Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • DPRD Desak Sekolah Pro Aktif dan Memikirkan Masa Depan Siswa
Senin, 06 Maret 2017 15:41:00

Minta Tunggakan Sekolah Dilunasi Sebelum Ujian

DPRD Desak Sekolah Pro Aktif dan Memikirkan Masa Depan Siswa

Oleh: Eza
Senin, 06 Maret 2017 15:41:00
BAGIKAN:
int
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, H Zulkarnain SE

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Masuknya laporan dari orang tua siswa yang menyekolahkan anaknya baik itu sekolah negeri atau sekolah swasta tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru trendnya meminta pelunasan uang baik itu SPP, uang buku, hingga pelunasan uang masuk yang semua harus dibayar jika ingin mengikuti ujian mid semester. 

"Pihak sekolah meminta kami orang tua siswa untuk dapat melunasi segala tunggakan yang ada. Padahal ujian akhir nasional maupun ujian akhir sekolah masih beberapa bulan lagi. Kenapa saat ini anak kami tidak bisa mengikuti ujian mid semester," demikian disampaikan Rosita (32) salah seorang wali murid di salah satu SMP swasta di Pekanbaru.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, H Zulkarnain SE mendesak pihak sekolah pro aktif menyelesaikan persoalan sekolah degan murid. Setiap permasalahan yang ada, harus dicarikan solusinya. 

" tidak mungkin hanya tidak bisa melunasi semua tunggakan menjadi harga mati siswa tidak bisa mengikuti ujian, baik itu ujian mid semester, ujian akhir nasional dan ujian akhir sekolah tentunya ini tidak dibenarkan," ungkap Zulkarnain saat dikonfirmasi di kantor DPRD Pekanbaru, Senin (6/3).

Zulkarnain juga meminta sekolah-sekolah swasta ataupun sekolah negeri yang ada untuk mengizinkan terlebih dahulu anak-anak yang telat dalam pembayaran atau belum sanggup untuk pelunasan agar dapat mengikuti ujian terlebih dahulu.

" jika pihak sekolah meragukan ketidak sanggupan orang tua siswa apabila anak-anak muridnya terlebih dahulu mengikuti ujian tentunya. Kita meminta pihak sekolah harus membicarakan ini dengan orang tua siswa serta dengan membuat perjanjian," ungkapnya.

Diungkapkan Zulkarnain ini adalah persoalan masa depan para siswa, dan pihak sekolah juga harus memikirkannya.

"Jika sekolah meragukan, diawal tentunya pihak sekolah bisa membuat perjanjian dengan orang tua siswa apakah pelunasan tersebut bersifat diangsur, dan adanya donatur dari pihak sekolah. Yang jelas siswa-siswa yang menunggak pembayaran harus diberikan hak untuk mengikuti ujian," ungkapnya.

Lebih lanjut Zulkarnain meminta kepada pihak sekolah agar siswa-siswa yang masih memiliki tunggakan untuk tetap dapat mengikuti kegiatan ujian. Jika tidak diperbolehkan untuk mengikuti ujian ini tentunya pihak sekolah salah dan ini tidak diperbolehkan.

"Kita minta kepada dinas terkait untuk memberi suatu ketegasan untuk mengarahkan sekolah-sekolah swasta yang ada dapat memperbolehkan muridnya untuk mengikuti ujian terlebih dahulu. Jangan karena kejadian seperti ini menghambat pendidikan anak-anak, masih banyak solusi yang bisa dicari, dan sekolah harus memiliki kebijakan itu," tuturnya.(Eza)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Kasus Pemerkosaan Siswi SD, DPRD Desak Penegak Hukum Beri Hukuman Setimpal Terhadap Pelaku

    8 tahun lalu

    Mengetahui adanya kasus pemerkosaan yang menimpa siswu kelas VI sekolah Dasar (SD) di Pekanbaru, DPRD Kota Pekanbaru mengutuk keras. Pasalnya aksi bejat tersebut diduga dilakukan oleh dua orang oknum staf kampus ternama di Pekanbaru Riau baru-baru.

  • Wabup Said Hasyim Akui Kualitas Sekolah SMPN 2 Tebing Tinggi Tak Kalah Dibanding Swasta

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim menghadiri acara Perpisahan Siswa Kelas IX SMPN 2 Tebing Tinggi Tahun Ajaran 2017-2018, setelah melihat berbagai penampilan si

  • Dukung Literasi Anak, APICAL Salurkan Ratusan Buku ke Tiga Sekolah Dasar di Dumai

    12 bulan lalu

    DUMAI, 20 Juni 2025 — Sebagai wujud komitmen dalam mendukung pendidikan dasar, Apical yang merupakan perusahaan pengolah kelapa sawit terkemuka yang beroperasi di Kota Dumai, Provinsi Riau, m

  • Aktivis Pendidikan Desak Pencabutan Jabatan Plt Kadisdik Riau Erisman

    11 bulan lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Erisman Yahya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau yang ditunjuk Gubernur Abdul Wahid sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau sej

  • Sekolah Baru, Harapan Baru: Apical dan Pemkot Dumai Resmikan SDN 001 Lubuk Gaung

    11 bulan lalu

    DUMAI, 14 Juli 2025 — Lebih dari 100 siswa SDN 001 Lubuk Gaung kini dapat belajar di lingkungan yang lebih aman dan nyaman, menyusul peresmian kompleks sekolah baru yang dibangun atas kerja s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.