Kamis, 09 Maret 2017 15:42:00
Cegah Beredar Permen Dot Diduga Ada Narkoba, BPOM dan Disperindag Diminta Turun Kelapangan
Oleh: Eza
Kamis, 09 Maret 2017 15:42:00
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Terkait di temukannya jajanan anak berbentuk permen dot di duga mengandung narkoba diminta segera di cegah. Jangan sampai jajanan serupa beredar di Pekanbaru ini.
Pasalnya, saat ini permen dot yang diduga mengandung narkoba dikabarkan sedang marak diperjualbelikan di sejumlah sekolah dasar dan taman kanak-kanak (TK) di Kota Surabaya, bahkan guna memastikan perihal kasus itu, pemerintah Surabaya Jawa Timur bersama pihak terkait lainnya seperti pihak BPOM dikabarkan sedang melakukan penyelidikan.
"Ini harus segera diantisipasi, jangan sampai masuk ke daerah kita. Untuk itu aparat kepolisian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Disperindag untuk bergerak turun ke lapangan memastikan permen dot yang diduga mengandung narkoba tidak beredar di Pekanbaru, telusuri setiap pedagang maupun produsen," demikian disampaikan Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Roem Diani Dewi saat dijumpai dikantornya.
Bahkan menurut Politisi PKS ini, jika kasus permen terindikasi mengandung narkoba ini benar adanya, pihak kepolisian diminta bisa bersikap tegas dan menegakkan aturan yang ada.
"Jika terbukti benar ada dan positif mengandung narkoba, kita minta pihak penegak hukum bisa bersikap tegas dan memberikan hukuman setimpal kepada pelaku tindak kejahatan baru ini, pasalnya mereka sudah berusaha merusak generasi bangsa dengan memasukkan zat-zat berbahaya ke dalam jajanan yang disasar oleh anak-anak," tegas Roem.
Lebih jauh Roem juga berharap, sebagai bentuk antisipasi, pihak pemerintah baik itu BPOM, Diskes dan pihak sekolah perlu bekerja sama melakukan sosialisasi kepada siswa tentang bahaya narkoba.
"Kita berharap para siswa diberi pemahaman tentang bahaya narkoba ini, apalagi jika dikemas dalam bentuk semenarik mungkin seperti dugaan permen dot mengandung narkoba itu, kan sangat susah sekali dikenali oleh masyarakat apalagi anak-anak, saya kira pihak sekolah juga berperan dan tidak boleh membiarkan pedagang berkeliaran di luar sekolah yang jajanananya belum terjamin kesehatan dan keamanannya," sebutnya.
Selain itu, kepada pihak masyarakat juga diharapkan lebih selektif lagi dalam membelikan jajanan untuk keluarga. "Jangan hanya dilihat dari kemasannya yang menarik saja, tetapi perhatikan semua aspek, mulai dari lebel halal, kadarluarsanya, komposisi, tertera atau tidak lebel BPOM dan segala macamnya, kalau tidak ada saya rasa nggak usah beli," pungkasnya.(Eza)
Editor: Chaviz
Isu Bakso Mengandung Babi, Roem: 'Perketat Pengawasan'
10 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pemerintah Kota Pekanbaru dalam hal ini Diperindag Pekanbaru, Dinas Kesehatan, dan BPOM Pekanbaru diminta perketat pengawasan terhadap produk penjualan makanan di Kota Pekanbaru.
Antisipasi Masuknya Barang Luar dan Kadaluarsa, SKPD Perlu Tingkatkan Pengawasan
10 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM),-- Jelang Natal dan tahun baru seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk meningkatkan pengawasan terutama terhadap produk-produk makanan dan minuman luar yang masuk dan beredar dan juga barang kadaluarsa di Pek
Kaban Satpol PP Pekanbaru Mengaku Sulit Tertibkan Kafe Di SM Amin
9 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Ada yang aneh dari pernyataan Kepala Badan (Kaban) Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian. Dirinya mengaku sulit untuk menertibkan usaha tak berizin yang berdiri diatas lahan milik pribadi.
Terkait Temuan Cacing di Produk Sarden, Bupati Meranti : Masyarakat Agar Teliti, Meskipun Sudah ada Lebel BPOM
8 tahun laluMERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H. Irwan M.Si, sangat geram atas temuan tiga produk ikan sarden diwilayahnya yang dipastikan didalamnya terdapat cacing. Menurutnya kejadian i
Selain Ringkus 4 Tersangka, Sat Narkoba Polres Meranti Juga Amankan 9 Paket Shabu.
8 tahun laluSELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Polres Kepulauan Meranti kembali meringkus 4 orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika, dan sekaligus mengamankan barang bukti (BB) diduga narkotika jenis









