Kamis, 09 Januari 2025
  • Home
  • PEKANBARU
  • Antisipasi PSK Kembali ke Maredan, Pol PP Pekanbaru Dirikan Tenda
Rabu, 25 Juli 2018 11:22:00

Antisipasi PSK Kembali ke Maredan, Pol PP Pekanbaru Dirikan Tenda

Oleh: Firman
Rabu, 25 Juli 2018 11:22:00
BAGIKAN:
Tenda yang dididirkan Satpol PP Kota Pekanbaru.
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pasca razia lokalisasi Maredan yang terletak diwilayah Kecamatan Tenayan Raya, yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Pekanbaru, pihak Satpol PP mendirikan tenda pengawasan dilokasi prostitusi tersebut, Selasa (24/7/2018).
 
Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono menegaskan, didirikannya tenda dilokasi Maredan bertujuan melakukan pengawasan agar penjaja sek komersial (PSK) yang berhasil dijaring dan dipulangkan kedaerah asalnya pada Selasa (24/7/2018), tidak kembali lagi ke Maredan.
 
"Kita pulangkan ke tempat asalnya. Kita (dirikan tenda,red) memastikan mereka tidak kembali ke lokalisasi," ujar Agus Pramono.
 
Berdasarkan pantauan dilapangan, sebelum 51 PSK dan tiga pria yang berhasil dijaring dipulangkan kedaerah asalnya, mereka dititipkan di rumah singgah Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru di Jalan Dt Wan Abdul Rahman. Setelah didata, para PSK ini diangkut kembali menggunakan truk ke lokalisasi Maredan untuk mengambil barang miliknya. 
 
Ditegaskan Agus Pramono, jika nantinya PSK yang dipulangkan kedaerah asalnya kembali lagi ke lokasi Maredan, pihaknya akan menindak tegas dengan cara dikarantina.
 
"Kalau mereka balik lagi. Kita akan tahan. Kita akan kembalikan mereka ke rumah singgah. Disitu kita bina," tegasnya. 
 
Masih dilokasi yang sama, salah seorang PSK, Dewi (21), asal Indramayu menuturkan, dirinya menyesal bekerja di cafe Maredan. "Nggak buat kayak gini lagi, capek saya ditangkap gini," ucapnya. 
 
Ia mengaku, setelah ini akan pulang ke daerah asalnya. Meski pendapatan bekerja di Maredan terbilang besar, Ia mengaku tidak akan kembali lagi ke lokalisasi tersebut. 
 
"Kalo pendapatan besar. Bisa Rp15 juta sebulan," kata dia. 
 
Ia menceritakan, Ia masih memiliki keluarga di Pekanbaru. Namun, keluarga besarnya semua ada di Indramayu. Kepada keluarga, Dewi mengaku bekerja di restoran. 
 
"Ada kakak (di Pekanbaru). Dia tinggal di Rusunawa Teleju. Orang tua taunya kerja di restoran, ngakunya gaji Rp2,5 juta sebulan. Kalo ngirim banyak nanti ditanya dapat dari mana uangnnya," kata dia. 
 
Usai mendirikan tenda di lokalisasi, penjamin para PSK ini mulai berdatangan. Setelah menandatangani surat perjanjian, para PSK yang didampingi penjamin ini pergi dari lokalisasi dengan membawa barang-barang serta pakaian mereka.
 
Sebelumnya, Minggu (22/7/2018) siang, Satpol PP Kota Pekanbaru menggelar razia di lokalisasi Maredan yang dikelilingi kebun sawit. Maredan berbatasan langsung dengan Kabupaten Siak.
 
Ratusan personil Satpol PP Pekanbaru ketika itu tiba dilokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Dari hasil razia, petugas berhasil mengamankan 51 orang wanita dan tiga orang pria. Sementara tiga orang wanita diduga PSK tidak digiring ke Kantor Pol PP Pekanbaru lantaran dalam kondisi hamil.(fir)
  Berita Terkait
  • Tutup Lokasi Prostitusi, Agus Pramono: Saya Siap Bangun Tenda dan Standby Dilokasi Bila Diperlukan

    7 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono tidak main-main dalam menegakkan peraturan daerah (Perda), terutama dalam menertibkan lokalisasi. Seperti halnya lokasi prostitusi, seperti Maridan, yang terletak di Jal

  • Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.

  • Bupati Rohil Pimpinan Apel Siaga Gabungan

    8 tahun lalu

    Bagansiapiapi(POROSRIAU.com) - Bupati Rokan Hilir H.Suyatno didampingi Danrem 031 Wirabima Brigjend. (Arh) Nurendi,Msi pimpin apel gabungan yang diikuti TNI/Polri,BPBD dan Kesbangpol dihalaman Kantor Dinas Kehutanan Batu Enam,Rabu ( 17/8/16).

  • Pemko Dirikan Tenda Dilokasi Banjir

    8 tahun lalu

    Akibat hujan yang terus mengguyur Kota Pekanbaru, berbagai wilayah tergenang air, diantaranya ruas Jalan Soekarno, tepatnya tak jauh diseputaran RS Eka Hospital, Perumahan Damai Langgeng dan beberapa wilayah lainnya.

  • Antisipasi Banjir, Gubri Pimpin Apel Siaga

    8 tahun lalu

    PEKANBARU- Untuk mengantisipasi musibah banjir yang dikhawatirkan akan melanda Kota Pekanbaru, Gubernur Riau, Arsadjuliandi Rahman, Senin (5/12/2016) memimpin langsung apel siaga penanganan banjir di halaman Kantor Wali Kota Pekanbaru.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2025 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.