Minggu, 06 September 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Hasil Uji Labor Tidak Ditemukan Adanya Beras Plastik
Kamis, 06 Juli 2017 15:29:00

Hasil Uji Labor Tidak Ditemukan Adanya Beras Plastik

Oleh: Firman Tanjung
Kamis, 06 Juli 2017 15:29:00
BAGIKAN:
Ilustrasi
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Masyarakat Kota Pekanbaru bisa bernafas lega. Pasalnya isu beredarnya beras sintetis atau beras dicampur bahan plastik di Kota Pekanbaru terbantahkan. Hal ini setelah dilakukan pemeriksaan sampel di laboratorium Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM), dan diketahui hasilnya negatif.
 
Informasi ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman kepada sejumlah media, Kamis (6/7/2017).
 
Diketahui, setelah menunggu cukup lama, sampel berupa satu karung beras yang berhasil di dapat dari sebuah toko kelontong di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan menunjukkan bahwa purity index sampel beras menunjukkan angka 0.980477. Hal tersebut berarti sampel beras negatif mengandung bahan plastik.
 
"Kami cukup bersyukur, kekhawatiran selama ini bisa terjawab," ungkap Irba.
 
Diakui Irba, dirinya sempat ragu terhadap beras tersebut. lantaran ketika di cek secara fisik kondisi beras menunjukan tanda bercampur dengan bahan plastik. Dimana warna beras terlihat lebih mengkilat. Ketika di rendam ke air, beberapa bulir beras mengapung berkelompok. Persis seperti beras yang terbuat dari bahan plastik.
 
"Yang berhak menyatakan bercampur bahan plastik kan BBPOM. Karena mereka memiliki labor sendiri dan juga masuk ke dalam satgas pengawas makanan beredar," ujar Irba.
 
Pada masyarakat Irba mengimbau agar aktif dalam mengawasi peredaran bahan makanan. Jika menemukan kondisi dengan ciri-ciri fisik kurang lebih sama, diharapkan segera melapor ke Disperindag dan juga BBPOM.
 
"Itu kewenangan provinsi. Tapi kalau mau melapor ke kami (Disperindag,red) tetap bisa. Ujungnya kami akan tetap bawa ke BBPOM untuk di uji sampel," terang Kabid Perdagangan, Mas Irba Sulaiman.
 
Seperti diberitakan, warga Pekanbaru sebelumnya dihebohkan dengan temuan beras yang diduga terbuat dari plastik. Temuan tersebut terungkap saat warga yang berada di Jalan Suka Karya, Kecamatan Tampan kaget saat mencuci beras dan beras tersebut banyak yang mengapung. Merasa aneh, warga bersangkutan melaporkanya ke Disperindag Kota Pekanbaru.(fir)
Editor: Firman Tanjung

  Berita Terkait
  • Antisipasi Masuknya Barang Luar dan Kadaluarsa, SKPD Perlu Tingkatkan Pengawasan

    10 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM),-- Jelang Natal dan tahun baru seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk meningkatkan pengawasan terutama terhadap produk-produk makanan dan minuman luar yang masuk dan beredar dan juga barang kadaluarsa di Pek

  • Polisi Tewas di Dream Box Dumai, SP3 "Kado Pahit" HUT Bhayangkara

    tahun lalu

    SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) dalam konteks hukum pidana dapat menimbulkan kontroversi jika dianggap tidak adil. SP3 mengakhiri proses penyidikan suatu perkara, dan alasan penerbitannya seringkali menjadi sorotan, terutama jika melibatk

  • Panwaslu Kampar Temukan 200 Paket Sembako Dari Sebuah Rumah

    10 tahun lalu

    KAMPAR(POROSRIAU.COM)--Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Kabupaten Kampar bersama dengan Polres Kampar, Provinsi Riau, yang tergabung dalam tim penegakan hukum terpadu menyita ratusan paket sembako yang diduga terkait pemilihan bupati dan wakil bupati.

  • Polisi Amankan Pria Terduga Pengedar Narkoba

    10 tahun lalu

    Tim Opsnal SatRes Narkoba Polres Kampar berhasil meringkus seorang pengedar narkoba jenis shabu-shabu di wilayah desa Bina Baru kecamatan Kampar Kiri Tengah baru-baru ini.

  • 5 Pelajaran Hidup Dari Kisah Endang Irawan, Driver Gojek Yang Hidupi 126 Santri

    9 tahun lalu

    Pria yang kerap disapa dengan Bang Soplo ini tidak hanya bekerja sebagai driver Gojek demi keluarganya saja, tapi juga untuk menghidupi 126 santriwati yang ia asuh. Dan hebatnya

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.