Jumat, 05 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Rawan Kecurangan Dalam Pilkada, Romi Minta Sampaikan Data Penduduk Terbaru
Rabu, 04 Januari 2017 17:01:00

Rawan Kecurangan Dalam Pilkada, Romi Minta Sampaikan Data Penduduk Terbaru

Oleh: Eza
Rabu, 04 Januari 2017 17:01:00
BAGIKAN:
Int
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga SE.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) -- Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga SE berharap Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru bisa menjelaskan secara terbuka data warga dan jumlah kepala keluarga (KK) yang sudah merampungkan perekaman Kartu Tanda Penduduk. Mengingat KTP merupakan salah satu syarat warga untuk bisa ikut serta melakukan pencoblosan saat Pilkada serentak Februari 2017 nanti.

"Saat ini banyak terjadi kebingungan di tengah masyarakat, karena satu wilayah di Pekanbaru yakni kecamatan Tenayan dan Sail pada tahun ini jumlah penduduknya tiba-tiba meningkat tajam menjelang Pilkada. Padahal kalau dinilai secara logika tidak masuk akal, dari jumlah anggota legislatif saja di DPRD, Tenayan dan Sail hanya 7 kursi, sementara Kecamatan Tampan dan Payung Sekaki 12 kursi. Jadi kita minta Disdukcapil menyampaikan ke publik kenapa ini bisa terjadi," ungkap Romi, Rabu (4/1)

Romi juga menyentil banyak warga yang sudah mengurus KTP elektronik tapi tidak ada kejelasan kapan akan siapnya. Lebih menyedihkan, warga tidak diberi bukti keterangan sudah mengurus dan hanya dibilang pihak kecamatan akan dihubungi kalau sudah beres.

"Jangan seperti ini, KTP elektronik kan merupakan syarat untuk bisa mencoblos. Kasih dong bukti-buktinya kalau sudah mengurus. Kita tidak mau keterlambatan penyelesayan justru dimanfaatkan calon-calon tertentu untuk meraup keuntungan," jelasnya.

Romi juga menghimbau kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru untuk lebih mensosialisasikan perhelatan Pilkada Pekanbaru, termasuk juga persyaratan sebagai pemilih.

"Harus jelas persyaratannya disampaikan kepada warga, tidak bisa hanya sebatas disampaikan di media. Saat ini aksi nyata dengan melibatkan Rt dan Rw sangat diperlukan," tutur Politisi PDIP ini.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu KPU Kota Pekanbaru menghapus 1492 jumlah pemilih yang ada di Kecamatan Tampan dalam Pilkada Pekanbaru 2017. Penghapusan itu dilakukan saat KPU menggelar rapat pleno terbuka.(Eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Romi Minta Pilkada Pekanbaru Ditunda

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(PORSRIAU.COM)-- Lagi-lagi kekacauan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang di tetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru terkuak, kali ini tidak hanya ada pemilih ganda di Kecamatan Tenayan Raya ternyata juga ada temuan Daftar Pemilih Tetap (D

  • Kode Status Lima Desa Sudah Ketetapan Mendagri

    10 tahun lalu

    Pemerintah Pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali menegaskan bahwa lima desa (Rimba Makmur, Rimba Jaya, Muara Intan, Intan Jaya dan Tanah Datar) tetap masuk dalam wilayah Kabupaten Kampar.

  • Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test

    6 tahun lalu

    Tepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.

  • Jadwal Lengkap Tahapan Pilkada 2020

    6 tahun lalu

    Saat wabah ini merebak di Indonesia, tahapan Pilkada terhenti pada tahapan penyerahan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan.

  • Delapan Fraksi Sorot Persoalan Ranperda PKL

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Rabu (18/1) menggelar sidang paripurna ke-2 masa sidang pertama tahun 2017 tentang penyampaian pandangan umum setiap fraksi DPRD Kota Pekanbaru terhadap 6 Ranperda yang telah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.