Jumat, 10 Juli 2020
  • Home
  • PEKANBARU
  • Vonis Kurungan 10 Tahun 6 Bulan, Mantan Sekda Dumai "Dibina" Dirumah Tahanan Klas IIB Pekanbaru
Sabtu, 20 Juni 2020 00:03:00

Vonis Kurungan 10 Tahun 6 Bulan, Mantan Sekda Dumai "Dibina" Dirumah Tahanan Klas IIB Pekanbaru

Sabtu, 20 Juni 2020 00:03:00
BAGIKAN:

Pekanbaru, POROSRIAU.COM – Mantan Sekda Dumai yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas PU Kabupaten Bengkalis 2013-2015, M Nasir dieksekusi ke Rumah Tahanan Klas IIB Pekanbaru berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Josep Wisnu Sigit dan Dormian selaku Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan Putusan Mahkamah Agung RI No. 1636 K/Pid.Sus/2020 tanggal 19 Mei 2020 jo Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi Pekanbaru No. 23/Pid.Sus/TPK/2019/PT. PBR tanggal 13 November 2019 dalam perkara atas nama terpidana M Nasir.

“ Pelaksanaan putusan tersebut, dengan memasukkan terpidana M Nasir ke Rumah Tahanan Klas IIB Pekanbaru untuk menjalani pidana penjara selama 10 tahun dan 6 bulan dikurangi selama berada dalam tahanan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, (19’06/20) Selain itu, M Nasir sebagaimana dilansir antarariau juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan dan pembayaran uang pengganti sebesar Rp2 miliar.

“ Jika tidak membayar maka harta bendanya disita dan dilelang oleh jaksa untuk menutupi uang pengganti tersebut dengan ketentuan apabila terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi maka dipidana dengan penjara selama 1 tahun,” ucap Ali.

Diketahui, M Nasir telah dinyatakan bersalah dalam melakukan tindak pidana korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis, Riau.

Sebelumnya pada 28 Agustus 2019, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru menjatuhkan vonis 7 tahun penjara dan Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan terhadap M Nasir. Selain itu, M Nasir juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp2 miliar.

M Nasir bersama Direktur PT Mawatindo Road Construction (MRC) Hobby Siregar diduga melakukan tindak pidana korupsi kegiatan peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis yang merugikan negara sebesar Rp105 miliar.

Keduanya melakukan beberapa perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain maupun suatu korporasi pada Agustus 2012 hingga Desember 2015 silam. Nasir memperkaya diri sebesar Rp2 miliar, kemudian Hobby Siregar Rp40,8 miliar.(red-01)
Sumber: RiauCrime.com

  Berita Terkait
  • Dikurangi, Johar Firdaus Divonis 4 Tahun 6 Bulan

    3 tahun lalu

    "Turun satu tahun dari vonis di tingkat pertama," ujar Panmud Tipikor pada PN Pekanbaru, Denni Sembiring, Rabu (21/6/2016).

  • Mantan Kepala Desa Di Meranti, Divonis 5 Tahun Penjara Korupsi Dana Desa

    tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Mantan Kepala Desa Citra Damai, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Muhammad Munib (41), divonis 5 tahun penjara karena korupsi Alokasi Dana Desa (ADD

  • Bupati Harris Lepas Keberangkatan Jemaah Haji

    3 tahun lalu

    Pelepasan hari pertama keberangkatan kloter 6 Jemaah haji Kabupaten Pelalawan dilaksanakan usai pelaksanaan shalat subuh berjamaah.

  • 229 Napi Di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Dapat Remisi, 1 Orang Bebas

    3 tahun lalu

    Sebanyak 299 narapidana (Napi), dari 730 warga binaan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, mendapatkan remisi 17 Agustus‎ pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017).

  • Usai Banding Di PT Pekanbaru, JPU Kejari Siak Tuntut Terdakwa Yulison Empat Tahun Penjara

    3 tahun lalu

    Pasca dikabulkannya banding yang diajukan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak di Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru. Terdakwa kasus tindak pidana Narkoba Yulison Andri Putra (29), yang pada beberapa waktu lalu sempat dikeluarkan (dibebaskan, red) dari

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.