Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Cegah Dan Antisipasi Karlahut, Forum Masyarakat Gotong Royong Simpang Baru Dikukuhkan
Rabu, 02 Agustus 2017 08:06:00

Cegah Dan Antisipasi Karlahut, Forum Masyarakat Gotong Royong Simpang Baru Dikukuhkan

Oleh: wn
Rabu, 02 Agustus 2017 08:06:00
BAGIKAN:
WN
Pembentukan Forum Masyarakat Gotong Royong Melawan Karlahut di Kelurahan Simpang Baru Kecamatam Tampan.

PEKANBARU-(POROSRIAU.COM)-Sebagai bentuk upaya pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karlahut), Selasa (1/8) dikukuhkan Forum Masyarakat Gotong Royong Melawan Karlahut di Kelurahan Simpang Baru Kecamatam Tampan.

Pembentukan forum ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya kebakaran lahan dan hutan (karlahut) serta pentingnya pemeliharaan lingkungan hidup.

Forum ini diketuai langsung Lurah Simpang Baru, Rien Riska Karvy, S.STP.M.Si yang beranggotakan Babinkamtibmas Poksek Tampan Bripka Febri Rosalim, Babinsa, Ketua RW 03, Ketua RT 01,02,03,04, Ketua Forum RT RW Kelurahan Simpang Baru serta sejumlah personil dari Damkar, Pemuda di RW 03 dan Security Unri.

"Hari ini kita membentuk Forum gotong royong melawan Karlahut. Kita sengaja melibatkan personil RT dan RW 03 dan pemuda yang wilayanya rawan terjadinya Karlahut terutama di wilayah Universitas Riau yang merupakan lahan gambut dan rawan kebakaran seluas lebih kurang 100 hektar," ungkap Lurah Simpang Baru.

Sementara itu Babinkamtubmas Polsek Tampan Bripka Febri Rosalim menambahkan, pembentukan forum ini bertujuan untuk membina dan mengarahkan para ketua RT/RW untuk bersama-sama mencegah Karlahut.

 "Dengan telah dibentuknya forum ini, kami berharap kepada RT/RW segera memberikan informasi ke kelurahan jika didaerahnya terjadi Karlahut," harapnya.

Dirinya juga berharap agar Ketua RT/ RW mengumumkan kepada masyrakat untuk tidak melakukan Karlahut. Karena sanksinya bisa pidana penjara 15 tahun atau denda 5 miliar.

"Semoga forum masyarakat gotong royong melawan Karlahut yang baru terbentuk ini bisa lebih berperan aktif dalam menjaga agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan," tutupnya. (wn)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Cegah Covid-19, Walikota Dumai Ikut Goro Penyemprotan Disifektan di Masjid

    6 tahun lalu

    Wako juga menjelaskan, usai dilakukan penyemprotan masjid harus disterilisasikan sehingga nanti shalat Jum’at baru bisa digunakan kembali.

  • Penderita DBD Tembus 118 Kasus, DPRD Pertanyakan Kinerja Jumantik

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Penderita Demam Berdarah Denque (DBD) di Kota Pekanbaru terus meningkat, bahkan minggu ke delepan 2017 ini, DBD sudah menyerang 118 korban.

  • Cegah Banjir Dan Tekan Kasus DBD, Kecamatan Pekanbaru Kota Agendakan Goro Di Sungai Sago

    9 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Guna mengantisipasi musibah banjir yang kerap melanda Kota Pekanbaru, pihak Kecamatan Pekanbaru Kota berencana menggelar gotong royong (Goro) massal di aliran Sungai Sago, Minggu (24/9/2017) pagi.

  • Waspada DBD, Bupati Keluarkan Instruksi

    10 tahun lalu

    Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengeluarkan Instruksi Nomor 113 tahun 2016 tentang Aksi Gerakan Masyarakat Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kegiatan 4M Plus. Setidaknya ada lima poin penting yang disampaikan untuk mencegah

  • Ini Program HM Wardan-Syamsudin Uti untuk Inhil

    7 tahun lalu

    Bupati Indragiri Hilir (Inhil), M Wardan didampingi Wakil Bupati, Syamsudin Uti menyampaikan program 100 hari kerjanya pada Rapat Paripurna Istimewa di aula gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (26/11/2018).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.