Kamis, 12 Februari 2026 08:19:00
Kejari Dumai Bantah "Ogah" dan Takut Periksa Keterlibatan Oknum Petinggi LAM Dalam Bisnis Galian C Ilegal
Kamis, 12 Februari 2026 08:19:00
DUMAI, POROSRIAU.COM - Kejaksaan Negeri Dumai, membantah keras tudingan lambannya proses terhadap dugaan keterlibatan Petinggi Lembaga Adat Dumai yang diduga terlibat bisnis Galian C di kota Dumai, sehinga menimbulkan kerugian negara yang diprediksi mencapai miliaran rupiah pertahunnya.
Sesuai laporan Forum Komunikasi Anak Dumai, ke kantor Kejaksaan beberapa waktu, oknum petinggi LAM Dumai diduga pelaku utama tambang galian C ilegal. Namun tanda tanda akan diproses jauh dari harapan.
Sehinga memunculkan spekulasi dan tudingan bahwa pihak Kejaksaan terkesan ogah dan sungkan bahkan '"takut" melakukan penyelidikan.
Apalagi pelapor (Forum Komunikasi Anak Dumai) merasa laporan meraka terabaikan , karena tidak ditemukan dibagian pengaduan masyarakat.
"Kami sudah masukan di bagian pengaduan dan ada tanda buktinya. Kok bisa ngak ada," ungkap Said Makmur dan berjanji akan mengulang kembali laporannya.
Kepala Kejaksaan Negeri Dumai, Pri Wijeksono SH MH melalu kasie intel Carles Aprianto SH MH membantah jika pihaknya mengabaikan laporan pengaduan masyarakat. Bahkan dirinya memastikan setiap laporan pengaduan masyarakat yang masuk akan di tindak lanjuti dan diproses.
"Setiap pengaduan masyarakat yang masuk pasti kami proses, kebetulan sistim pengaduan di Kejaksaan masih baru sehingga laporan belum ditemukan," ungkap Carles Aprianto.
Terkait adanya spekulasi dan tudingan pihak kejaksaan Negeri Dumai merasa sungkan bahkan "takut" mengambil langkah hukum atas laporan dugaan keterlibatan petinggi lembaga adat yang terlibat bisnis ilegal, Carles membantah keras tudingan tersebut.
Menurut Carles Aprianto, pihak kejaksaan tidak punya kepentingan apalagi takut memproses dugaan keterlibatan petinggi LAM dalam tambang ilegal.
"Kejaksaan tidak ada kepentingan, siapapun terlibat dan terbukti melanggar hukum akan kita proses, termasuk dugaan keterlibatan petinggi LAM Dumai," jelas Carles Aprianto.
Bahkan Carles Aprianto mengakui laporan dugaan keterlibatan petinggi LAM Dumai dalam tambang ilegal apalagi melibatkan pimpinan tertinggi menjadi perhatian pimpinan.
"Laporan ini, sangat menarik dan menjadi perhatian pimpinan untuk di lakukan penyelidikan. Tidak ada istilah sungkan apalagi takut karena melibatkan pimpinan lembaga. Kita pastikan tetap kita proses," terang Carles Aprianto berapi api.
Namun pihaknya, meminta kepada masyarakat apalagi pelapor untuk bersabar, karena semua ada proses. Apalagi saat ini, Kejaksaan Negeri Dumai kekurangan tenaga untuk melakukan penyelidikan.
"Kami kekurangan personil dan keterbatasan sumber daya manusia. Untuk itu, butuh kesabaran meski keterbatasan personil semua laporan pasti akan kami proses," terang Carles .(54f)
FKAD Datangi Kejari Dumai, Pertanyakan Laporan Dugaan Tindak Pidana Oknum Petinggi LAM
2 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Ketua Forum Komunikasi Anak Dumai Said Makmur, kembali mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Dumai, terkait laporan tindak pidana yang melibatkan oknum petinggi Lembaga Adat Dum
Lengkapi Berkas Laporan Ke Kejaksaan, Said Makmur: Daerah Rugi Miliaran Rupiah
3 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Forum Komunikasi Anak Dumai (FKAD), Senin (02/02) mengumumkan telah melengkapi berkas laporan sesuai petunjuk kejaksaan Negeri Dumai, saat melaporkan dugaan tindak pidana yan
Tambang Ilegal Marak Beroperasi Tanpa Izin, Plt Gubri Ancam Pidana dan Denda 100 Miliar
3 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Maraknya aktivitas penambangan Mineral Batuan Bukan Logam dan galian C yang di duga ilegal di Propinsi Riau termasuk Kota Dumai membuat Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meradan
Terkait Maraknya Tambang Ilegal, FKAD Laporkan CV Putra Juang Abadi ke Kejaksaan
3 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Setelah mendapatkan data pengelolaan tambang tanah urug jenis galian C ilegal milik CV Putra Juang Abadi. Forum Komunikasi Anak Daerah (FKAD), Rabu (28/01) resmi melapor
Said Makmur Banjir Dukungan, Usai Laporkan Oknum Petinggi Lembaga Adat ke Kejari Dumai
3 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Usai melaporkan dua oknum petinggi Lembaga Adat Riau Kota Dumai ke pihak Kejaksaan, Rabu ( 28/01), Said Makmur, Ketua Forum Komunikasi Anak Dumai (FKAD) banjir dukungan.









