Senin, 08 Desember 2025 17:29:00
Proyek Bongkar Pasang Pengendalian Banjir Mubazir, Masyarakat Menilai Parit Pelindo Biang Banjir
Senin, 08 Desember 2025 17:29:00
Program pengendalian banjir pemerintah terkesan mubazir karena tidak mampu menampung derasnya air pasang laut ke darat. ;
Apalagi, sejumlah proyek pembangunan drainase dengan harapan mampu menampung air saat hujan maupun pasang air laut tidak menunjukan hasil maksimal. ;
Bahkan, proyek bongkar pasang drainase seperti Budi Kemuliaan , jalan Sultan Syarif Qasim dengan biaya puluhan bahkan ratusan miliar, terkesan sia sia.;
Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi Denew Indra SE, menjelaskan , jika pembangunan drainase disepanjang jalan Sultan Syarif Qasim belum maksimal bahkan terkesan mubazir, karena tidak mengurangi dampak banjir kepada masyarakat bahkan banjir semakin tinggi.;
" Semakin di bongkar dan diganti dengan parit baru , banjir semakin tinggi. Bahkan jadi tempat genangan air. " Kata Denew Indra kesal. ;
Ketua RT 14 kelurahan Buluh Kasab ini, menjelaskan , dirinya banyak mendapat keluhan masyarakat. Karena rumah dan perabotannya banyak yang rusak akibat terendam pasang laut. ;
Bahkan ada warganya yang mengeluhkan tidak bisa mencari nafkah, karna tempat usahanya kebanjiran.;
" Mereka menjelaskan , proyek pengendalian banjir pemerintah mubazir, selama sumber banjir tidak pernah ditata ulang " ungkapnya.;
Denew Indra menjelaskan, Parit parit di kawasan Pelabuhan PT Pelindo merupakan biang kerok terjadinya banjir di kota Dumai, karena parit di kawasan pelabuhan Pelindo banyak yang tersumbat karena sedimentasi dan menyempit. Sehinga aliran air menuju ke laut tidak lancar.;
" Pemerintah harus membongkar parit parit di kawasan pelabuhan karena menghambat air menuju ke laut . PT Pelindo lah biang kerok banjir " tegas nya.;
Masyarakat di kelurahan nya menurut Denew Indra lagi, mengaku kewalahan menghadapi banjir yang sulit di prediksi, bahkan ada masyarakat yang meminta agar melakukan aksi demo ke PT Pelindo, untuk membongkar sejumlah parit yang menghalangi air menuju ke laut. ;
" Warga mendesak saya untuk demo ke kantor PT Pelindo , agar membongkar parit parit yang menghalangi air menuju ke laut" . pungkas wakil Ketua Forum RT se kota Dumai ini. (saf)
Bangunan PT Wilmar, PT IBP Berdiri di Atas Parit, ARUK dan Dewan Sepakat Harus Dibongkar dan Perbaiki
2 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Temuan hasil turun lapangan DPRD Dumai lintas komisi dengan Aliansi Rakyat Untuk Keadilan (ARUK) dan sejumlah instansi pemerintah beberapa waktu lalu menemukan fakta mengejut
Massa ARUK Bakal "Geruduk" Kantor KSOP Dumai, Massa Diperkirakan Lebih Besar
3 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Setelah aksi demo di pelabuhan Pelindo beberapa hari lalu, Aliansi Rakyat Untuk Keadilan ( ARUK) Kota Dumai, akan mengelar aksi serupa di depan Kantor Kesyahbandaran da
Pelindo Disebut Biang Kerok Kerusakan Lingkungan, Belasan Anggota DPRD Dumai Turun Lapangan
2 bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - PT Pelindo Regional I Cabang Dumai, disebut sebagai biang kerok terjadinya kerusakan lingkungan di area pelabuhan Dumai. Untuk membuktikan tudingan tersebut, Dewan
Luar Biasa! Anak Sungai Jadi Parit, Pulau Ancak Jadi Daratan, Masyarakat Kebanjiran
satu bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Hasil turun lapangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan Kota Dumai dan sejumlah instansi terkait beberapa waktu lalu, menemukan
Wakil Walikota Minta Dinas Terkait Segera Eksekusi Penyebab Banjir, Kerahkan Semua Alat Berat
satu bulan laluDUMAI, POROSRIAU.COM - Wakil Walikota Dumai H Sugiyarto, meminta kepada seluruh dinas terkait penanganan pengendalian banjir, untuk segera mengeksekusi penyebab banjir selama ini.









