Minggu, 19 April 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Rumah Adat Melayu Berusia 100 Tahun, LAM Minta Pemerintah Segera Renovasi
Sabtu, 21 Juli 2018 09:37:00

Rumah Adat Melayu Berusia 100 Tahun, LAM Minta Pemerintah Segera Renovasi

Oleh: eza
Sabtu, 21 Juli 2018 09:37:00
BAGIKAN:
Rumah Adat Melayu yang berusia 100 tahun, di Jalan Tanjung Batu No 83, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru.(Foto:Eza)

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)—Beberapa cagar budaya Melayu di Kota Pekanbaru, kini menjadi perhatian berbagai kalangan. Termasuk para datuk-datuk adat, yang ada di Kota Bertuah, Pekanbaru. Ketua LAM Pekanbaru, Datuk Yose Saputra bersama pengurus lainnya, sengaja mengunjungi rumah adat melayu yang berusia 100 tahun, di Jalan Tanjung Batu No 83, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Selasa (17/7) siang.

Kunjungan ini sudah lama diagendakan pihak LAM, sebagai pelaksanaan program kerja mereka, dalam melestari cagar budaya Melayu, yang ada di Kota Pekanbaru. 

“ Sangat miris melihat kondisi rumah adat ini. Seperti dibiarkan saja. Padahal sangat bersejarah bagi perkembangan Kota Pekanbaru hingga sekarang," kata Yose.

Disebutkan, kondisi rumah tersebut sudah lapuk, reot dan tidak layak di huni, meski kini masih di huni keluarga Ridwan Thahir, pemilik rumah. Kepada LAM, menantu Ridwan Thahir, Faridah, meminta kepada pemerintah, agar rumah tersebut direnovasi. Sebab, jika tidak bisa rubuh.

"Kita sudah akomodir keluhan penghuni rumah. Kesimpulannya, harus dibantu segera. Karena rumah ini asli rumah adat Melayu Pekanbaru, Riau," jelas Yose lagi. 

Diterangkan Yose yang juga Anggota DPRD Pekanbaru ini, untuk pelestarian cagar budaya Melayu di Kota Pekanbaru, Pemko sudah mengusulkan Ranperda Pelestarian Cagar Budaya, pada Prolegda Pekanbaru tahun 2018 ini.

Karena itu, pihaknya mendesak Baleg DPRD, untuk merampungkan pembahasannya tahun ini. Sehingga pada tahun 2019 nanti, Perda-nya bisa diterapkan. Tentunya apapun yang berkaitan dengan cagar budaya Melayu, bisa dianggarkan di APBD Pekanbaru.

"Tapi untuk sementara, rumah adat Melayu ini sudah mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Rencananya, LAM Pekanbaru bersama Dinas Pariwisata Riau, akan mengunjungi rumah tersebut, Rabu (18/7/2018) besok. Hasil kunjungan tersebut bisa dijadikan acuan untuk ditindaklanjuti," paparnya.

Lebih lanjut Yose juga meminta jelang disahkannya Perda Cagar Budaya, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pariwisata, bisa menganggarkan biaya renovasi rumah tersebut. Jika perlu, pada APBD-P 2018 bisa dianggarkan, meski tidak bisa banyak.

"Kalau untuk anggaran penuhnya, bisa di APBD murni 2019. Sehingga bisa komprehensif renovasi rumah tersebut. Makanya, dari sekarang kita LAM terus mengingatkan pemerintah, agar cagar budaya yang ada di kota ini dilestarikan. Karena hal ini menjadi identitas Kota Pekanbaru, yang merupakan Ibukota Provinsi Riau," pintanya. (eza)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Penyanyi Legendaris Malaysia Jefriden Bakal Hibur Masyarakat Bengkalis Dan Sekitarnya

    9 tahun lalu

    Untuk mengeratkan hubungan atau silaturahim yang telah ada sejak lama inilah akhirnya digagas kegiatan Silaturahim Pendengar antara RTM Melaka Malaysia dengan pendengar RRI Bengkalis dan Siak Sri Indrapura.

  • Putra Minta Dukungan Masyarakat Riau Agar Lolos Pada Audisi The Voice Kids Global TV Di Jakarta

    9 tahun lalu

    Karena kalau tidak ade polling sms maka tidak ade artinya perjuangan Putra di Jakarta nantinye. Dan siape saje yang minat dengan Putra, kami minta dukungan dengan mengirim SMS dukungan

  • Jemput Bola Kejar Dana APBN, Wakil Bupati Dan Ketua DPRD Meranti Beserta Kepala Desa Sambangi Beberapa Kementrian

    8 tahun lalu

    Kondisi APBD Kepulauan Meranti yang terus menurun kini berkisar diangka 1.1 Triliun rupiah dinilai tak cukup untuk menggesa pembangunan Kabupaten dalam rangka mengejar ketertinggalan, apalagi sebagai Kabupaten baru yang masih seumur jagung.

  • Wakapolda Riau Bersama Wabup Meranti Lakukan Pelatakan Batu Pertama Pembangunan Mapolres Meranti.

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Wakapolda Riau Brigjendpol. H.E. Permadi MH, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mapolres Kepulauan Meranti,

  • Kementerian Agama Telusuri Pernikahan Sedarah

    10 tahun lalu

    DUMAI(PR) - Seorang bapak di Dumai berinisial Za (40) dengan pekerjaan serabutan diduga tega menggauli dan menikahi putri kandung yang dikabarkan masih berusia 16 tahun dan melakukan pernikahan sir

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.