Sabtu, 30 Mei 2020
  • Home
  • DUMAI
  • 10 Kasus Positif, Syaful : Kemungkinan Ada Penambahan Lagi
Selasa, 28 April 2020 22:55:00

10 Kasus Positif, Syaful : Kemungkinan Ada Penambahan Lagi

Selasa, 28 April 2020 22:55:00
BAGIKAN:
DUMAI, POROSRIAU.COM - Juru Bicara COVID-19 Riau dr. Indra Yovi Sp.P (K) di Pekanbaru, Selasa, menyatakan penambahan satu pasien merupakan bagian klaster Pertemuan Tenaga Kesehatan (Nakes) Teladan di Dumai. Hingga kini sudah ada empat orang yang tertular dari klaster tersebut, mayoritas adalah dokter dan perawat, Selasa (28/04/2020).
 
Tambahan satu pasien yang terkonfirmasi positif adalah warga Dumai berinisial S. Pasien berusia 31 tahun itu sudah diisolasi dan dirawat di RSUD Dumai.
 
"Pasien S merupakan hasil penelusuran kontak erat dengan yang termasuk dalam klaster Pertemuan Nakes Teladan di Dumai," kata Indra Yovi seraya menambahkan pasien S adalah pegawai administrasi Puskesmas.
 
Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Kota Dumai, dr Syaiful kepada media ini menjelaskan bahwa penambahan hari ini dari hasil tracking terhadap kasus pertama di Puskesmas Sungai Sembilan.
 
"Dari kasus pertama di Puskesmas kita tracking, dapat yang positif hari ini," jelasnya.
 
Dilanjutkan Syaiful, hari ini keluar hasil dari labor swab di Pekanbaru sebanyak 8 dimana 7 diantaranya negatif dan 1 positif."Sekarang kita masih menunggu 8 hasil swab lagi," ujarnya.
 
Disebutkan Syaiful, persentase pasien positif dari hasil rapid test dan terkonfirmasi dengan hasil swab sebesar 75 hingga 80 persen. Sehingga penanganan terhadap pasien positif dari hasil rapid test dilakukan secara intensif sesuai protokol penanganan kesehatan COVID-19.
 
"Kita kirim 15 swab lanjutan dari pemeriksaan rapid test terkonfirmasi 9 positif, jadi persentasenya sektar 75 hingga 80 persen. Oleh karena itu setiap penemuan pasien dari rapid test langsung kita laksanakan tracking dan pencegahan seperti isolasi," jelasnya.
 
Ditambahkannya, dari 8 hasil swab yang masih belum keluar hasil hingga hari ini diyakini masih akan ada terkonfirmasi positif berdasarkan rapid test."Peluangnya masih ada 5 kasus lagi yang akan bertambah, berdasarkan hasil rapid test. namun kita berdoa agar semua hasil yang akan kita dapat nanti semua negatif." harapnya.
 
Terhadap kasus terbaru hari ini lanjut Syaiful, sudah dilakukan pembersihan kepada Puskesmas Sungai Sembilan dan dilakukan tracking kepada orang yang kontak kepada pasien serta pihak keluarga.
 
"Kita tracking kepada sesiapa yang sudah kontak erat dengan pasien, dan untuk keluarga kita lakukan swab." pungkasnya.(red)
Sumber: Global Riau.com

  Berita Terkait
  • Dumai, Kemungkinan Kemungkinan Masih Ada yang Positif

    satu bulan lalu

    Kesempatan yang sama, juru bicara gugus tugas penanganan covid-19, dr Syaiful kepada media menjelaskan bahwa masih ada 13 hasil swab test yang belum dikirim BPK Litbangkes Jakarta.

  • OPD Baru, Sekda Meranti Tata Ulang Ruang Kantor Agar Lebih Representatif

    3 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Pelayanan Publik menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. Seiring telah berjalannya Struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, Pemda Meranti langsung melakukan penataan ruang untuk di

  • Waspada, Diyakini Kasus Positf Covid- 19 di Dumai Akan Bertambah

    4 minggu lalu

    Ditambahkannya, dari 8 hasil swab yang masih belum keluar hasil hingga hari ini diyakini masih akan ada terkonfirmasi positif berdasarkan rapid test."Peluangnya masih ada 5 kasus lagi yang akan bertambah, berdasarkan hasil rapid test. namun kita berd

  • Kembali Staf Puskemas Sungai Sembilan Positif Covid- 19

    4 minggu lalu

    Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, Kota Dumai, dr Syaiful kepada media ini menjelaskan bahwa penambahan hari ini dari hasil tracking terhadap kasus pertama di Puskesmas Sungai Sembilan.

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    4 tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.