Sabtu, 02 Mei 2026
  • Home
  • PELALAWAN
  • Pertanyakan Pelalawan Terang, Masyarakat Ransang Demo Kantor Bupati Pelalawan
Rabu, 29 November 2017 19:54:00

Pertanyakan Pelalawan Terang, Masyarakat Ransang Demo Kantor Bupati Pelalawan

Oleh: Rik
Rabu, 29 November 2017 19:54:00
BAGIKAN:
Ratusan Pemuda Masyarakat Desa Ransang gelar Aksi Damai di Kntor Bupati Pelalawan.(Foto:Rik)

PANGKALAN KERINCI (POROSRIAU.COM)-Ratusan Pemuda Masyarakat Desa Ransang gelar Aksi Damai mempertanyakan Pelalawan Terang yang belum dirasakan masyarakat, Rabu (29/11) di depan Kantor Bupati Pelalawan.

Pasalnya, sudah hampir dua tahun lebih tiang listrik tersebut berdiri, namun sampai saat ini masyarakat masih belum merasakan aliran listrik.

Koordinator Lapangan (Korlap) Mulyadi menyebutkan sampai saat ini  masih belum merasakan namanya Pelalawan Terang. Pada hal sudah lebih dua tahun tiang listrik itu berdiri di desanya.

"Kami hanya ingin menagih janji Bapak Bupati Pelalawan hari ini, sebab sudah lebih 2 tahun kami bersabar menanti listrik hidup di desa kami," ujarnya.

Disebutkannya, bahwa masyarakat sebelum melakukan aksi damai ini, terlebih dahulu sudah mempertayankan pada pihak Pemerintah Daerah melalui DPMPD tentang aliran listrik di Desa Ransang, namun tidak ada kejelasan.

" Melalui aksi damai ini, Pemerintah Daerah mendengar secara langsung aspirasi yang disampaikan, sebab selama ini masyarakat sudah cukup sabar menanti listrik hidup dirumahnya," ucapnya.

Usai orasi, Pemerintah melalui Sekretaris Daerah T. Muklis mengajak masyarakat melakukan mediasi dalam mencari solusi untuk persoalan ini.

" Kita akan memberikan solusi dengan beberapa opsi agar dapat diselesaikan persoalan ini," terang T Muklis dihadapkan Pendemo.

Dijelaskannya, opsi pertama tentunya harus dibangun tiang listrik yang belum berdiri di perbatasan desa, tetapi harus dirubah aturannya terlebih dahulu, sebab pembangunan ini di luar Desa Ransang.

Sedangkan opsi kedua, dikhususkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pelalawan agar membangun jaringan dan dibebankan ke BUMD.

" Kita akan memilih opsi yang mana yang lebih muda, dan bisa direalisasikan secepatnya," tegasnya.

Selain itu, persoalan ini harus menjadi tanggung jawab Desa Ransang dan Desa Merbau, bahkan Kecamatan hingga Kabupaten. (rik)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Luar Biasa, Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut-Turut

    8 tahun lalu

    Untuk keenam kalinya Pemkab. Kepulauan Meranti meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, penyerahan simbol supremasi tertinggi atas kesempurnaan Laporan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah Daerah itu, bertempat di Aula Kantor BPK RI Perwakila

  • Potensi Pertanian dalam Pelalawan Makmur

    8 tahun lalu

    Pertanian padi di Kecamatan Kuala Kampar tak diragukan lagi potensi yang dimiliki oleh kecamatan terluar Kabupaten Pelalawan ini, dikenal sebagai lumbung padinya Kabupaten Pelalawan, dengaan memenuhi 90 persen kebutuhan gabah daerah yang sudah berusia 18

  • HM Harris Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama Pemkab Pelalawan

    9 tahun lalu

    PELALAWAN(POROSRIAU.COM) - Bupati Pelalawan HM Harris resmi melantik dan mengambil sumpah janji jabatan kepada 11 Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan tahun 2017, Rabu (8/2) kemarin di Kantor gedung daerah Laksaman

  • Bupati H.M.Harris Kongkow dengan Pedagang dan Resmikan Teras Digital Bank BRI Pasar Baru

    9 tahun lalu

    PELALAWAN(POROSRIAU.COM)--Dalam sambutannya Bupati Pelalawan H.M.Harris  memberikan apresiasi tinggi terlebih dahulu kepada Bank BRI yang peduli kepada putra dan putri tempatan untuk dapat dit

  • Bupati Pelalawan: Riau Akan Maju Bila Masyarakat Bisa Merubah Mindset untuk Melakukan Pembaharuan dan Inovasi

    9 tahun lalu

    Saat membuka pembicaraan Bupati Pelalawan H.M.Harris melihat secara garis besar bahwa riau kaya akan SDA (Sumber Daya Alam ) salah satunya adalah disektor migas akan tetapi hal tersebut bukanlah menjadi dasar untuk saat sekarang daerah kita bergantung den

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.