Jumat, 16 Desember 2016 06:06:00
E-tilang Dimulai, Selamat Tinggal Uang Damai
Oleh: Redaksi
Jumat, 16 Desember 2016 06:06:00
Upaya efesiensi dan memperbaiki citra polisi.
POROSRIAU.COM – Ada stigma yang melekat pada masyarakat Indonesia saat terkena tilang. Masyarakat kita dianggap lebih suka berdamai dengan polisi saat hadapi tilang ketimbang menyelesaikannya ke pengadilan. Maksud damai itu yakni memberi lembaran uang yang diselipkan di buku tilang polisi sebagai kompensasi atas kesalahan yang diperbuat.
Cara itu dianggap lebih mujarab daripada harus bersusah payah mendapatkan objek barang yang disita polisi di pengadilan. Belum lagi harus menyisihkan waktu di hari kerja, membayangkan betapa ngerinya berhadapan dengan hakim di meja hijau. Singkatnya, buang-buang waktu dan menguras tenaga.
Tak sedikit pula masyarakat yang buta hukum, hingga menganggap ribet mengurus tilang di persidangan dan berujung menempuh jalur damai.
Gayung bersambut saat pelanggar nakal bertemu oknum polisi yang memanfaatkan situasi. Alih-alih tegas menegakkan hukum, justru berubah lembut menyunggingkan senyum saat ada pelanggar yang tawarkan jurus damai. Bahkan tak sedikit pula oknum polisi yang terang-terangan meminta uang damai agar perkaranya diloloskan.
Maraknya aksi berujung damai tak ditampik kepolisian. "Selama ini memang penegakan hukum kita masih terkesan lambat, berbelit-belit, birokratis dan kental adanya praktik-praktik pungutan liar dan kurang transparan," tutur Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, seperti dilansir viva.co.id
Maka itu, kini Polri coba menerapkan sistem baru yang diharap dapat memberangus praktik pungli dan suap di jalanan melalui tilang elektronik atau e-tilang. Secercah harap dimulai. Polri menganggap sistem ini sebagai sebuah senjata ampuh untuk berangus praktik 'damai' yang telah jadi momok mengerikan di masyarakat.
Sistem ini oleh polisi dikenal sebagai Elang, kependekan dari e-tilang. Konsep tilang elektronik sebenarnya sudah beberapa tahun belakangan digembar-gemborkan. Namun beberapa tahun itu pula implementasinya tertatih-tatih. Sementara kini Korlantas Mabes Polri mengaku mantap bakal memberlakukan e-tilang.
"Ini merupakan sistem baru untuk mencegah praktik pungli. Dengan sistem itu, tak ada lagi permainan antara petugas dengan pelanggar. Setelah ini kita harapkan tidak ada lagi yang namanya kolusi atau kecurangan lainnya kepada aparat," ungkap Wakil Kepala Korlantas Polri Brigadir Polisi Indrajit.***
Editor: Chaviz
Kukuhkan Pengurus IKM Masa Bakti 2017-2022, dan Resmikan Rumah Singgah Pemda Meranti di Karimun, Bupati Irwan Berharap: Masyarakat meranti yang ada di karimun semakin kompak.
8 tahun laluTJ. BALAI KARIMUN(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, hadiri pengukuhan Ikatan Kekerabatan Masyarakat Meranti Karimun (IKM-Karimun) Periode 2017-2022, kegiatan yang di
Lama Terpisah, Ely Sugigi ingin Diakui sebagai Ibu Kandung
8 tahun laluEly Sugigi membuat pernyataan mengejutkan tentang anak-anaknya. Ia mengaku memiliki tiga orang anak dari pernikahan dengan suami pertamanya, Arifin. Sebelumnya, dalam akun Instagram miliknya, ia hanya membagikan foto bersama dua orang anaknya, Yoga dan Ul
Aksi Bela Kitabullah 4 November 2016, "Umat Islam Bukan Kelompok Bayaran"
10 tahun laluRatusan ribu umat muslim datang dari berbagai daerah untuk menghadiri dan mengikuti Aksi Damai Bela Kitabullah (Al Quran, red) di Ibukota Jakarta, Jum'at (4/11/2016) siang, bertepatan dengan tanggal 3 Syafar 1438 H.
Disinyalir Warnet Jadi Wadah Judi, Kades Tarai Ajak Orangtua Awasi Anak Bermain di Warnet
10 tahun laluKepala Desa (Kades) Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar ,Andra Maistar S.Sos mengajak orang tua untuk mengawasi anak yang bermain di warnet. Pasalnya keberadaan warnet saat ini banyak yang beroperasi 24 jam dan sangat meresahkan warga sekita
Kedapatan Mengantongi Sabu, Pegawai Honorer Diringkus Polsek Kampar
10 tahun laluKAMPAR(POROSRIAU.COM)-- Tim Opsnal Polsek Kampar melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu-shabu di wilayah Air Tiris Kecamatan Kampar, sekira pukul 09.00 Wib Jumat (06/01/2017)









