Minggu, 19 Mei 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Kaban Satpol PP Pekanbaru Mengaku Sulit Tertibkan Kafe Di SM Amin
Jumat, 31 Maret 2017 17:22:00

Kaban Satpol PP Pekanbaru Mengaku Sulit Tertibkan Kafe Di SM Amin

Oleh: Redaksi
Jumat, 31 Maret 2017 17:22:00
BAGIKAN:
firman
Kaban Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian
 
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Ada yang aneh dari pernyataan Kepala Badan (Kaban) Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian. Dirinya mengaku sulit untuk menertibkan usaha tak berizin yang berdiri diatas lahan milik pribadi.
 
Komentar ini diungkapkan Zulfahmi Adrian saat diminta tanggapannya terkait keberadaan kafe diseputaran bundaran Jalan SM Amin. Keberadaan kafe ini dianggap telah meresahkan masyarakat. Bahkan, dilokasi tersebut terjadi peristiwa pengeroyokan terhadap korban Robi yang berujung kematian, Kamis (30/3/2017) pagi.
 
"Kalau kita semua sama. Semua orang bisa mendirikan usaha, namun jangan disalah gunakan. Seperti menjual narkoba, minuman keras ataupun prostitusi. Apalagi dia berusaha dilahan mereka sendiri, susah kita untuk menertibkannya. Memang, pengawasan kita yang harus kita tingkatkan. Bukan hanya Satpol PP saja, namun juga berbagai instansi, terutama yang memberikan izin," ungkap Zulfahmi Adrian ketika ditemui diruang kerjanya, Jum'at (31/3/2017).
 
Dikatakan Zulfahmi Adrian, kafe yang berada di Jalan SM Amin tersebut sudah beberapa kali di razia oleh pihaknya. Namun kafe itu masih tetap ada.
 
Ketika kembali ditegaskan upaya yang akan dilakukan terkait berdirinya lokasi hiburan yang disinyalir tidak mengantongi izin, dikatakan Zulfahmi Adrian.
 
"Yang jelas kita nanti tinggal menjadwalkan saja untuk target yang menjadi trending topic, tinggal menunggu waktunya saja. Kita saat ini tengah melakukan berbagai kesiapan HUT Satpol PP ke 67. Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian terkait M BOX, PKL (pedagang,red) di Jalan HR Subrantas dan juga warung remang-remang. Disitukan daerah rawan. Kita juga harus melihat kondisi disana sebelum kita turun," kata Zulfahmi Adrian.
 
Saat ditanya apakah Satpol PP tidak dilibatkan oleh instansi terkait (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dalam penertiban izin, dijawab Zulfahmi Adrian.
 
"Kita minta dilibatkan pada setiap opname izin usaha, seperti izin tempat hiburan atau perizinan lainnya yang berpotensi menimbulkan ketentraman dan ketertiban. Termasuk (penerbitan,red) Amdal atau UKL UPL," ujarnya.
 
Seperti diberitakan, peristiwa pengeroyokan di kafe Jalan SM Amin (Arengka II), Kecamatan Payung Sekaki, Kamis (30/3/2017) pagi,  menewaskan seorang pria bernama Robi (30) dengan tujuh luka tusuk di dada. Terkait kejadian tersebut, polisi mengamankan barang bukti dari TKP (Tempat Kejadian Perkara), yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, diantaranya sendal jepit, balok kayu, serta sebilah senjata tajam berupa parang.
 
Selang beberapa jam terjadinya kasus pembunuhan, tiga unit kafe dilokasi kejadian yang terbuat dari kayu ludes terbakar.
 
Lemahnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan juga menjadi sorotan anggota DPRD Kota Pekanbaru.(redaksi)
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Izin Mati Dua Tahun, Kimteng Tetap Beroperasi

    2 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walau izin yang dikantongi mati selama dua tahun, namun kedai kopi Kimteng di Jalan Senapelan, Kecamatan Senapelan yang dianggap menjadi ikon Kota Pekanbaru, tetap beroperasi.

  • Movie Box Terus Berulah, DPRD Salahkan Pemko Tidak Pro Aktif

    2 tahun lalu

    Keberadaan Movie Box (M-Box) yang berada di jalan SM Amin tampaknya terus membuat ulah di Kota Pekanbaru. Kali ini M Box kembali meresahkan karena dari razia cipta kondisi Polsek Tampan baru-baru ini, para pengunjung tempat hiburan tersebut kedapatan seda

  • Dugaan Pungli, Tiga Oknum Satpol PP Pekanbaru Terancam Dipecat

    tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Baru dua bulan menjabat Kepala Badan (Kaban) Pol PP Kota Pekanbaru, Agus Pramono menerima banyak pengaduan dari masyarakat terkait pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum anggotanya, baik yang berstatus Aparatur Sipil

  • Sasar Kos-kosan dan Karaoke, Satpol PP Pekanbaru Amankan 22 Wanita dan 8 Pria

    7 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Satpol PP Kota Pekanbaru akhirnya membuktikan, akan menyasar kos-kosan yang diduga kerap dijadikan tempat mesum. Bukan itu saja, Senin (15/10/2018), sekitar pukul 22.00 WIB, petugas Pol PP juga bergerak ketempat hiburan karaoke

  • Warung Remang-Remang Mulai Menjamur Di Rohul

    3 tahun lalu

    Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagai daerah yang dijuluki negeri seribu suluk, yang sangat kental nuansa islaminya, saat ini telah menjadi salah satu kota tujuan wisata religi bagi masyarakat luar Kabupaten Rohul bahkan luar provinsi Riau untuk berkun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.