Jumat, 26 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Jangan Ada Paksaan Penggunaan Atribut Natal kepada Karyawan
Senin, 19 Desember 2016 15:47:00

Jangan Ada Paksaan Penggunaan Atribut Natal kepada Karyawan

Oleh: Eza
Senin, 19 Desember 2016 15:47:00
BAGIKAN:
Int
ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Jelang Natal dan tahun baru yang tigggal hanya hitungan hari, hampir seluruh pelaku usaha di Kota Pekanbaru memberlakukan pemasangan atribut Natal kepada pekerjanya seperti penggunaan topi kerucut bergambar Sinterklas.

 Menyikapi kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Fikri Wahyudi Hamdani menegaskan kepada pelaku usaha yang ada di Pekanbaru agar tidak melakukan pemakaaan kepada pekerja untuk menggunakan atribut  Natal dan tahun baru.

 " Memang dapat dilihat saat ini pelaku usaha sudah memberlakukan penggunaan atribut Natal seperti penggunaan topi bergambar Sinterklas. Kita minta dalam penggunaan ini jangan ada paksaan" tegas Fikri Wahyudi ketika dikonfirmasi di kantor DPRD Kota Pekanbaru, Senin (19/12).

 Fikri kembali menegaskan jika pelaku usaha lebih mengedepankan pemaksaan penggunaan atribut Natal kepada pekerja terutama kepada kewenangan muslim agar dapat melaporkannya ke Komisi III DPRD Pekanbaru.

 " Sikap toleransi antar beragama dan saling menghargai sah sah saja. Akan tetapi jika ada pemaksaan kita terima pengaduan masyarakat yang merasa dipaksa oleh perusahaan terhadap penggunaan atribut Natal ini dan jelas akan ada sanksi," jelasnya.

 Selain himbauan ini, Fikri juga menegaskan kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru agar melakukan pemantauan langsung kepada pelaku usaha di Pekanbaru.

" Saya harap penggunaan atribut jelang datangnya Natal San tahun baru tidak menjadi persoalan baru ditengah masyarakat saat ini," pintanya. (Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    10 tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • MUI Riau Dukung Fatwa Haram Pengguna Atribut Natal Bagi Umat Islam

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Nazir Karim sepakat dengan MUI Pusat yang telah mengeluarkan fatwa terkait penggunakan atribut natal bagi umat muslim adalah haram.

  • Bupati Azis Himbau Masyarakat Saksikan Dan Ramaikan Ajang Porprov Riau Di Kampar

    9 tahun lalu

    Sementara bagi masyarakat yang ingin berjualan selama Car Free Day Azis tidak melarang namun hanya mengingatkan pedagang agar menjaga lingkungan dan membersihkan sampah berjualan.

  • Pedoman Media Siber

    10 tahun lalu

    Pedoman Pemberitaan Media Siber Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklaras

  • Kades Tarai Bangun: Kutipan Rp 10 Ribu Per KK Transparan

    10 tahun lalu

    PEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (AP

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.