparat keamanan harus punya atensi yang tinggi terhadap persoalan ini. "Sebaiknya segera kirim densus untuk menyelesaikan teror tersebut. Hukum harus ditegakkan, pelaku teror harus diburu dan diadili sesuai dengan prosedur yang ada," tandasnya.

Lebih jauh, pria yang akrab disapa Habib ini mendesak aparat harus mampu menjaga stabilitas keamanan, jangan sampai pelaku teror dibiarkan tanpa penegakan hukum. 

"Saya rasa ini harus menjadi atensi khusus Ka Densus dan BNPT," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sebanyak 31 karyawan PT. Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua dikabarkan meninggal dunia. Para korban diduga ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

KKB menyerang para pekerja di barak yang terletak di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Sabtu (1/12/2018). Dalam penyerangan itu, menewaskan 24 pekerja.

KKB selanjutnya dikabarkan mengejar delapan korban yang bersembunyi di rumah salah satu anggota DPRD pada Minggu (2/12/2018). Dalam kejadian ini, tujuh korban dilaporkan tewas ditembak, sedangkan satu korban lainnya berhasil menyelamatkan diri.(Tim)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Catatan Akhir Tahun PT Pertamina RU II Dumai: "Reputasi Elok Dalam Gugatan"

    6 tahun lalu

    Oleh M. Syahrul Aidi Pemimpin Redaksi porosriau.com Tulisan mengutip data dari berbagai sumber   SEPANJANG tahun 2019 ini PT Pertamina RU II  Dumai menikmati fase-fase ind

  • Gelar Aksi Damai, Ratusan Buruh Desak Bupati Siak Copot Kepala Disnakertrans

    10 tahun lalu

    Ratusan buruh Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (F-SPTI) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Siak, menggelar unjuk rasa (aksi damai, red) di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

  • Kompolnas Kompak Diam Sikapi Maraknya Aktivitas Perjudian di Dumai

    8 bulan lalu

    Meskipun Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersikap tegas memerintahkan untuk menindak tegas aktivitas perjudian,namun arahan tak sejalan dengan kondisi di lapangan. Dugaan kuat proses pembiaran oleh APH dan lembaga

  • Jangan Ada Paksaan Penggunaan Atribut Natal kepada Karyawan

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Jelang Natal dan tahun baru yang tigggal hanya hitungan hari, hampir seluruh pelaku usaha di Kota Pekanbaru memberlakukan pemasangan atribut Natal kepada pekerjanya seperti penggunaan topi kerucut bergambar Sinterklas.

  • Antasari Azhar Minta SBY Ungkap Kasusnya Daripada Cuit-cuitan di Twitter

    9 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Mantan ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Antasari Azhar menyindir Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kerap mengkritik pemerintahan di akun twitternya. Yang terbaru, belakangan SBY menyampaikan kegundahan hatinya at

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.