Selasa, 06 November 2018 12:46:00
Yusril Gabung Jokowi karena Dicuekin Prabowo?
Selasa, 06 November 2018 12:46:00
JAKARTA,POROSRIAU.COM- Apa yang membuat Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra tetiba menjadi pengacara hukum Jokowi-Ma'ruf, mungkin salah satunya 'dicuekin' Prabowo. Sebelumnya, Yusril dikenal dekat dengan kubu oposisi, bahkan beberapa komentarnya kerap mengkritik kebijakan pemerintah, diantaranya terkait pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan, Yusril juga menjadi pengacara bagi HTI.
Bahkan, mantan menteri di era Presiden SBY ini pada tahun 2016 pernah mengkritik presiden dengan sebutan goblok. Dirinya juga mengkritik keras lahirnya Undang-Undang Ormas. Yusril sebelumnya begitu kencang mengkritisi pemerintahan Jokowi. Dia menentang pemerintahan Jokowi yang membubarkan Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Menurutnya tindakan pembubaran Ormas itu adalah “logika aneh” yang diterapkan secara sewenang-wenang oleh negara.
Hal tersebut yang membuat Yusril dekat dengan kubu oposisi. Ditambah lagi jelang pendaftaran Pilpres 2019, Yusril membawa PBB untuk menyatakan sikap politik mendukung Koalisi Keumatan yang digagas oleh Rizieq Shihab. Koalisi itu diikuti parpol lain seperti Partai Gerindra, PAN, dan PKS.
Namun perlahan sikap PBB itu pudar. Manuver politik Yusril justru lebih banyak mengkritisi kubu oposan. Yusril misalnya pernah berkomentar pedas soal sikap Amien Rais yang mengatakan siap maju sebagai calon presiden. Dia langsung menegaskan bahwa ia tidak ikut-ikutan dengan manuver Amien Rais tersebut. Padahal Yusril dan Amien sama-sama berada di barisan oposan pemerintah.
Pada 10 Agustus 2018, ketika Pilpres 2019 resmi hanya terdiri dari dua kandidat yang akan bersaing, Yusril menegaskan bahwa PBB fokus Pileg 2019. Tak ada dukungan PBB untuk salah satu kandidat Pilpres 2019.
Renggangnya hubungan Yusril dan PBB dengan kubu Prabowo-Sandiaga, makin terlihat pada 14 Agustus 2018. Hari itu melalui akun Instagram miliknya @yusrilihzamhd, Yusril menyatakan bahwa Koalisi Keumatan yang dulu sempat digagas, hanyalah sebuah fatamorgana. Lebih parah, Yusril merasa PBB tak pernah dilibatkan di sana.
Berselang sebulan, Yusril memperjelas sikap politik PBB. Menurutnya mendukung Prabowo-Sandiaga hanya akan menguntungkan Partai Gerindra. Sedangkan PBB tak akan mendapat apa-apa.
Yusril lantas menerima tawaran menjadi pengacara Jokowi-Ma’ruf. Jika dia meninggalkan Prabowo-Sandiagan Uno dengan alasan tak mendapat apa-apa, Yusril justru bergabung dengan Jokowi-Ma’ruf ini, “gratis, tanpa bayaran apa-apa.”
“Menjadi lawyer haruslah memberikan masukan dan pertimbangan hukum yang benar kepada klien agar klien tidak salah dalam melangkah, serta melakukan pembelaan jika ada hak-haknya yang dilanggar pihak lain,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/11/2018).(rdh)
tirto.id
2.700 THL Pemko Pekanbaru Kantongi Kartu BPJS Ketenagakerjaan
8 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Terhitung tahun 2017, hingga saat ini, sudah 2.700 tenaga harian lepas (THL) dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengantongi kartu BPJS Ketenagakerjaan. Ribuan THL ini berasal dari berbagai organisasi perangkat daera
Antara Jokowi dan Prabowo, Yusril: Untuk Apa Kita Capek-capek Dukung Salah Satunya
8 tahun laluPartai Bulan Bintang (PBB) memutuskan untuk netral dalam pilpres 2019. PBB sebagai salah satu partai peserta pemilu tidak mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin atau Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Gaet Ulama jadi Cawapres, Yusril: Jokowi Sudah Merasa Sakti Mandraguna
8 tahun laluKetua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyebut calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) telah merasa sakti atau kuat, karena memilih Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Maruf Amin sebagai calon wakil presiden pendampingnya.
Politikus Gerindra: Yusril Dibutuhkan Jokowi Rengkuh Ummat Islam, Tapi itu Tak Berpengaruh
8 tahun laluKeberadaan Yusril Ihza Mahendra di kubu Jokowi, dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono adalah untuk meraih suara ummat Islam dan menepis citra negatif anti Islam. Mengingat Yusril selama ini mendukung Rizieq Shihab hingga HTI
Jubir BPN Ungkap Gelagat Jokowi Tawarkan Gerindra Masuk Kabinet
7 tahun laluJAKARTA (POROSRIAU.COM) - Penjajakan atau komunikasi politik pasca pemilihan presiden yang lalu disebut-sebut telah dilakukan oleh sejumlah pihak. Anggota Badan Komunikasi Partai Ger









