Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • BENGKALIS
  • Indomaret Makin Menjamur, Kadin: Saya Tidak Bisa Membendung
Kamis, 09 Februari 2017 08:25:00

Indomaret Makin Menjamur, Kadin: Saya Tidak Bisa Membendung

Oleh: Dery
Kamis, 09 Februari 2017 08:25:00
BAGIKAN:
Dery
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kabupaten Bengkalis, Masuri SH

BENGKALIS(POROSRIAU.COM) -Keberadaan toko modern  Indomaret di Pulau Bengkalis memang menjadi berkah tersendiri bagi para pencari kerja khusus anak tempatan. Namun disisi lain, keberadaan Indomaret kini menjadi perbincangan karena beroperasi tanpa izin Pemerintah setempat.

Ditambah lagi, semakin hari Indomaret semakin menjamur, saat ini sudah ada 4 unit pertokoan Indomaret. 3 di kota Bengkalis dan 1 di Selat Baru.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kabupaten Bengkalis Masuri SH mengatakan, dari awal Kadin keberatan adanya Indomaret di Bengkalis, mengingat dari aspek apapun Bengkalis belom cocok adanya pertokoan sejenis Indomaret.

"Tetapi Kadin tidak mampu membendung itu karena ini merupakan wewenang pemerintah. Kalau Pemerintahnya tidak melarang dan memberi izin kita mau bilang apa. Cuma kadin berharap keberadaan Indomaret tidak mematikan usaha-usaha kecil disekitarnya,"ungkap Masuri, Rabu (8/2) diruang kerjanya.

Diutarakannya, keberadaan Indomaret pasti berdampak pada usaha kecil disekitar. Kendati demikian, imbuhnya, harus adanya langkah-langkah konkrit Pemerintah kepada Indomaret untuk menjaga stabilitas dari pada pedagang kecil.

"Memang ada (usaha kecil) mengadu Kadin, namun Kadin tidak bisa berbuat apa-apa karena pemerintah sendiri mengizin itu buka. Kalau memang itu tidak ada izin kenapa dibiarkan, seharus pemerintah tegas,"sebut Masuri.

Diakuinya, Indomaret merupakan sebuah usaha yang berada dibawah Kadin, namun memikirkan dampak menjamurnya Indomaret berimbas pada pedagang kecil membuat Kadin merasa keberatan keberadaan Indomaret di Bengkalis.

"Memang ini sulit namun kita harus memikirkan usaha lainnya, apalagi selama ini kita mengutamakan ekonomi kerakyatan,"pungkas pria sapaan akrab Bagong ini.(der)

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Pekanbaru Jadi Sorotan Tentang Pelayanan Publik

    9 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Guna mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan publik yang ada di kota Pekanbaru, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (7/2) siang menggelar hearing terbuka dengan pihak Ombudsman RI Provinsi Riau.

  • Kompolnas: Laporkan Ke Propam Atau Kompolnas

    6 tahun lalu

    Pernyataan ini disampaikan, Poengky Indarti menanggapi dugaan tebang pilihnya pihak Kepolisian Resor (Polres) Dumai menindak perjudian yang marak di Kota Dumai dengan indikasi penyalahgunaan izin Gelper.

  • Bupati Meranti Buka Lokakarya dan Sosialisasi PATEN Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ajak RT dan RW Berperan Aktif Dalam Menggesa Pembangunan Daerah

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka acara Loka Karya dan Sosialisasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) untuk RT dan RW Se-Kecamatan Te

  • Diduga Rekayasa Kasus Baznas Dumai, Ardi Sebut Seizin Jaksa

    3 tahun lalu

    Perencanaan atas dasar kejahatan atau persekongkolan terindikasi kuat pada kasus dugaan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Baznas Dumai Tahun Anggaran 2019 hingga 2021 yang berdampak timbulnya kerugian keuangan negara sebesar Rp1.420.405.500,00. Ardi

  • Sukiman: Demo Anti Alfamart Diduga Ada yang Gerakkan

    10 tahun lalu

    Pendirian Alfamart di kabupaten Rokan Hulu (Rohul) masih menjadi polemik di kalangan masyarakat dan pejabat Rohul, setelah Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar aksi demo di kantor Bupati pada Rabu (26/10/2016) lalu.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.