Kamis, 23 Juli 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • APBDP 2017 Riau Diperkirakan Mencapai Rp10,3 Triliun
Sabtu, 05 Agustus 2017 17:22:00

APBDP 2017 Riau Diperkirakan Mencapai Rp10,3 Triliun

Oleh: Redaksi
Sabtu, 05 Agustus 2017 17:22:00
BAGIKAN:
int
APBD-P

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tengah mempersiapkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2017. Diperkirakan APBD Perubahan tahun ini mencapai Rp10,3 triliun. 

Informasi ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi Jumat (4/8/2017). Dalam anggaran itu Pemprov Riau tengah mencermati agar jangan sampai kurang‎ sehingga saat penyerahan KUA-PPAS ke DPRD semua harus sudah siap. 

"Kita sedang mencermati anggaran itu, baik mengenai mandatori dan distribusi belanja ‎agar betul-betul mencerminkan efesiensi. Jadi hampir sebagian besar itu perjalanan dinas dan belanja ATK kita kurangi," bebernya. 

Dengan begitu, lanjut Ahmad Hijazi, sehingga nanti saat pembahasan bersama DPRD tinggal mengawasi regulasinya saja. Karena pada umumnya semua ‎anggaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkurang disebabkan defisit anggaran, yang diakibatkan bayar hutang yang merupakan kewajiban harus dibayar. 

"Makanya Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) kita jauh menurun. Selama ini orang berpikir di Riau serapan tinggi itu bagus, padahal kenyataannya serapan yang bagus itu tentu berdampak terhadap sisa belanja berikutnya. Jadi paradigmanya berubah," ujarnya. 

‎Jika sebelum pada tahun 2016 belanja anggaran Riau itu disupport oleh dua sumber utama yakni pendapatan dan Silpa. Sekarang, kata Ahmad Hijazi tidak ada lagi. Sebab ‎bagaimana ke depan sumber anggaran harus berbasis pendapatan.‎ 

"‎Itu yang kita lihat adanya pergeseran. Ke depan berapa pendapatan, itulah yang harus dibelanjakan. Jangan membuat usulan kegiatan melebihi pendapatan yang ada. Dan kita harus berasumsi semua kegiatan harus bisa dijalankan, agar Silpa itu ada karena sisa tender saja," pungkasnya.***

Editor: Chaviz

Sumber: MC Riau

  Berita Terkait
  • Triwulan III, Investasi Di Pekanbaru Capai Rp 4,2 Triliun

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) – Tahun 2017, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru, menargetkan investasi sebes

  • APBD Riau 2019 Diperkirakan Tinggal Sekitar RP.8,1 Triliun, Berikut Penjelasan Sekdaprov

    8 tahun lalu

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau Tahun 2019 diperkirakan hanya tinggal sekitar Rp8,1 triliun. Jika dibandingkan dengan APBD tahun ini yang mencapai Rp10,09 triliun lebih, artinya tahun depan akan terjadi penurunan sekitar 20 per

  • Komisi D DPRD Provinsi Riau Kunjungan Kerja ke Negeri Serambi Mekkah

    10 tahun lalu

    Komisi D DPRD Provinsi Riau, jumat yang lalu, (20/5) melakukan kunjungan ke negeri serambi mekah, Nangroe Aceh Darussalam yang disambut baik oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.

  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    10 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Pandangan Umum Fraksi - Fraksi Tentang Nota Keuangan Kabupaten Kepulauan Meranti 2018

    9 tahun lalu

    Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, menargetkan Pendapatan pada tahun 2018 sebesar Rp. 1,08 Triliun lebih. Pendapatan Asli Daerah Pada tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan meranti menargetkan sebesar Rp. 93 Milyar lebih, terjadi pe

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.