Rabu, 22 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Dugaan Penipuan, Travel Umroh Joe Pentha Digeledah Polisi
Kamis, 04 Januari 2018 23:13:00

Dugaan Penipuan, Travel Umroh Joe Pentha Digeledah Polisi

Oleh: Redaksi
Kamis, 04 Januari 2018 23:13:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Direktorat Reserse Kriminal Umum (DitresKrimum) Polda Riau, Kamis (4/1/2018) siang, melakukan penggeledahan Kantor Travel Umroh Joe Pentha yang berlokasi di Jalan Panda, Kecamatan Sukajadi, Pekanbaru.

Dalam penggeledahan terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan jamaah Umroh dan haji tersebut, selain menghadirkan tersangka MYJ alias Johan, penyidik Ditreskrimum Polda Riau juga melibatkan tim Inafis.

Sebanyak 3 koper diduga berkas dan beberapa helai pakaian Ihram, mukena dan tas disita petugas dari dalam kantor Travel Umroh Joe Pentha milik MYJ itu.

Sebelumnya, ratusan masyarakat menggiring MYJ alias Johan, selaku pemilik Pentha Travel, ‎ke Sentra Pelayanan Kepolisian‎ Terpadu (SPKT) Polda Riau, Jumat (29/9/2017) lalu.

Ratusan jemaah umrah dan haji khusus yang merada ditipu oleh pihak Pentha Travel itu, ingin Johan diproses hukum atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan hingga miliaran dana umrah.

Diduga ada sebanyak 785 orang calon jemaah yang ‎telah mendaftar diduga menjadi korban penipuan.  Para korban merasa ditipu lantaran telah berulang kali dijanjikan pemberangkatan hingga pengembalian uang, namun hingga dilaporkan para jemaah tak kunjung diberangkatkan dan dikembalikan uangnya.

Sebelum dilaporkan dan dibawa ke Mapolda Riau, Johan mengatakan, jika dana mereka tertahan di maskapai Air Asia di Malaysia. Ia berjanji, jika Pentha Travel akan mengembalikan dana para jemaah haji yang telah disetorkan ke pihaknya.Saat ini dirinya sedang menjual sejumlah aset miliknya untuk mengembalikan uang para ratusan para jamaah haji tersebut.(MC Riau)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • First Travel Habiskan Miliaran Rupiah Untuk Umrah Syahrini

    9 tahun lalu

    Kasubdit V Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Komisaris Besar Polisi Dwi Irianto mengatakan, kesaksian Syahrini diperlukan untuk melengkapi berkas para tersangka kasus dugaan penipuan yang menjerat biro perjalanan umrah First Travel.

  • Imingi Pekerjaan, Dirut PT Herlina Jaya Tipu Warga Ratusan Juta

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Dengan modus dapat menyalurkan tenaga kerja ke RS Aulia Hospital, yang terletak di Jalan HR Subrantas, Kecamatan Tampan, Dirut PT Herlina Jaya, HSY, diduga tipu puluhan warga hingga ratusan juta rupiah.

  • Harga Sarung Ponsel Bos First Travel Bikin Korban Terperanga, Mau Tau?

    9 tahun lalu

    Salah satunya yang membuat korban penipuan terperanga adalah ketika mengetahui harga sarung ponsel Anniesa.

  • Wanita Tajir Ini Serius Bakal Laporkan Suami Ke Polisi

    9 tahun lalu

    Wanita tajir, Muzdhalifah, ternyata serius melaporkan suaminya Khairil Anwar ke polisi. Ia akan membuat laporan dugaan penipuan yang dilakukan Khairil ke Polda Metro Jaya, sore ini, Selasa (19/9/2017).

  • 2017, OJK Bekukan 54 Perusahaan Investasi Bodong

    8 tahun lalu

    Selama tahun 2017, ada sekitar 54 perusahaan investasi bodong yang dibekukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dari jumlah tersebut, 4 diantaranya berada di Riau.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.